thumbnail

Materi OSN IPA 14. Struktur dan Fungsi Tumbuhan


Bagian 1: Sel, Jaringan, dan Organ pada Tumbuhan

A. Sel Tumbuhan (Pengulangan Singkat dari Materi Sebelumnya)

Sel tumbuhan adalah sel eukariotik dengan ciri khas:

  • Dinding sel (terbuat dari selulosa, kaku).

  • Kloroplas (tempat fotosintesis).

  • Vakuola sentral besar (menyimpan air, ion, pigmen, limbah; menjaga turgor).

  • Plasmodesmata (saluran penghubung antar sel).

  • Tidak memiliki sentriol (kecuali pada tumbuhan tingkat rendah tertentu).

B. Jaringan Tumbuhan

Jaringan tumbuhan dikelompokkan menjadi jaringan meristem (aktif membelah) dan jaringan permanen (telah berdiferensiasi).

1. Jaringan Meristem

JenisLokasiFungsi
Meristem apikalUjung akar dan ujung batangPertumbuhan memanjang (primer).
Meristem lateral (kambium)Silinder di batang dan akar (dikotil)Pertumbuhan membesar (sekunder) → membentuk xilem dan floem sekunder.
Meristem interkalarPangkal ruas pada rumput-rumputanPertumbuhan memanjang pada ruas.

2. Jaringan Permanen (Dewasa)

JaringanStrukturFungsiLokasi
EpidermisSelapis sel rapat, tanpa klorofil (kecuali sel penjaga), memiliki kutikula (lilin), stomata, trikoma (rambut).Pelindung, mencegah penguapan berlebih, pertukaran gas, sekresi.Lapisan terluar daun, batang muda, akar (dengan rambut akar).
ParenkimSel hidup, dinding tipis, ruang antar sel banyak.Fotosintesis (palisade, spons), penyimpanan (air, pati, minyak), pengisi.Di seluruh organ (mesofil daun, empulur batang, korteks).
KolenkimSel hidup, dinding tidak teratur (selulosa + pektin), lentur.Penyokong pada organ muda yang masih tumbuh.Di bawah epidermis batang muda, tangkai daun, tulang daun.
SklerenkimSel mati, dinding sangat tebal (lignin), kaku. Dua jenis: serat (panjang) dan sklereid (bentuk tak beraturan).Penyokong (kekuatan mekanik).Di bagian tumbuhan yang sudah dewasa (batang, biji, buah, kulit kayu).
Xilem (pembuluh kayu)Sel mati: trakea (pembuluh panjang) dan trakeid (sel runcing). Dinding berlignin, berlubang.Mengangkut air dan mineral dari akar ke daun; juga penyokong.Di seluruh organ (berkas pembuluh).
Floem (pembuluh tapis)Sel hidup: buluh tapis (dengan sitoplasma tapi tanpa inti) dan sel pengiring.Mengangkut hasil fotosintesis (gula, asam amino, hormon) dari daun ke seluruh tubuh.Di seluruh organ (berkas pembuluh).

C. Organ Tumbuhan

Tumbuhan berpembuluh (tracheophyta) memiliki tiga organ utama: akarbatang, dan daun. Selain itu, pada tumbuhan berbunga juga ada bungabuah, dan biji sebagai organ reproduksi.


Bagian 2: Struktur serta Fungsi Organ Tubuh Tumbuhan

A. Akar (Radix)

Struktur (dari luar ke dalam):

  1. Epidermis akar – memiliki rambut akar (bulu akar) untuk memperluas penyerapan air dan mineral.

  2. Korteks – parenkim penyimpan cadangan makanan.

  3. Endodermis – lapisan selapis sel dengan pita kaspari (berlignin) yang mengatur jalannya air ke silinder pusat.

  4. Perisikel – jaringan meristematik, tempat munculnya akar cabang.

  5. Silinder pusat (stele) – mengandung xilem (berbentuk bintang pada dikotil, bergantian dengan floem) dan floem.

Fungsi Akar:

  • Menyerap air dan garam mineral dari tanah.

  • Menopang dan memperkuat berdirinya tumbuhan.

  • Menyimpan cadangan makanan (misal: wortel, ubi, ketela).

