Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Pancasila. Tampilkan semua postingan
thumbnail

MATERI PSAT PENDIDIKAN PANCASILA KELAS VII KABUPATEN WONOGIRI

 


MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

KELAS VII – KEUTUHAN NKRI DAN UNSUR NEGARA


A. LAPORAN KERJA (Indikator 1)

Laporan kerja adalah tulisan resmi yang berisi pertanggungjawaban seseorang atau kelompok atas tugas yang telah dilaksanakan. Ciri-ciri laporan kerja:

  • Memiliki identitas pelapor

  • Mencantumkan periode pelaksanaan

  • Menjelaskan uraian kegiatan

  • Menyebutkan hasil yang dicapai

  • Ditandatangani oleh penanggung jawab

  • Bersifat formal dan objektif


B. UNSUR-UNSUR NEGARA (Indikator 2, 21, 22, 23, 41, 51)

Negara memiliki empat unsur utama:

  1. Rakyat – Sekelompok manusia yang mendiami suatu wilayah dan tunduk pada pemerintahan negara tersebut. Rakyat memiliki hak dan kewajiban.

  2. Wilayah – Ruang lingkup berlakunya kedaulatan suatu negara, meliputi daratan, lautan, dan ruang udara (dirgantara) beserta kekayaan alam di dalamnya.

  3. Pemerintahan – Organisasi yang mengatur jalannya negara dan memiliki kekuasaan tertinggi. Pemerintahan harus berdaulat, baik ke dalam maupun ke luar.

  4. Pengakuan dari negara lain – Baik secara de facto (berdasarkan kenyataan) maupun de jure (berdasarkan hukum).

Menurut Prof. R. Djokosoetono, negara adalah organisasi kekuasaan yang memiliki tujuan tertentu.


C. PENGAKUAN NEGARA LAIN (Indikator 3, 4, 5, 24, 33, 42)

Pengakuan de facto diberikan ketika suatu negara secara nyata telah memenuhi unsur-unsur negara (ada rakyat, wilayah, pemerintah), meskipun belum diakui secara hukum oleh negara lain.
Pengakuan de jure adalah pengakuan berdasarkan hukum internasional, biasanya diberikan setelah pengakuan de facto.

Syarat deklaratif terbentuknya suatu negara adalah proklamasi kemerdekaan yang diumumkan kepada dunia internasional.

Dampak pengakuan dari negara lain:

  • Positif: memperkuat posisi hukum dalam hubungan internasional, membuka peluang kerja sama, meningkatkan kredibilitas.

  • Negatif: jika tidak diakui, negara terisolasi dan sulit bergaul di dunia internasional.


D. WILAYAH NEGARA (Indikator 6, 7, 8, 9, 25, 35, 36, 43, 44)

Wilayah negara adalah ruang di mana kedaulatan suatu negara berlaku, meliputi:

  • Daratan (termasuk tanah, gunung, sungai)

  • Lautan (termasuk laut teritorial, ZEE, dan laut kepulauan)

  • Ruang udara (dirgantara) di atas daratan dan lautan

Cakupan wilayah negara Indonesia berdasarkan Wawasan Nusantara: seluruh lautan yang menghubungkan pulau-pulau adalah wilayah NKRI (prinsip archipelagic state).

Batas wilayah Indonesia:

  • Utara: Malaysia, Filipina, Palau, Papua Nugini

  • Selatan: Australia, Timor Leste, Samudra Hindia

  • Barat: Samudra Hindia, Laut Andaman

  • Timur: Papua Nugini, Samudra Pasifik

Letak astronomis Indonesia: 6°LU – 11°LS dan 95°BT – 141°BT. Akibatnya:

  • Indonesia beriklim tropis

  • Terbagi menjadi tiga zona waktu (WIB, WITA, WIT)

Fungsi batas wilayah laut: menentukan zona ekonomi eksklusif (ZEE), menjaga kedaulatan, dan mengatur pemanfaatan sumber daya laut.

Tujuan pengaturan wilayah negara: menegakkan kedaulatan, memberikan kepastian hukum, dan menjaga ketertiban.


E. BENTUK NEGARA (Indikator 12, 13, 14, 15, 16, 34, 37, 38, 45, 46, 47, 48, 52)

Negara kesatuan adalah bentuk negara dengan satu pemerintahan pusat yang memegang kekuasaan tertinggi. Ciri-cirinya:

  • Satu konstitusi, satu kepala negara, satu pemerintahan pusat

  • Daerah memiliki otonomi tetapi tetap di bawah pusat

Sistem pemerintahan dalam negara kesatuan:

  • Sentralisasi: semua urusan diatur oleh pemerintah pusat

  • Desentralisasi: daerah diberikan kewenangan mengurus urusan sendiri (otonomi daerah)

Sejarah bentuk negara Indonesia:

  • Setelah proklamasi 1945: NKRI (negara kesatuan)

  • Setelah KMB (Konferensi Meja Bundar): Republik Indonesia Serikat (RIS) – negara serikat/federal

  • Dengan Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Indonesia kembali ke NKRI. Isi Dekrit: membubarkan Konstituante, kembali ke UUD 1945, membentuk MPRS dan DPAS.

