Bagian 1: Struktur (Bagian Utama dan Fungsi Organel) dan Fungsi Sel
A. Pengertian Sel
Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Semua fungsi kehidupan (metabolisme, reproduksi, respons, dll.) terjadi di dalam sel.
B. Bagian Utama Sel (Struktur Dasar Semua Sel)
Secara umum, sel memiliki tiga komponen utama:
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| Membran sel (plasma membrane) | Lapisan tipis fosfolipid bilayer yang membatasi sel dengan lingkungan luar; bersifat selektif permeabel; mengatur transportasi zat. |
| Sitoplasma | Medium cair (sitosol) tempat organel terendam; tempat berlangsungnya reaksi metabolisme. |
| Materi genetik (DNA/RNA) | Mengendalikan seluruh aktivitas sel dan pewarisan sifat. Pada prokariota berada di nukleoid, pada eukariota di dalam nukleus. |
C. Organel Sel Eukariota (Hewan & Tumbuhan) dan Fungsinya
No. Organel Fungsi Utama Ada di Hewan? Ada di Tumbuhan? 1 Nukleus (Inti sel) Menyimpan DNA (kromosom), mengatur sintesis RNA, tempat replikasi DNA. Ya Ya 2 Retikulum endoplasma (RE) kasar Sintesis protein (karena ditempeli ribosom); transport protein ke aparatus Golgi. Ya Ya 3 Retikulum endoplasma (RE) halus Sintesis lipid, detoksifikasi racun, metabolisme karbohidrat. Ya Ya 4 Ribosom Tempat sintesis protein (translasi mRNA). Bisa bebas di sitosol atau melekat di RE. Ya Ya 5 Aparatus Golgi (Badan Golgi) Modifikasi, sortasi, dan pengemasan protein/lipid untuk dikirim ke luar sel atau ke organel lain. Ya Ya 6 Mitokondria Menghasilkan ATP melalui respirasi aerob (pembangkit energi sel). Ya Ya 7 Lisosom Mencerna makromolekul, organel rusak, dan patogen (autofagi & fagositosis). Ya Sangat jarang (vakuola sentral berfungsi mirip) 8 Peroksisom Menguraikan asam lemak, menetralkan radikal bebas (katalase mengurai H₂O₂). Ya Ya 9 Sitoskeleton Memberi bentuk sel, pergerakan sel, transport intraseluler (mikrotubulus, mikrofilamen, filamen intermediet). Ya Ya 10 Sentriol Membantu pembelahan sel (membentuk benang spindel). Ya (pada hewan) Tidak (pada tumbuhan, pembelahan tanpa sentriol) 11 Dinding sel Memberi kekuatan mekanik, melindungi sel, mencegah lisis akibat tekanan osmotik. (Pada tumbuhan: selulosa; pada jamur: kitin; pada bakteri: peptidoglikan). Tidak Ya 12 Kloroplas Tempat fotosintesis (mengubah energi cahaya menjadi energi kimia). Tidak Ya 13 Vakuola sentral Menyimpan air, ion, pigmen, limbah; menjaga turgor sel tumbuhan. Tidak (vakuola kecil ada, tapi tidak sentral) Ya 14 Plasmodesmata Saluran penghubung antar sel tumbuhan untuk transport sitoplasma. Tidak Ya
| No. | Organel | Fungsi Utama | Ada di Hewan? | Ada di Tumbuhan? |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Nukleus (Inti sel) | Menyimpan DNA (kromosom), mengatur sintesis RNA, tempat replikasi DNA. | Ya | Ya |
| 2 | Retikulum endoplasma (RE) kasar | Sintesis protein (karena ditempeli ribosom); transport protein ke aparatus Golgi. | Ya | Ya |
| 3 | Retikulum endoplasma (RE) halus | Sintesis lipid, detoksifikasi racun, metabolisme karbohidrat. | Ya | Ya |
| 4 | Ribosom | Tempat sintesis protein (translasi mRNA). Bisa bebas di sitosol atau melekat di RE. | Ya | Ya |
| 5 | Aparatus Golgi (Badan Golgi) | Modifikasi, sortasi, dan pengemasan protein/lipid untuk dikirim ke luar sel atau ke organel lain. | Ya | Ya |
| 6 | Mitokondria | Menghasilkan ATP melalui respirasi aerob (pembangkit energi sel). | Ya | Ya |
| 7 | Lisosom | Mencerna makromolekul, organel rusak, dan patogen (autofagi & fagositosis). | Ya | Sangat jarang (vakuola sentral berfungsi mirip) |
| 8 | Peroksisom | Menguraikan asam lemak, menetralkan radikal bebas (katalase mengurai H₂O₂). | Ya | Ya |
| 9 | Sitoskeleton | Memberi bentuk sel, pergerakan sel, transport intraseluler (mikrotubulus, mikrofilamen, filamen intermediet). | Ya | Ya |
| 10 | Sentriol | Membantu pembelahan sel (membentuk benang spindel). | Ya (pada hewan) | Tidak (pada tumbuhan, pembelahan tanpa sentriol) |
| 11 | Dinding sel | Memberi kekuatan mekanik, melindungi sel, mencegah lisis akibat tekanan osmotik. (Pada tumbuhan: selulosa; pada jamur: kitin; pada bakteri: peptidoglikan). | Tidak | Ya |
| 12 | Kloroplas | Tempat fotosintesis (mengubah energi cahaya menjadi energi kimia). | Tidak | Ya |
| 13 | Vakuola sentral | Menyimpan air, ion, pigmen, limbah; menjaga turgor sel tumbuhan. | Tidak (vakuola kecil ada, tapi tidak sentral) | Ya |
| 14 | Plasmodesmata | Saluran penghubung antar sel tumbuhan untuk transport sitoplasma. | Tidak | Ya |
D. Fungsi Sel Secara Umum
Metabolisme: Memasukkan energi dan zat, mengubahnya, serta membuang sisa.