  • Pada tumbuhan tertentu: bernapas (pneumatofor pada bakau), menghisap (haustoria pada parasit), atau sebagai alat perkembangbiakan vegetatif.

B. Batang (Caulis)

Struktur (pada dikotil dan monokotil berbeda):

  • Dikotil: Epidermis → korteks → endodermis → stele (xilem dan floem tersusun dalam lingkaran, memiliki kambium).

  • Monokotil: Epidermis → jaringan dasar (tidak ada kambium; berkas pembuluh tersebar).

Fungsi Batang:

  • Menyalurkan air dan mineral dari akar ke daun (xilem) dan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh (floem).

  • Menopang daun, bunga, buah agar mendapat sinar matahari optimal.

  • Tempat tumbuhnya daun, bunga, buah.

  • Menyimpan cadangan makanan (misal: tebu, kentang (umbi batang)).

  • Pada beberapa tumbuhan: fotosintesis (batang hijau seperti kaktus).

C. Daun (Folium)

Struktur Daun:

  • Epidermis atas – kutikula tebal, tidak ada stomata (kecuali beberapa tumbuhan air).

  • Mesofil – jaringan palisade (parenkim palisade, banyak kloroplas) dan spons (parenkim bunga karang, ruang antar sel besar).

  • Epidermis bawah – banyak stomata (setiap stomata diapit dua sel penjaga yang mengatur bukaan).

  • Tulang daun – mengandung berkas pembuluh (xilem di sisi atas, floem di sisi bawah).

Fungsi Daun:

  • Tempat utama fotosintesis (menghasilkan glukosa dan O₂).

  • Tempat transpirasi (penguapan air) yang membantu mengangkut air dan mineral.

  • Tempat respirasi (melalui stomata).

  • Pada beberapa tumbuhan: alat reproduksi vegetatif (daun sukulen, cocor bebek).

D. Bunga (Flos)

Struktur Bunga (dari luar ke dalam):

  • Kelopak (sepal) – hijau, melindungi bunga saat kuncup.

  • Mahkota (petal) – berwarna, menarik penyerbuk.

  • Benang sari (stamen) – organ jantan: tangkai sari dan kepala sari (tempat serbuk sari/polen).

  • Putik (pistil) – organ betina: kepala putik (stigma), tangkai putik (stilus), bakal buah (ovarium) yang berisi bakal biji (ovulum).

Fungsi Bunga:

  • Reproduksi generatif (perkawinan) → menghasilkan biji dan buah.

  • Menarik polinator (lebah, kupu, burung, kelelawar) melalui warna, bau, dan nektar.

E. Buah dan Biji

Struktur Buah (berkembang dari ovarium setelah pembuahan):

  • Perikarp (dinding buah) terdiri dari eksokarp (kulit luar), mesokarp (daging), endokarp (lapisan dalam).

  • Biji (berkembang dari bakal biji) : kulit biji (testa), embrio (akar lembaga + batang lembaga + kotiledon), dan cadangan makanan (endosperma atau kotiledon).

Fungsi:

  • Melindungi biji.

  • Membantu penyebaran biji (melalui angin, air, hewan, atau mekanisme letupan).

  • Biji sebagai alat perkembangbiakan generatif.


Bagian 3: Pemanfaatan Prinsip Tekanan pada Transportasi Tumbuhan

Transportasi pada tumbuhan vaskuler melibatkan tiga mekanisme utama yang memanfaatkan prinsip tekanan dan gradien energi.

A. Tekanan Akar (Root Pressure)

  • Definisi: Tekanan positif yang dihasilkan oleh akar karena penyerapan ion mineral secara aktif (memerlukan ATP) sehingga air mengikuti secara osmosis ke dalam silinder pusat.

  • Mekanisme: Ion (K⁺, Cl⁻, NO₃⁻) dipompa ke dalam xilem akar → potensial air di xilem menjadi lebih negatif → air dari korteks masuk ke xilem → terjadi tekanan ke atas.

  • Bukti: Guttation – tetesan air di ujung daun pada pagi hari (tekanan akar mendorong air keluar dari hidatoda).

  • Keterbatasan: Hanya mampu mendorong air setinggi beberapa meter; pada pohon tinggi tidak cukup.

B. Tekanan Negatif / Kohesi-Adhesi-Tegangan (Transpirasi)

Ini adalah mekanisme utama pengangkutan air pada tumbuhan tinggi (pohon). Prinsipnya adalah tekanan negatif (hisapan).