  • Dasar hukum kembalinya ke NKRI: UUD 1945 Pasal 1 Ayat (1) dan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

Alasan Indonesia memilih negara kesatuan:

  • Semangat Proklamasi menghendaki persatuan

  • Sistem federal (RIS) terbukti memicu ketidakstabilan

  • Keberagaman suku, agama, budaya memerlukan wadah pemersatu

  • Tokoh seperti Ir. Soekarno dan Moh. Yamin mengusulkan negara kesatuan


F. KEHUTUHAN NKRI (Indikator 11, 17, 19, 29, 49, 50, 54, 55)

Pentingnya menjaga keutuhan NKRI agar tidak terjadi perpecahan di tengah keberagaman.

Tantangan di era globalisasi: masuknya nilai-nilai asing yang bertentangan dengan Pancasila, radikalisme, terorisme, hoaks, dan budaya konsumtif.

Sikap yang harus dikembangkan dalam menjaga NKRI:

  • Toleransi antar suku, agama, ras, golongan

  • Nasionalisme dan cinta tanah air

  • Gotong royong

  • Menolak paham radikal dan separatisme

  • Musyawarah dalam menyelesaikan konflik

Sikap yang harus dihindari: sukuisme, fanatisme berlebihan, radikalisme, separatisme, dan apatisme.


G. CINTA TANAH AIR (Indikator 18, 30, 40)

Cinta tanah air adalah rasa bangga dan setia kepada bangsa dan negara. Upaya meningkatkannya:

  • Mengikuti upacara bendera dengan khidmat

  • Menggunakan produk dalam negeri

  • Melestarikan budaya nasional

  • Menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan

Contoh perilaku cinta tanah air:

  • Di keluarga: menghormati simbol negara, mengajarkan lagu kebangsaan

  • Di sekolah: mengikuti upacara, menghormati bendera merah putih

  • Di masyarakat: kerja bakti, menjaga keamanan lingkungan (ronda), membuang sampah pada tempatnya

Tindakan ikhlas memberikan sesuatu kepada orang lain disebut altruisme – bagian dari semangat gotong royong dan cinta tanah air.


H. FANATISME DAN SUKUISME (Indikator 20, 39)

Fanatisme adalah sikap berlebihan terhadap suatu hal tanpa berpikir rasional, misalnya fanatisme agama, suku, atau golongan yang dapat memecah belah persatuan.

Sukuisme adalah sikap yang menganggap suku sendiri paling unggul dan merendahkan suku lain. Contoh: memandang rendah suku lain, menolak bekerja sama dengan suku berbeda.


I. PULAU TERLUAR DAN KERJASAMA (Indikator 26, 28)

Fungsi pulau terluar:

  • Sebagai pangkal penentuan batas laut teritorial

  • Menjadi pos pertahanan dan keamanan

  • Menjaga keutuhan wilayah dari klaim asing

Manfaat kerjasama antarnegara:

  • Meningkatkan perekonomian

  • Menjamin keamanan bersama

  • Memperluas pengaruh budaya positif

A. Pilihan Ganda (PG) – Nomor 1–20

1.
Laporan kerja biasanya memuat identitas pelapor, periode pelaksanaan, uraian kegiatan, hasil yang dicapai, dan tanda tangan. Ciri-ciri tersebut menunjukkan bahwa laporan kerja termasuk jenis tulisan…
A. fiksi
B. ilmiah populer
C. resmi
D. opini

2.
Dalam suatu negara, masyarakat berperan aktif dalam proses pembangunan dan ikut serta menentukan kebijakan melalui wakil-wakilnya.
Unsur negara yang digambarkan dalam narasi tersebut adalah…
A. wilayah
B. rakyat
C. pemerintahan
D. pengakuan negara lain

3.
Pengakuan de facto diberikan ketika suatu negara secara nyata memenuhi unsur-unsur negara meskipun belum diakui secara hukum oleh negara lain.
Pengertian pengakuan de facto yang tepat adalah…
A. pengakuan berdasarkan hukum internasional
B. pengakuan karena suatu negara telah berdiri secara faktual
C. pengakuan yang diberikan setelah perang
D. pengakuan yang bersifat sementara oleh PBB

4.
Syarat deklaratif terbentuknya suatu negara berkaitan dengan pernyataan kemerdekaan yang disampaikan kepada dunia internasional.
Yang dimaksud syarat deklaratif adalah…
A. adanya wilayah yang jelas
B. adanya rakyat yang mendukung
C. adanya pemerintahan yang berdaulat
D. adanya proklamasi kemerdekaan

5.
Pengakuan dari negara lain memberikan dampak bagi suatu negara baru, baik secara internal maupun eksternal.
Dampak positif dari pengakuan negara lain adalah…
A. memperkuat posisi hukum dalam hubungan internasional
B. memperlemah kedaulatan negara
C. mengharuskan bergabung dengan blok tertentu
D. mengurangi wewenang pemerintahan