Reproduksi: Membelah diri (mitosis/meiosis) untuk pertumbuhan atau regenerasi.
Iritabilitas (respons): Merespon rangsangan lingkungan.
Homeostasis: Mempertahankan kondisi internal yang stabil.
Sintesis molekul: Membuat protein, lipid, karbohidrat, dan asam nukleat.
Metabolisme: Memasukkan energi dan zat, mengubahnya, serta membuang sisa.
Reproduksi: Membelah diri (mitosis/meiosis) untuk pertumbuhan atau regenerasi.
Iritabilitas (respons): Merespon rangsangan lingkungan.
Homeostasis: Mempertahankan kondisi internal yang stabil.
Sintesis molekul: Membuat protein, lipid, karbohidrat, dan asam nukleat.
Bagian 2: Transportasi pada Sel (Difusi dan Osmosis)
Membran sel bersifat selektif permeabel – hanya zat tertentu yang dapat melewati dengan atau tanpa bantuan.
A. Difusi
Definisi: Gerakan netto partikel (molekul atau ion) dari daerah berkonsentrasi tinggi ke daerah berkonsentrasi rendah (menuruni gradien konsentrasi). Tidak memerlukan energi (pasif).
Contoh difusi sederhana:
Oksigen (O₂) dan karbon dioksida (CO₂) berdifusi melintasi membran sel.
Pewarna makanan menyebar dalam air.
Faktor yang mempercepat difusi:
Suhu lebih tinggi
Gradien konsentrasi lebih curam
Luas permukaan membran lebih besar
Ukuran partikel lebih kecil
Difusi terbantu (facilitated diffusion):**
Molekul polar (glukosa, asam amino) atau ion (Na⁺, K⁺) melewati membran melalui protein kanal atau protein pembawa (carrier). Tetap pasif (tidak pakai ATP).
B. Osmosis
Definisi: Difusi air melalui membran semipermeabel dari daerah dengan potensial air tinggi (konsentrasi zat terlarut rendah) ke daerah dengan potensial air rendah (konsentrasi zat terlarut tinggi).
Istilah penting:
Hipotonis: Lingkungan di luar sel memiliki konsentrasi zat terlarut lebih rendah daripada sitosol. Air masuk ke sel → sel bisa lisis (pecah) pada sel hewan, tetapi sel tumbuhan menjadi turgid (baik).
Hipertonis: Lingkungan luar lebih pekat daripada sitosol. Air keluar dari sel → sel hewan krenasi (mengerut), sel tumbuhan mengalami plasmolisis (membran lepas dari dinding).
Isotonis: Konsentrasi sama di dalam dan luar → tidak ada aliran netto air.
Contoh aplikasi:
Pemberian infus menggunakan larutan NaCl 0,9% (isotonis dengan darah).
Ikan air tawar hidup di lingkungan hipotonis, ikan air laut di lingkungan hipertonis.
C. Perbandingan Difusi vs Osmosis
Karakteristik Difusi Osmosis Zat yang bergerak Zat terlarut (padat, gas, ion) Pelarut (air) Media Cair, gas, atau padat Cair (melalui membran) Membran Tidak harus ada membran Harus ada membran semipermeabel Contoh O₂ masuk sel Air masuk sel tumbuhan
| Karakteristik | Difusi | Osmosis |
|---|---|---|
| Zat yang bergerak | Zat terlarut (padat, gas, ion) | Pelarut (air) |
| Media | Cair, gas, atau padat | Cair (melalui membran) |
| Membran | Tidak harus ada membran | Harus ada membran semipermeabel |
| Contoh | O₂ masuk sel | Air masuk sel tumbuhan |
D. Transportasi Aktif
Meskipun tidak diminta secara eksplisit, perlu disebutkan sebagai pelengkap: transportasi aktif memerlukan energi (ATP) untuk memindahkan zat melawan gradien konsentrasi. Contoh: Pompa Natrium-Kalium (Na⁺/K⁺ ATPase) pada sel saraf.