6.
Wilayah suatu negara meliputi darat, laut, dan udara yang menjadi ruang berlakunya hukum nasional.
Wilayah dalam konteks negara berarti…
A. daerah yang dikuasai oleh penguasa tertinggi
B. tanah air yang menjadi tempat tinggal rakyat
C. ruang lingkup berlakunya kedaulatan suatu negara
D. kawasan yang bebas dari campur tangan asing

7.
Cakupan wilayah negara Indonesia meliputi daratan, lautan, dan ruang udara di atasnya, termasuk kekayaan alam yang terkandung.
Berikut yang termasuk cakupan wilayah negara adalah…
A. hanya daratan dan lautan
B. daratan, lautan, dan dirgantara
C. daratan dan penduduknya
D. laut sejauh 12 mil saja

8.
Pengaturan wilayah negara bertujuan untuk menjaga kedaulatan dan memberikan kepastian hukum.
Tujuan utama pengaturan wilayah negara adalah…
A. memudahkan pembagian kekuasaan
B. menegakkan kedaulatan dan ketertiban
C. meningkatkan perdagangan internasional
D. mengumpulkan pajak lebih banyak

9.
Batas wilayah laut berfungsi sebagai pemisah kedaulatan antarnegara dan menjadi acuan dalam pemanfaatan sumber daya kelautan.
Berdasarkan narasi tersebut, fungsi batas wilayah laut adalah…
A. menentukan zona ekonomi eksklusif
B. melindungi seluruh kapal asing
C. menghilangkan hak lintas damai
D. membatasi pergerakan nelayan tradisional

10.
Indonesia terletak di antara 6°LU–11°LS dan 95°BT–141°BT.
Letak astronomis Indonesia menyebabkan wilayahnya…
A. beriklim subtropis
B. memiliki empat musim
C. beriklim tropis
D. selalu mengalami musim salju

11.
Upaya menjaga keutuhan NKRI sangat penting karena keberagaman suku, agama, dan budaya dapat menjadi pemicu konflik.
Berdasarkan narasi tersebut, pentingnya menjaga keutuhan NKRI adalah…
A. agar tidak terjadi perpecahan
B. agar pemerintah lebih kuat
C. supaya bisa mengganti ideologi
D. supaya negara menjadi monarki

12.
Negara kesatuan memiliki ciri hanya satu pemerintahan pusat yang memegang kekuasaan tertinggi.
Ciri negara kesatuan adalah…
A. adanya beberapa kepala negara
B. kekuasaan tertinggi di tangan pemerintah pusat
C. setiap daerah memiliki kedaulatan sendiri
D. tidak ada hubungan dengan pusat

13.
Indonesia memilih sistem negara kesatuan untuk mempersatukan seluruh wilayah yang sangat beragam.
Tujuan utama penerapan sistem negara kesatuan di Indonesia adalah…
A. mempermudah campur tangan asing
B. menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
C. menghilangkan otonomi daerah
D. membatasi hak asasi manusia

14.
Setelah KMB, Indonesia berubah bentuk dari Republik Indonesia Serikat (RIS) menjadi NKRI.
Bentuk negara Indonesia setelah Konferensi Meja Bundar adalah…
A. negara federal
B. negara kesatuan
C. negara serikat
D. negara dominion

15.
Sebuah negara memiliki satu konstitusi, satu kepala negara, dan satu pemerintahan pusat.
Narasi tersebut menunjukkan ciri-ciri…
A. negara kesatuan
B. negara serikat
C. negara konfederasi
D. negara protektorat

16.
Indonesia terdiri atas ribuan pulau dengan berbagai suku, bahasa, dan agama. Sistem negara kesatuan dipilih agar seluruh perbedaan dapat disatukan dalam bingkai NKRI.
Alasan utama Indonesia sebagai negara kesatuan adalah…
A. mengikuti negara lain
B. untuk memudahkan penjajahan
C. menjaga persatuan di tengah keberagaman
D. karena wilayahnya kecil

17.
Globalisasi membawa pengaruh budaya asing yang dapat mengancam identitas nasional dan keutuhan NKRI.
Tantangan dalam menjaga keutuhan NKRI di era globalisasi adalah…
A. tidak adanya budaya asing
B. meningkatnya rasa nasionalisme
C. masuknya nilai-nilai yang bertentangan dengan Pancasila
D. berkurangnya teknologi komunikasi

18.
Rasa cinta tanah air dapat ditingkatkan melalui berbagai kegiatan positif.
Upaya meningkatkan rasa cinta tanah air adalah…
A. mempelajari budaya negara lain
B. mengikuti upacara bendera dengan khidmat
C. lebih suka produk impor
D. meremehkan bahasa Indonesia

19.
Ancaman terhadap keutuhan NKRI di era sekarang bisa berupa radikalisme, terorisme, dan hoaks.
Yang termasuk ancaman terhadap keutuhan NKRI saat ini adalah…
A. gotong royong
B. penyebaran berita bohong
C. musyawarah mufakat
D. toleransi antarumat beragama

20.
Sukuisme adalah sikap yang menganggap suku sendiri paling unggul.
Contoh sikap sukuisme adalah…
A. menghormati adat suku lain
B. bekerja sama dengan semua suku
C. memandang rendah suku lain
D. mempelajari kesenian daerah lain


B. Pilihan Ganda Kompleks (PGK) – Nomor 21–30

(Pilihlah semua jawaban yang benar. Bisa lebih dari satu.)

21.
Unsur-unsur negara yang harus dipenuhi agar suatu entitas diakui sebagai negara antara lain rakyat, wilayah, pemerintahan, dan pengakuan.
Manakah yang termasuk unsur-unsur negara?
(1) Rakyat
(2) Wilayah
(3) Partai politik
(4) Pemerintahan yang berdaulat
A. (1), (2), (3)
B. (1), (2), (4)
C. (2), (3), (4)
D. (1), (3), (4)

22.
Dalam suatu narasi disebutkan bahwa negara memiliki penduduk tetap, batas wilayah yang jelas, dan pemerintahan yang diakui rakyat.
Pernyataan yang tepat sesuai narasi mengenai unsur negara adalah…
(1) Penduduk tetap merupakan unsur rakyat
(2) Batas wilayah adalah unsur wilayah
(3) Pengakuan dari negara lain mutlak diperlukan
(4) Pemerintahan harus berbentuk republik
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (3)
C. (3) dan (4)
D. (1) dan (4)

23.
Rakyat adalah sekelompok manusia yang mendiami suatu wilayah dan tunduk pada pemerintahan negara tersebut.
Berdasarkan narasi, pernyataan tepat tentang rakyat adalah…
(1) Rakyat harus memiliki kesamaan suku
(2) Rakyat tunduk pada kekuasaan negara
(3) Rakyat tidak memiliki hak politik
(4) Rakyat menempati wilayah negara
A. (1) dan (3)
B. (2) dan (4)
C. (1) dan (2)
D. (3) dan (4)

24.
Pengakuan dari negara lain terbagi menjadi de facto dan de jure.
Pernyataan yang tepat tentang pengakuan negara lain adalah…
(1) De facto bersifat kenyataan
(2) De jure bersifat hukum
(3) De facto lebih kuat dari de jure
(4) De jure diberikan setelah de facto
A. (1), (2), (4)
B. (1), (3), (4)
C. (2), (3), (4)
D. (1), (2), (3)

25.
Batas wilayah negara dapat berupa alam, buatan, atau hukum.
Manakah yang termasuk batas wilayah negara?
(1) Sungai
(2) Pagar tembok
(3) Garis lintang dan bujur
(4) Pegunungan
A. (1) dan (2)
B. (1), (2), (3)
C. (1), (2), (4)
D. Semua benar

26.
Pulau terluar memiliki fungsi strategis bagi kedaulatan dan keutuhan wilayah Indonesia.
Fungsi pulau terluar adalah…
(1) Sebagai pangkal penentuan batas laut teritorial
(2) Menjadi pos pertahanan dan keamanan
(3) Sebagai tempat pembuangan sampah
(4) Menjaga keutuhan wilayah dari klaim asing
A. (1), (2), (3)
B. (1), (2), (4)
C. (2), (3), (4)
D. (1), (3), (4)

27.
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikeluarkan untuk mengatasi kebuntuan politik.
Isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959 antara lain…
(1) Membubarkan Konstituante
(2) Kembali ke UUD 1945
(3) Membentuk MPRS dan DPAS
(4) Mengganti Pancasila dengan ideologi lain
A. (1), (2), (3)
B. (1), (2), (4)
C. (2), (3), (4)
D. (1), (3), (4)

28.
Kerjasama antarnegara membawa berbagai manfaat.
Manfaat kerjasama bagi suatu negara adalah…
(1) Meningkatkan perekonomian
(2) Menjamin keamanan bersama
(3) Menghilangkan kedaulatan
(4) Memperluas pengaruh budaya
A. (1), (2), (4)
B. (1), (3), (4)
C. (2), (3), (4)
D. (1), (2), (3)

29.
Sikap menjaga keutuhan NKRI dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut yang merupakan sikap menjaga keutuhan NKRI adalah…
(1) Menolak bekerja sama dengan daerah lain
(2) Mengikuti upacara bendera
(3) Menghargai perbedaan suku dan agama
(4) Melestarikan budaya nasional
A. (1), (2), (3)
B. (1), (2), (4)
C. (2), (3), (4)
D. (1), (3), (4)

30.
Contoh perilaku cinta tanah air di lingkungan masyarakat antara lain ikut serta dalam kerja bakti dan menjaga ketertiban.
Perilaku cinta tanah air di lingkungan masyarakat adalah…
(1) Membuang sampah pada tempatnya
(2) Bergotong royong membersihkan lingkungan
(3) Malas ikut kegiatan RT
(4) Menggunakan produk dalam negeri
A. (1), (2), (3)
B. (1), (2), (4)
C. (2), (3), (4)
D. (1), (3), (4)


C. Menjodohkan – Nomor 31–40

Petunjuk: Jodohkan pernyataan di kolom kiri dengan jawaban yang tepat di kolom kanan. Tuliskan huruf jawaban pada tempat yang disediakan.