Bagian 3: Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan (Eukariota) serta Sel Bakteri (Prokariota)
A. Sel Eukariota vs Sel Prokariota
Karakteristik Sel Eukariota Sel Prokariota Ukuran 10–100 µm 0,1–5 µm Nukleus Terbungkus membran (ada nukleus sejati) Tidak bermembran (nukleoid, DNA sirkular bebas) Organel bermembran Ada (mitokondria, RE, Golgi, dll.) Tidak ada (hanya ribosom 70S) Ribosom 80S (di sitosol) 70S DNA Linear, kompleks dengan histon Sirkular, tanpa histon Dinding sel Pada tumbuhan (selulosa), jamur (kitin); pada hewan tidak ada Ada (peptidoglikan) Pembelahan Mitosis dan meiosis Pembelahan biner (fisi) Contoh Manusia, tumbuhan, jamur, protista Bakteri, archaea
| Karakteristik | Sel Eukariota | Sel Prokariota |
|---|---|---|
| Ukuran | 10–100 µm | 0,1–5 µm |
| Nukleus | Terbungkus membran (ada nukleus sejati) | Tidak bermembran (nukleoid, DNA sirkular bebas) |
| Organel bermembran | Ada (mitokondria, RE, Golgi, dll.) | Tidak ada (hanya ribosom 70S) |
| Ribosom | 80S (di sitosol) | 70S |
| DNA | Linear, kompleks dengan histon | Sirkular, tanpa histon |
| Dinding sel | Pada tumbuhan (selulosa), jamur (kitin); pada hewan tidak ada | Ada (peptidoglikan) |
| Pembelahan | Mitosis dan meiosis | Pembelahan biner (fisi) |
| Contoh | Manusia, tumbuhan, jamur, protista | Bakteri, archaea |
B. Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan (keduanya eukariota)
Komponen Sel Tumbuhan Sel Hewan Dinding sel Ada (selulosa, kaku) Tidak ada (hanya membran plasma) Bentuk Tetap (kubus, poligonal) Tidak tetap (dapat berubah, bulat/amorf) Kloroplas Ada (untuk fotosintesis) Tidak ada Vakuola Satu vakuola sentral besar Beberapa vakuola kecil (tidak sentral) Sentriol Tidak ada Ada (untuk pembelahan) Lisosom Jarang (fungsi digantikan vakuola) Ada Cadangan makanan Pati (amilum) Glikogen Plasmodesmata Ada (saluran antar sel) Tidak ada (ada gap junction pada hewan)
| Komponen | Sel Tumbuhan | Sel Hewan |
|---|---|---|
| Dinding sel | Ada (selulosa, kaku) | Tidak ada (hanya membran plasma) |
| Bentuk | Tetap (kubus, poligonal) | Tidak tetap (dapat berubah, bulat/amorf) |
| Kloroplas | Ada (untuk fotosintesis) | Tidak ada |
| Vakuola | Satu vakuola sentral besar | Beberapa vakuola kecil (tidak sentral) |
| Sentriol | Tidak ada | Ada (untuk pembelahan) |
| Lisosom | Jarang (fungsi digantikan vakuola) | Ada |
| Cadangan makanan | Pati (amilum) | Glikogen |
| Plasmodesmata | Ada (saluran antar sel) | Tidak ada (ada gap junction pada hewan) |
C. Tabel Ringkas Perbedaan Ketiga Tipe Sel
Sifat Tumbuhan (Eukariota) Hewan (Eukariota) Bakteri (Prokariota) Nukleus bermembran Ya Ya Tidak Organel bermembran Ya Ya Tidak Dinding sel Selulosa Tidak ada Peptidoglikan Kloroplas Ya (hijau) Tidak Tidak (ada bakteri fotosintetik tapi tidak berkloroplas) Ukuran ribosom 80S 80S 70S Bentuk DNA Linear Linear Sirkular Contoh Padi, jagung, mangga Manusia, sapi, ayam E. coli, Bacillus subtilis
| Sifat | Tumbuhan (Eukariota) | Hewan (Eukariota) | Bakteri (Prokariota) |
|---|---|---|---|
| Nukleus bermembran | Ya | Ya | Tidak |
| Organel bermembran | Ya | Ya | Tidak |
| Dinding sel | Selulosa | Tidak ada | Peptidoglikan |
| Kloroplas | Ya (hijau) | Tidak | Tidak (ada bakteri fotosintetik tapi tidak berkloroplas) |
| Ukuran ribosom | 80S | 80S | 70S |
| Bentuk DNA | Linear | Linear | Sirkular |
| Contoh | Padi, jagung, mangga | Manusia, sapi, ayam | E. coli, Bacillus subtilis |
Bagian 4: Konsep Tingkatan Organisasi Kehidupan (Sel – Jaringan – Organ – Sistem Organ – Individu)
Kehidupan tersusun secara hierarkis dari tingkat paling sederhana hingga paling kompleks. Berikut adalah tingkatan organisasi kehidupan pada makhluk hidup multiseluler (khususnya hewan dan tumbuhan).