Kolom Kiri (Pernyataan):

  1. Pengertian negara secara umum

  2. Pengertian rakyat

  3. Pengakuan de jure

  4. Negara kesatuan

  5. Negara yang berbatasan dengan utara Indonesia

  6. Wilayah laut Indonesia menurut Wawasan Nusantara

  7. Ciri sistem sentralisasi

  8. Tokoh yang mengusulkan bentuk negara kesatuan untuk Indonesia

  9. Fanatisme

  10. Ikhlas memberikan sesuatu kepada orang lain

Kolom Kanan (Jawaban):
A. Sekelompok manusia yang mendiami suatu wilayah dan tunduk pada pemerintah
B. Organisasi yang memiliki wilayah, rakyat, pemerintah, dan kedaulatan
C. Pengakuan berdasarkan hukum internasional
D. Bentuk negara dengan satu pemerintahan pusat
E. Malaysia, Filipina, Palau, Papua Nugini
F. Laut yang menghubungkan pulau-pulau adalah wilayah NKRI
G. Kekuasaan terpusat pada pemerintah pusat
H. Ir. Soekarno
I. Sikap berlebihan terhadap suatu hal tanpa berpikir rasional
J. Tindakan memberikan sesuatu dengan ikhlas


D. Isian Singkat – Nomor 41–50

41. Menurut Prof. R. Djokosoetono, negara adalah …

42. Pengakuan de facto diberikan apabila suatu negara telah memenuhi unsur-unsur negara secara …

43. Batas wilayah Indonesia bagian barat adalah …

44. Letak astronomis Indonesia menyebabkan wilayah Indonesia terbagi menjadi … zona waktu.

45. Bentuk negara berdasarkan sistem pemerintahan yang berlaku dibedakan menjadi … dan …

46. Dalam negara kesatuan dengan sistem sentralisasi, semua urusan pemerintahan diatur oleh …

47. Dasar hukum kembalinya Indonesia dari bentuk serikat ke NKRI adalah …

48. Pasal dalam UUD 1945 yang menegaskan bentuk negara Indonesia adalah …

49. Sikap yang harus dihindari dalam menjaga keutuhan NKRI adalah …

50. Contoh sikap menjaga keutuhan NKRI di lingkungan sekolah adalah …


E. Uraian – Nomor 51–55

51. Tuliskan dan jelaskan unsur-unsur negara secara lengkap!

52. Jelaskan alasan bangsa Indonesia memilih bentuk negara kesatuan setelah masa Republik Indonesia Serikat (RIS)!

53. Sebutkan negara-negara yang berbatasan langsung dengan wilayah Indonesia (darat dan laut)!

54. Jelaskan sikap yang harus dikembangkan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia!

55. Berikan masing-masing satu contoh sikap menjaga keutuhan NKRI di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat!

thumbnail

Latihan Soal ASTS Pendidikan Pancasila Kelas 9

 


  1. Pancasila memiliki kedudukan yang kuat dan tetap sebagai dasar negara. Hal ini berarti bahwa Pancasila...
    A. Dapat diubah oleh MPR sesuai perkembangan zaman
    B. Hanya berlaku pada masa tertentu saja
    C. Merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia
    D. Bersifat sementara hingga ditemukan dasar yang lebih baik

  2. Nilai-nilai Pancasila sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena...
    A. Hanya digunakan dalam upacara kenegaraan
    B. Menjadi pedoman perilaku dan penuntun arah bangsa
    C. Bersifat tertutup dan tidak menerima pengaruh luar
    D. Hanya mengatur hubungan antara warga negara dengan pemerintah

  3. Pancasila sebagai ideologi negara mengandung arti bahwa Pancasila...
    A. Hanya menjadi simbol negara tanpa fungsi nyata
    B. Merupakan kumpulan doktrin yang kaku dan tidak dapat berubah
    C. Menjadi sistem nilai yang dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia
    D. Hanya digunakan sebagai landasan dalam bidang politik

  4. Makna dari sila pertama Pancasila, "Ketuhanan Yang Maha Esa" dalam kehidupan sehari-hari adalah...
    A. Negara memilih satu agama sebagai agama resmi
    B. Setiap warga bebas menjalankan ibadah sesuai agamanya dan menghormati perbedaan
    C. Pemeluk agama mayoritas berhak mengatur pemeluk agama minoritas
    D. Kebebasan beragama tidak diakui dalam negara Indonesia

  5. Dasar perwujudan nilai-nilai Pancasila dalam bidang ekonomi dan keyakinan terhadap Tuhan YME antara lain adalah...
    A. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan
    B. Negara menguasai seluruh sumber daya ekonomi tanpa campur tangan rakyat
    C. Sistem ekonomi liberal menjadi pilihan utama
    D. Keyakinan terhadap Tuhan tidak mempengaruhi kegiatan ekonomi

  6. Perwujudan nilai-nilai Pancasila dalam bidang pekerjaan dan sistem jaminan sosial dapat dilihat dari...
    A. Pemerintah menyediakan lapangan kerja dan jaminan sosial bagi seluruh rakyat
    B. Setiap orang berhak memiliki pekerjaan tanpa harus membayar pajak
    C. Jaminan sosial hanya diberikan kepada pegawai negeri sipil
    D. Sistem kerja tanpa aturan yang jelas

  7. Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa memiliki arti bahwa...
    A. Pancasila hanya digunakan dalam situasi tertentu
    B. Pancasila menjadi landasan filosofis dan pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku
    C. Pancasila dapat diganti dengan ideologi lain kapan saja
    D. Pancasila hanya mengatur kehidupan bernegara, tidak bermasyarakat

  8. Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bersifat tetap dan kuat. Hal ini berarti...
    A. Pancasila tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang tidak dapat diubah
    B. Pancasila dapat diubah oleh presiden dengan persetujuan DPR
    C. Pancasila hanya berlaku untuk masa Orde Baru
    D. Pancasila adalah hasil impor dari negara lain

  9. Cara menerapkan semangat Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan dengan...
    A. Hanya menghafalkan butir-butir Pancasila
    B. Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum
    C. Menghormati perbedaan pendapat dan bergotong royong
    D. Bersikap acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitar

  10. Lima nilai dasar Pancasila yang menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia adalah...
    A. Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, Keadilan
    B. Kebebasan, Kesetaraan, Persaudaraan, Demokrasi, Kesejahteraan
    C. Kekuasaan, Kekayaan, Kesenjangan, Konflik, Perubahan
    D. Tradisi, Modernisasi, Globalisasi, Nasionalisme, Liberalisme

  11. Semangat Pancasila dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara diwujudkan dengan...
    A. Menjunjung tinggi persatuan, musyawarah, dan keadilan
    B. Memaksakan kehendak kepada kelompok minoritas
    C. Mengutamakan kepentingan suku sendiri daripada kepentingan nasional
    D. Menolak segala bentuk perubahan dan pembaruan

  12. Prinsip dasar yang sesuai dengan sila keempat Pancasila adalah...
    A. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan diwujudkan melalui musyawarah untuk mufakat
    B. Kekuasaan mutlak berada di tangan penguasa
    C. Keputusan diambil berdasarkan voting tanpa diskusi
    D. Rakyat tidak memiliki hak untuk berpendapat

  13. Makna dari sila pertama Pancasila, "Ketuhanan Yang Maha Esa" adalah...
    A. Negara menjamin kebebasan beragama dan beribadah sesuai keyakinan masing-masing
    B. Negara menetapkan satu agama untuk semua warga negara
    C. Agama tidak boleh dipraktikkan dalam kehidupan publik
    D. Keyakinan terhadap Tuhan adalah urusan pribadi yang tidak diakui negara

  14. Pencerminan nilai dari sila kedua Pancasila, "Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab" dalam kehidupan sehari-hari adalah...
    A. Membantu tetangga yang sedang kesulitan tanpa memandang suku atau agama
    B. Hanya membantu orang yang berasal dari suku yang sama
    C. Mengutamakan kepentingan diri sendiri dalam setiap situasi
    D. Bersikap masa bodoh terhadap penderitaan orang lain

  15. Hal yang diajarkan kepada manusia sesuai sila kedua Pancasila, "Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab" adalah...
    A. Menghormati harkat dan martabat manusia serta menegakkan keadilan
    B. Memperlakukan orang lain berdasarkan status sosialnya
    C. Mengutamakan kekuatan fisik dalam menyelesaikan masalah
    D. Membeda-bedakan perlakuan berdasarkan latar belakang ekonomi

  16. Hubungan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 adalah...
    A. Pancasila tercantum dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 sebagai dasar negara
    B. Pancasila tidak ada hubungannya dengan Pembukaan UUD 1945
    C. Pembukaan UUD 1945 merupakan penjabaran detail dari seluruh sila Pancasila
    D. Pancasila hanya menjadi bagian dari penjelasan UUD 1945

  17. Makna alinea kedua Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 adalah...
    A. Menegaskan cita-cita perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka dan berdaulat
    B. Menjelaskan tentang sistem pemerintahan Indonesia
    C. Mengatur tentang hak dan kewajiban warga negara
    D. Menetapkan wilayah negara Kesatuan Republik Indonesia

  18. Yang membedakan Pancasila dengan UUD NRI Tahun 1945 adalah...
    A. Pancasila bersifat abstrak sebagai dasar nilai, sedangkan UUD 1945 bersifat konkret mengatur penyelenggaraan negara
    B. Pancasila dapat diubah, sedangkan UUD 1945 tidak dapat diubah
    C. UUD 1945 lebih penting daripada Pancasila
    D. Pancasila hanya untuk simbol, UUD 1945 untuk praktik