A. Urutan Tingkatan (dari kecil ke besar)
Molekul --> Organel --> Sel --> Jaringan --> Organ --> Sistem Organ --> Individu --> Populasi --> Komunitas --> Ekosistem --> Bioma --> Biosfer
Untuk materi ini, kita fokus dari sel hingga individu sesuai permintaan.
Molekul --> Organel --> Sel --> Jaringan --> Organ --> Sistem Organ --> Individu --> Populasi --> Komunitas --> Ekosistem --> Bioma --> Biosfer
Untuk materi ini, kita fokus dari sel hingga individu sesuai permintaan.
B. Definisi dan Contoh Setiap Tingkat
Tingkatan Definisi Contoh (Manusia/Hewan) Contoh (Tumbuhan) Sel Unit struktural dan fungsional terkecil Sel otot, sel saraf, sel darah merah Sel epidermis daun, sel palisade, sel xilem Jaringan Kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama Jaringan epitel, otot, saraf, ikat Jaringan meristem, epidermis, kolenkim, xilem, floem Organ Kumpulan beberapa jaringan yang bekerja sama untuk fungsi tertentu Jantung (otot+ikat+epitel+ saraf), lambung, paru-paru Daun (epidermis+mesofil+xilem+floem), akar, batang Sistem organ Kumpulan beberapa organ yang saling berinteraksi untuk fungsi fisiologis Sistem pencernaan (mulut-kerongkongan-lambung-usus-hati-pankreas), sistem peredaran darah Sistem pengangkut (xilem dan floem pada tumbuhan). Tumbuhan tidak memiliki sistem organ sekompleks hewan, namun dikenal sistem jaringan pembuluh. Individu Organisme tunggal (satu makhluk hidup utuh) Seekor kucing, seorang manusia, seekor ikan Sebatang pohon mangga, satu pohon padi
| Tingkatan | Definisi | Contoh (Manusia/Hewan) | Contoh (Tumbuhan) |
|---|---|---|---|
| Sel | Unit struktural dan fungsional terkecil | Sel otot, sel saraf, sel darah merah | Sel epidermis daun, sel palisade, sel xilem |
| Jaringan | Kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama | Jaringan epitel, otot, saraf, ikat | Jaringan meristem, epidermis, kolenkim, xilem, floem |
| Organ | Kumpulan beberapa jaringan yang bekerja sama untuk fungsi tertentu | Jantung (otot+ikat+epitel+ saraf), lambung, paru-paru | Daun (epidermis+mesofil+xilem+floem), akar, batang |
| Sistem organ | Kumpulan beberapa organ yang saling berinteraksi untuk fungsi fisiologis | Sistem pencernaan (mulut-kerongkongan-lambung-usus-hati-pankreas), sistem peredaran darah | Sistem pengangkut (xilem dan floem pada tumbuhan). Tumbuhan tidak memiliki sistem organ sekompleks hewan, namun dikenal sistem jaringan pembuluh. |
| Individu | Organisme tunggal (satu makhluk hidup utuh) | Seekor kucing, seorang manusia, seekor ikan | Sebatang pohon mangga, satu pohon padi |
C. Penjelasan Lebih Rinci
1. Sel (sudah dibahas di bagian 1)
2. Jaringan
Jaringan hewan: epitel (pelindung), otot (gerak), saraf (konduksi impuls), ikat (penyokong, penyimpan energi, transport).
Jaringan tumbuhan: meristem (pertumbuhan), epidermis (pelindung), parenkim (fotosintesis/penyimpanan), kolenkim/sklerenkim (penyokong), xilem (pengangkut air dan mineral), floem (pengangkut hasil fotosintesis).
Jaringan hewan: epitel (pelindung), otot (gerak), saraf (konduksi impuls), ikat (penyokong, penyimpan energi, transport).
Jaringan tumbuhan: meristem (pertumbuhan), epidermis (pelindung), parenkim (fotosintesis/penyimpanan), kolenkim/sklerenkim (penyokong), xilem (pengangkut air dan mineral), floem (pengangkut hasil fotosintesis).