  19. Tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 adalah...
    A. Melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia
    B. Menjadi negara dengan kekuatan militer terkuat di dunia
    C. Menguasai perekonomian global
    D. Menjadi negara dengan pendapatan per kapita tertinggi

  20. Hukum dasar yang sifatnya tidak tertulis dan sah berlakunya di Negara Indonesia adalah...
    A. Konvensi ketatanegaraan (kebiasaan dalam praktik penyelenggaraan negara)
    B. Peraturan presiden yang tidak dipublikasikan
    C. Hukum adat yang hanya berlaku di daerah tertentu
    D. Perjanjian internasional yang belum diratifikasi

  21. Peran utama Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 dalam sistem hukum Indonesia adalah...
    A. Sebagai staatsfundamentalnorm (norma dasar negara) yang menjadi sumber hukum dasar nasional
    B. Sebagai dokumen sejarah yang tidak memiliki kekuatan hukum
    C. Hanya menjadi pengantar bagi batang tubuh UUD 1945
    D. Sebagai pedoman untuk membuat peraturan daerah

  22. Prinsip-prinsip negara Indonesia sesuai makna alinea keempat Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 antara lain adalah...
    A. Negara berdasar Ketuhanan, berkedaulatan rakyat, negara hukum, dan negara kesejahteraan
    B. Negara kesatuan dengan sistem presidensial
    C. Negara dengan sistem ekonomi liberal
    D. Negara dengan pemerintahan monarki konstitusional

  23. Kedudukan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 dalam sistem ketatanegaraan Indonesia adalah...
    A. Sebagai pokok kaidah negara fundamental yang tidak dapat diubah
    B. Dapat diubah oleh MPR dengan suara mayoritas
    C. Hanya sebagai mukadimah yang tidak mengikat
    D. Sebagai lampiran dari Batang Tubuh UUD 1945

  24. Motivasi spiritual dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara berarti...
    A. Keyakinan akan keberadaan Tuhan yang menjadi dasar moral dalam penyelenggaraan negara
    B. Keyakinan bahwa negara tidak perlu campur tangan dalam urusan agama
    C. Kepercayaan terhadap kekuatan mistis dalam memimpin negara
    D. Agama harus dipisahkan sepenuhnya dari negara

  25. Makna kedaulatan rakyat berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah...
    A. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar
    B. Rakyat memiliki kekuasaan absolut tanpa batas
    C. Kedaulatan dipegang sepenuhnya oleh lembaga legislatif
    D. Rakyat hanya berdaulat pada saat pemilihan umum


Dalil obyektif yang mendasari keberadaan Pancasila sebagai dasar negara menunjukkan bahwa...
A. Nilai-nilainya bersumber dari budaya dan kepribadian bangsa Indonesia sendiri
B. Pancasila diadopsi dari pemikiran negara-negara Barat
C. Pancasila dibuat untuk memenuhi keinginan pihak asing
D. Nilai-nilai Pancasila tidak memiliki kaitan dengan kehidupan masyarakat Indonesia

Hak dan kewajiban merupakan elemen penting dalam kehidupan masyarakat karena...
A. Menjaga keseimbangan antara kebebasan individu dan tanggung jawab sosial
B. Hak selalu lebih penting daripada kewajiban
C. Kewajiban dapat diabaikan untuk mengejar hak pribadi
D. Hak dan kewajiban hanya berlaku untuk kelompok tertentu

Hak Asasi Manusia (HAM) dapat diartikan sebagai...
A. Hak dasar yang melekat pada setiap manusia sejak lahir dan bersifat universal
B. Hak yang hanya dimiliki oleh warga negara suatu negara
C. Hak yang dapat dicabut oleh pemerintah sewaktu-waktu
D. Hak yang hanya berlaku dalam kehidupan politik

Menurut Prof. Dr. Notonegoro, hak adalah...
A. Kewenangan atau kekuasaan yang dimiliki seseorang untuk melakukan sesuatu yang diakui secara hukum dan moral
B. Kewajiban mutlak yang harus dipenuhi tanpa imbalan
C. Anugerah dari negara yang dapat ditarik kembali
D. Sesuatu yang hanya dimiliki oleh penguasa

Menurut John Salmond, kewajiban adalah...
A. Tugas atau beban yang harus dipenuhi oleh seseorang sebagai konsekuensi statusnya dalam masyarakat atau hukum
B. Hak istimewa yang diberikan kepada individu
C. Sesuatu yang boleh diabaikan jika tidak menguntungkan
D. Kewajiban hanya berlaku dalam lingkungan keluarga

Pengertian HAM menurut Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 adalah...
A. Seperangkat hak yang melekat pada manusia sebagai makhluk Tuhan dan wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi
B. Hak yang hanya dimiliki oleh warga negara Indonesia
C. Hak yang dapat dibatasi secara sepihak oleh pemerintah
D. Hak yang hanya berlaku dalam bidang ekonomi