3. Organ
Hewan: Jantung (memompa darah), paru-paru (tukar gas), ginjal (ekskresi), hati (metabolisme), otak (kontrol).
Tumbuhan: Akar (penyerapan air dan mineral, penguat), batang (penyangga, jalur transport), daun (fotosintesis), bunga (reproduksi).
Hewan: Jantung (memompa darah), paru-paru (tukar gas), ginjal (ekskresi), hati (metabolisme), otak (kontrol).
Tumbuhan: Akar (penyerapan air dan mineral, penguat), batang (penyangga, jalur transport), daun (fotosintesis), bunga (reproduksi).
4. Sistem Organ
Pada manusia contohnya: Sistem respirasi (hidung, trakea, paru-paru), sistem sirkulasi (jantung, pembuluh darah), sistem pencernaan, sistem ekskresi, sistem saraf, sistem endokrin, sistem reproduksi, sistem gerak.
Pada tumbuhan tidak dikenal sistem organ dalam arti seperti hewan, tetapi dikenal sistem jaringan pengangkut (xilem dan floem) yang menghubungkan akar, batang, dan daun.
Pada manusia contohnya: Sistem respirasi (hidung, trakea, paru-paru), sistem sirkulasi (jantung, pembuluh darah), sistem pencernaan, sistem ekskresi, sistem saraf, sistem endokrin, sistem reproduksi, sistem gerak.
Pada tumbuhan tidak dikenal sistem organ dalam arti seperti hewan, tetapi dikenal sistem jaringan pengangkut (xilem dan floem) yang menghubungkan akar, batang, dan daun.
5. Individu (Organisme)
Individu adalah makhluk hidup tunggal yang dapat menjalankan fungsi kehidupan secara mandiri (makan, bernapas, berkembang biak, dll.). Pada tumbuhan, satu pohon adalah individu (meskipun dapat dicangkok, tetap satu kesatuan genetik).
Individu adalah makhluk hidup tunggal yang dapat menjalankan fungsi kehidupan secara mandiri (makan, bernapas, berkembang biak, dll.). Pada tumbuhan, satu pohon adalah individu (meskipun dapat dicangkok, tetap satu kesatuan genetik).
D. Pentingnya Memahami Hierarki
Setiap tingkat memiliki properti baru (emergent properties) yang tidak ditemukan di tingkat bawah. Contoh: Sel saraf saja tidak bisa berpikir, tetapi kumpulan sel saraf membentuk otak yang bisa berpikir.
Gangguan di tingkat sel (misal: mutasi) dapat berdampak ke jaringan, organ, sistem, dan akhirnya individu (penyakit sistemik).
Setiap tingkat memiliki properti baru (emergent properties) yang tidak ditemukan di tingkat bawah. Contoh: Sel saraf saja tidak bisa berpikir, tetapi kumpulan sel saraf membentuk otak yang bisa berpikir.
Gangguan di tingkat sel (misal: mutasi) dapat berdampak ke jaringan, organ, sistem, dan akhirnya individu (penyakit sistemik).
Rangkuman Akhir
Sel adalah unit dasar kehidupan. Sel eukariota (hewan & tumbuhan) memiliki organel bermembran seperti nukleus, mitokondria, dan RE; sel prokariota (bakteri) lebih sederhana tanpa nukleus. Transportasi meliputi difusi (gerakan zat terlarut) dan osmosis (gerakan air), keduanya pasif. Perbedaan sel tumbuhan (dinding sel, kloroplas, vakuola besar) vs hewan (sentriol, lisosom, tanpa dinding) vs bakteri (prokariotik, peptidoglikan). Kehidupan tersusun secara hierarkis: sel → jaringan → organ → sistem organ → individu. Pemahaman ini adalah fondasi biologi modern, dari kedokteran hingga pertanian.
Sel adalah unit dasar kehidupan. Sel eukariota (hewan & tumbuhan) memiliki organel bermembran seperti nukleus, mitokondria, dan RE; sel prokariota (bakteri) lebih sederhana tanpa nukleus. Transportasi meliputi difusi (gerakan zat terlarut) dan osmosis (gerakan air), keduanya pasif. Perbedaan sel tumbuhan (dinding sel, kloroplas, vakuola besar) vs hewan (sentriol, lisosom, tanpa dinding) vs bakteri (prokariotik, peptidoglikan). Kehidupan tersusun secara hierarkis: sel → jaringan → organ → sistem organ → individu. Pemahaman ini adalah fondasi biologi modern, dari kedokteran hingga pertanian.
Soal HOTS
Soal Nomor 1
Perhatikan gambar sel dibawah ini!
Organel yang berperan dalam pembentukan energi adalah . . .