Makna Bhinneka Tunggal Ika adalah...
A. Berbeda-beda tetapi tetap satu, melambangkan persatuan dalam keberagaman
B. Semua warga negara harus memiliki keyakinan dan budaya yang sama
C. Keberagaman adalah ancaman bagi persatuan bangsa
D. Hanya budaya mayoritas yang diakui dalam kehidupan berbangsa

Pancasila merupakan pedoman nilai-nilai bagi sistem pemerintahan Indonesia, artinya...
A. Sistem pemerintahan dirancang untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila
B. Pancasila hanya menjadi simbol tanpa pengaruh pada sistem pemerintahan
C. Sistem pemerintahan Indonesia mengadopsi sistem liberal
D. Nilai-nilai Pancasila hanya diterapkan dalam bidang budaya

Akibat munculnya perasaan kedaerahan serta kesukuan yang berlebihan adalah...
A. Dapat memicu konflik horizontal dan melemahkan persatuan bangsa
B. Memperkuat identitas nasional Indonesia
C. Meningkatkan kerjasama antar daerah
D. Menjadi pendorong utama pembangunan ekonomi

Hak dan kewajiban merupakan elemen penting dalam sebuah masyarakat karena...
A. Mewujudkan keadilan, ketertiban, dan mencegah kesewenang-wenangan
B. Hak individu selalu harus didahulukan daripada kewajiban
C. Kewajiban hanya dibebankan kepada kelompok tertentu
D. Hak dan kewajiban hanya relevan dalam kehidupan politik

Contoh hak sebagai peserta didik di sekolah adalah...
A. Mendapatkan pendidikan yang layak dan menggunakan fasilitas sekolah secara adil
B. Memilih mata pelajaran yang disukai dan mengabaikan yang lain
C. Tidak perlu mengikuti peraturan sekolah yang tidak disukai
D. Mendapatkan nilai baik tanpa harus belajar

Contoh kewajiban di lingkungan masyarakat adalah...
A. Menjaga ketertiban, keamanan, dan ikut serta dalam kegiatan gotong royong
B. Hanya memikirkan kepentingan diri sendiri dan keluarga
C. Menghindari partisipasi dalam kegiatan masyarakat
D. Memanfaatkan fasilitas umum tanpa menjaganya

Isi Pasal 29 Ayat 2 UUD 1945 adalah...
A. Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya dan beribadat menurut agamanya
B. Negara menetapkan agama resmi yang harus dianut oleh semua warga
C. Negara tidak boleh campur tangan dalam urusan agama
D. Kebebasan beragama hanya berlaku untuk agama tertentu

Isi Pasal 28E Ayat 1 UUD 1945 adalah...
A. Setiap orang bebas memeluk agama, memilih pendidikan, pekerjaan, kewarganegaraan, dan tempat tinggal
B. Kebebasan individu dibatasi oleh kepentingan negara
C. Hak memilih agama hanya untuk kelompok mayoritas
D. Negara berhak menentukan agama warganya

Lembaga pemerintah yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan serta kewenangan lain berdasarkan undang-undang adalah...
A. Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri
B. Kepolisian Republik Indonesia
C. Komisi Pemberantasan Korupsi
D. Mahkamah Agung

Lembaga penegak hukum dan lembaga peradilan di Indonesia meliputi...
A. Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, KPK, MA, dan MK
B. Hanya lembaga kepolisian dan kejaksaan
C. Hanya pengadilan negeri dan agama
D. Lembaga adat dan lembaga agama

Permasalahan yang menjadi tantangan pemenuhan hak dan kewajiban secara seimbang di Indonesia adalah...
A. Kesadaran hukum yang rendah, ketimpangan sosial, dan korupsi
B. Terlalu banyaknya peraturan perundang-undangan
C. Tidak adanya lembaga yang mengurusi hak dan kewajiban
D. Semua warga negara telah sadar akan hak dan kewajibannya

Empat pengertian hak menurut John Salmond adalah...
A. Right in the strict sense, power, liberty, dan immunity
B. Hak moral, hak hukum, hak sosial, dan hak ekonomi
C. Hak individu, hak kelompok, hak negara, dan hak internasional
D. Hak absolut, hak relatif, hak primer, dan hak sekunder

Kewajiban warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai UU No. 9 Tahun 1998 adalah...
A. Menghormati hak orang lain, menjaga ketertiban, dan mematuhi hukum
B. Bebas menyampaikan pendapat tanpa mempertimbangkan orang lain
C. Hanya kelompok tertentu yang boleh menyampaikan pendapat
D. Pendapat hanya disampaikan melalui media sosial

Contoh kewajiban warga negara di dalam lingkungan masyarakat adalah...
A. Ikut serta dalam ronda malam, membayar iuran, dan menjaga kebersihan
B. Hanya menikmati fasilitas tanpa berkontribusi
C. Menghindari partisipasi dalam kegiatan masyarakat
D. Memaksakan pendapat pribadi kepada tetangga