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
(Sumber: soal nomor 1, halaman 1)
Soal Nomor 2
Perhatikan gambar di bawah ini!
Urutan pembelahan sel yang benar adalah. . . .
A. 1 - 2 - 3 - 4 - 5
B. 1 - 3 - 4 - 5 - 2
C. 2 - 4 - 3 - 1 - 5
D. 2 - 4 - 3 - 5 - 1
(Sumber: soal nomor 2, halaman 1)
Soal Nomor 3
Dibawah ini adalah jaringan penyusun akar:
epidermis
endodermis
korteks
silinder pusat
Urutan jaringan penyusun akar dari dalam keluar adalah... .
A. 1-2-3-4
B. 1-3-2-4
C. 2-3-4-1
D. 4-2-3-1
(Sumber: soal nomor 4, halaman 2)
Soal Nomor 4
Apabila kita melakukan pengamatan sayatan daun Rhoeo discolor yang dipaparkan air laut, maka hasil pengamatan akan tampak seperti. . .
(Soal tidak lengkap, tanpa opsi jawaban)
(Sumber: soal nomor 5, halaman 2)
Soal Nomor 5
Jaringan yang ditunjuk huruf A dan B adalah . . .
(Gambar potongan melintang organ tumbuhan)
A. epidermis dan endodermis
B. korteks dan floem
C. epidermis dan perisikel
D. korteks dan xylem
(Sumber: soal nomor 21, halaman 6)
Soal Nomor 6
Gambar di atas merupakan potongan melintang organ . . .
A. akar
B. batang
C. bunga
D. daun
(Sumber: soal nomor 22, halaman 6)
Soal Nomor 7
Dilakukan percobaan osmosis dengan menggunakan potongan kentang didapatkan data sebagai berikut:
| No | Berat Kentang (g) | Larutan I | Larutan II | Larutan III | Larutan IV | Larutan V | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Awal | Akhir | Awal | Akhir | Awal | Akhir | Awal | Akhir | Awal | Akhir | |
| 1 | 2,0 | 1,6 | 2,0 | 2,3 | 2,0 | 2,0 | 2,0 | 1,8 | 2,0 | 2,2 |
| 2 | 2,0 | 1,7 | 2,0 | 2,4 | 2,0 | 2,0 | 2,0 | 1,9 | 2,0 | 2,5 |
Berdasarkan hasil percobaan di atas, larutan yang hipertonis adalah larutan… .
a. I dan II
b. II dan III
c. III dan V
d. IV dan I
*(Sumber: soal nomor 1, halaman 39, TIPE-1)*
Soal Nomor 8
Pada sel-sel beta pankreas banyak ditemukan organel ....
a. badan Golgi
b. lisosom
c. mitokondria
d. sitoskeleton
(Sumber: soal nomor 8, halaman 25)
Soal Nomor 9
Berikut merupakan beberapa organel sel.
retikulum endoplasma
mikrotubula
badan Golgi
mitokondria
Gerak motilitas sel sperma dapat dipengaruhi adanya kelainan pada organel ….
a. 1, 2, 3
b. 1, 3
c. 2, 4
d. 4
(Sumber: soal nomor 17, halaman 27)
Soal Nomor 10
Dinding sel hanya ditemukan pada sel eukariota
SEBAB
Sel pada anggota Kingdom Plantae dan Fungi merupakan sel eukariota dan keduanya memiliki dinding sel
A. Keduanya Benar dan berhubungan
B. Keduanya Benar tetapi tidak berhubungan
C. Salah satu benar
D. Keduanya salah
*(Sumber: soal nomor 24, halaman 29, SEBAB-AKIBAT)*
Soal Nomor 11
Gambar alur pergerakan air pada sel tumbuhan di bawah ini terdiri atas jalur x dan y.
Sumber: Biology, Campbell
a) Pergerakan air terbanyak melalui jalur …..
b) Jalur tersebut dikenal dengan istilah ….
Jawaban: a) x ; b) simplas
(Sumber: soal nomor 26, halaman 29, ISIAN SINGKAT)
Soal Nomor 12
Perhatikan gambar di bawah ini.
a. Kondisi konsentrasi larutan 1: ...., keadaan sel 1: ....
b. Kondisi konsentrasi larutan 2: ...., keadaan sel 2: ....
c. Kondisi konsentrasi larutan 3: ...., keadaan sel 3: ....
Jawaban:
a) Hipertonis dan plasmolisis
b) Hipotonis dan turgid
c) Isotonis dan flasid
(Sumber: soal nomor 29, halaman 31, ISIAN SINGKAT)
Soal Nomor 13
Organel sel yang berperan untuk mendetoksifikasi racun adalah ….
a. lisosom
b. mitokondria
c. peroksisom
d. badan Golgi
*(Sumber: soal nomor 7, halaman 40, TIPE-1)*
Soal Nomor 14
Lapisan kulit pada epidermis sebagai berikut:
Stratum lusidum
Stratum granulosum
Stratum germinativum
Stratum korneum
Urutan lapisan kulit yang berfungsi sebagai penghasil protein keratin dan sel melanosit adalah...
a. 1 dan 2
b. 2 dan 3
c. 2 dan 4
d. 3 dan 4
*(Sumber: soal nomor 8, halaman 40-41, TIPE-1)*
Soal Nomor 15
Perhatikan daftar ciri-ciri dan fungsi organel berikut ini:
| No. | Ciri-ciri Organel | Fungsi Utama |
|---|---|---|
| 1 | Memiliki membran rangkap, berbentuk cakram | Tempat berlangsungnya fotosintesis |
| 2 | Berbentuk seperti benang halus, tersebar di sitoplasma | Tempat sintesis protein |
| 3 | Organel besar berisi cairan, menekan sitoplasma ke dinding sel | Menyimpan air, zat cadangan, dan menjaga |
| 4 | Memiliki sistem membran bertumpuk, berperan dalam modifikasi dan pengemasan protein | Mengolah dan mengemas protein serta zat lain |
| 5 | Mengandung enzim untuk mencerna zat-zat sisa dan benda asing | Mencerna dan menguraikan bahan limbah sel |
Manakah pasangan organel yang tepat berdasarkan ciri dan fungsi tersebut?
A. (1) Kloroplas, (2) Ribosom, (3) Vakuola, (4) Badan Golgi, (5) Lisosom
B. (1) Mitokondria, (2) Retikulum endoplasma kasar, (3) Nukleus, (4) Ribosom, (5) Vakuola
C. (1) Kloroplas, (2) Retikulum endoplasma kasar, (3) Vakuola, (4) Badan Golgi, (5) Lisosom
D. (1) Ribosom, (2) Mitokondria, (3) Vakuola, (4) Retikulum endoplasma halus, (5) Lisosom
(Sumber: soal nomor 14, halaman 58, Kumpulan Soal OSN)
Soal Nomor 16
Seorang siswa mengamati potongan melintang sel tumbuhan menggunakan mikroskop elektron dan mencatat beberapa ciri organel berikut:
organel terdiri atas saluran-saluran pipih yang membentang dari inti sel, permukaannya dipenuhi bintik-bintik kecil
organel berbentuk bulat, memiliki dua lapisan membran, dan mengandung pigmen hijau
organel besar berisi cairan, menekan sitoplasma ke tepi sel, dan hanya ditemukan pada sel tumbuhan
Berdasarkan data tersebut, pasangan organel dan fungsinya yang paling tepat adalah....
A. Nomor 1 adalah Ribosom – tempat sintesis protein
B. Nomor 2 adalah Kloroplas – tempat respirasi seluler
C. Nomor 1 adalah Retikulum endoplasma kasar – tempat sintesis dan pengangkutan protein
D. Nomor 3 adalah Badan Golgi – tempat modifikasi protein
(Sumber: soal nomor 3, halaman 65, Soal Cadangan)
Soal Nomor 17
Unit struktural terkecil dari suatu makhluk hidup adalah ....
A. jaringan
B. organ
C. sel
D. sistem organ
Soal Nomor 18
Organel sel yang berperan dalam transportasi adalah ....Soal Nomor 19
Soal Nomor 20
Soal Nomor 21
Jaringan yang hanya dapat ditemukan pada tumbuhan air adalah ....1. Kerasnya tulang diakibatkan oleh adanya zat-zat....
A. Kalsium dan zat besi
B. Zat besi dan fosfor
C. Kalsium dan fosfor
D. Zat besi dan magnesium
2. Perhatikan gambar di bawah ini!
Bagian yang diberi tanda huruf A dan B berturut-turut adalah....
A. tulang pelipis dan tulang ubun-ubun
B. tulang baji dan tulang pelipis
C. tulang lapis dan tulang ubun-ubun
D. tulang hidung dan tulang
3. Perhatikan ciri-ciri berikut!
Memiliki banyak inti
Berbentuk silindris bercabang
Warnanya bening
Bekerja secara tidak sadar
Bentuknya gelendong
Berdasarkan data tersebut yang merupakan ciri otot jantung adalah....
A. 1, 2 dan 5
B. 1, 2 dan 4
C. 2, 3 dan 4
D. 2, 4 dan 5
4. Jenis otot seperti pada gambar tersebut
terdapat pada organ....
A. usus halus, lengan atas dan pembuluh darah
B. saluran pencernaan, paha dan betis
C. rahim, saluran pencernaan dan saluran pernapasan
D. jantung, saluran pengeluaran dan pembuluh darah
5. Bagian sel berikut yang bukan merupakan struktur umum penyusun sel adalah.....
A. sitoplasma
B. membran plasma
C. ribosom
D. kapsul
6. Sel berikut yang tidak mempunyai membran inti adalah.....
A. sel jamur
B. sel lumut
C. sel ganggang
D. sel bakteri
7. Organel berikut dapat ditemukan pada sel hewan, tumbuhan, maupun bakteri. Organel yang dimaksud adalah....
A. mitokondria dan peroksisom
B. retikulum endoplasma dan vakuola
C. kompleks Golgi dan lisosom
D. ribosom
8. Perhatikan gambar di bawah ini! [gambar] Nama dan fungsi yang ditunjuk adalah....
A. Retikulum endoplasma → tempat sintesis enzim untuk detoksifikasi zat racun
B. Mitokondria → penghasil energi melalui pernapasan seluler
C. Peroksisom → mendetoksifikasi zat racun
D. Lisosom → mencerna partikel makanan
9. Organel yang dapat menghasilkan energi metabolisme ditunjukkan oleh angka......
A. 1, 2, 3 dan 4
B. 1, 3, dan 4
C. 2 dan 3
D. 2
10. Aktivasi enzim hidrolitik yang terkandung dalam lisosom dilakukan pada organel....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
11. Jaringan yang berfungsi sebagai pemberi bentuk tubuh manusia adalah.....
A. jaringan epidermis
B. jaringan ikat
C. jaringan saraf
D. jaringan otot
12. Berikut ini yang bukan merupakan organ adalah.....
A. paru-paru
B. otot diafragma
C. bronkus
D. trakea
13. Sel fagosit berperan penting dalam memangsa benda asing yang masuk ke dalam tubuh, sehingga organel yang banyak terdapat dalam sel yang bersifat fagosit adalah ....
A. retikulum endoplasma
B. mitokondria
C. ribosom
D. lisosom
14. Fase metaphase pembelahan mitosis mempunyai ciri-ciri khas yaitu...
A. kromatid lenyap dan terbentuk inti baru
B. kromosom tersebar di bidang ekuator
C. kromosom menjadi lebih tebal
D. kromatid bergerak menjauhi bidang ekuator
15. Berikut ini adalah ciri-ciri berbagai macam jaringan hewan:
Satu lapis sel berbentuk pipih
Satu lapis sel berbentuk gelembung
Terdapat di seluruh tubuh
Mengandung garam mineral
Memiliki matriks
Membentuk ligamen
Ciri jaringan ikat adalah yang bernomor ...
A. 3, 5 dan 6
B. 1, 3 dan 4
C. 2, 3 dan 4
D. 3, 4 dan 5
16. Jaringan epitel selapis terdapat pada ...
A. pembuluh darah – tubulus ginjal – saluran pernapasan
B. uterus – saluran cerna – lapisan kulit
C. kuku – tubulus ginjal – alveoli paru-paru
D. rambut – saluran cerna – saluran pernapasan
17. Organ yang membangun sistem ekskresi adalah ...
A. pankreas, paru-paru, dan kulit
B. kulit, paru-paru, dan ginjal
C. ginjal, kulit, dan usus besar
D. hati, usus halus, dan paru-paru
18. Perhatikan gambar berikut! [gambar] Bagian tengkorak yang mempunyai tipe sendi diartrosis ditunjukkan oleh huruf ...
A. A
B. B
C. C
D. D
19. Pada retikulum endoplasma kasar terdapat organel sel yang menempel di permukaannya, yaitu:
A. lisosom
B. sferosom
C. ribosom
D. kromatin
E. kloroplas
20. Struktur sel yang dijumpai pada tumbuhan dan hewan tidak selalu sama, sehingga struktur sel kedua jenis organisme tersebut dapat dibedakan. Struktur sel hewan yang tidak dijumpai pada sel tumbuhan berupa ....
A. dinding sel
B. membran sel
C. kloroplas
D. sentriol
E. ribosom
21. Fungsi badan Golgi adalah...
A. membentuk lisosom
B. membentuk vakuola
C. menghasilkan peptidoglikan
D. membentuk retikulum endoplasma
22. Organel yang hanya dimiliki oleh sel tumbuhan adalah...
A. lisosom
B. sentriol
C. glioksisom
D. mesosom
23. Transport ion dan glukosa melewati membran plasma yang melawan gradien konsentrasi dapat terjadi secara...
A. osmosis
B. transport aktif
C. difusi berfasilitasi
D. difusi
24. Dinding pembuluh darah kapiler tersusun atas jaringan dasar...
A. epitel
B. saraf
C. ikat
D. otot
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email
No Comments