Proses:

  1. Transpirasi di daun: Air menguap dari dinding sel mesofil ke ruang antar sel, kemudian keluar melalui stomata. Penguapan ini menurunkan potensial air di dinding sel mesofil.

  2. Kohesi antar molekul air: Molekul air saling tarik menarik (ikatan hidrogen) membentuk kolom air kontinu dari akar hingga daun.

  3. Adhesi air ke dinding xilem: Air menempel pada dinding sel xilem (selulosa dan lignin), membantu melawan gravitasi.

  4. Tegangan (tension): Transpirasi menciptakan tegangan (tekanan negatif) pada kolom air di xilem. Tegangan ini diteruskan ke bawah hingga ke akar, sehingga air dan mineral terhisap naik.

Pendukung teori:

  • Percobaan dengan potometer mengukur laju transpirasi.

  • Fakta bahwa air di xilem berada dalam keadaan tegang (tekanan negatif hingga -30 atm).

Perbedaan tekanan positif dan negatif:

MekanismeTekananSumber energiJangkauan
Tekanan akarPositifOsmosis (pompa ion)Rendah (<3 m)
Transpirasi (kohesi-tegangan)Negatif (hisapan)Energi matahari (penguapan)Sangat tinggi (>100 m)

C. Tekanan Hidrostatis pada Floem (Teori Aliran Tekanan – Munch)

Prinsip:

Floem mengangkut gula (sukrosa) dan zat organik dari sumber (source) ke tempat tujuan (sink). Mekanismenya adalah aliran tekanan.

Mekanisme:

  1. Pemuatan (loading) di daun (source): Gula hasil fotosintesis dipompa secara aktif ke dalam buluh tapis floem. Akibatnya, konsentrasi zat terlarut di floem meningkat.

  2. Air dari xilem masuk ke floem secara osmosis (karena potensial air lebih negatif di floem). Tekanan turgor di floem meningkat (tekanan positif).

  3. Di bagian sink (akar, buah, ujung batang), gula dikeluarkan secara aktif (unloading) untuk digunakan atau disimpan.

  4. Pengeluaran gula menurunkan konsentrasi zat terlarut di floem sink → air keluar dari floem ke xilem atau jaringan sekitarnya → tekanan turgor di sink menurun.

  5. Terbentuk gradien tekanan dari source (tekanan tinggi) ke sink (tekanan rendah). Aliran massa cairan floem bergerak mengikuti gradien tekanan.

Bukti:

  • Jika batang dicincang melingkar (menghilangkan floem), bagian atas menggembung karena gula menumpuk, bagian bawah layu.

  • Laju aliran floem sesuai dengan gradien tekanan yang diukur.

D. Pemanfaatan Prinsip Tekanan dalam Praktik

PenerapanPrinsipContoh
Penyadapan getah karetTekanan positif dalam floem/lateks.Menyadap Hevea brasiliensis: getah mengalir karena tekanan turgor.
Pengukuran laju transpirasiTekanan negatif (potometer).Potometer menunjukkan laju hisapan air oleh daun.
Irigasi tetesMemanfaatkan tekanan hidrostatis.Air dari tangki tinggi mengalir melalui selang ke tanaman.
Mencegah emboli udara pada xilemMenjaga kohesi air.Memotong batang di bawah air untuk mencegah udara masuk saat memindahkan tanaman.
Pemberian pupuk daunDifusi dan aliran transpirasi.Pupuk diserap melalui stomata atau kutikula daun.

Bagian 4: Jenis Hama dan Penyakit yang Umum Menyerang Tumbuhan

A. Hama Tumbuhan (Hewan Pengganggu)

Jenis HamaContohTanaman InangGejalaDampak
Serangga penggerekPenggerek batang padi (Scirpophaga innotata)PadiBatang berlubang, daun kering (beluk), malai hampa.Kehilangan hasil hingga 50%.
Kutu daun (aphids)Aphis gossypiiKapas, cabai, mentimunDaun keriting, menguning, embun jelaga (jamur hitam).Mengurangi fotosintesis, menularkan virus.
UlatUlat grayak (Spodoptera litura)Bawang, tembakau, kedelaiDaun rusak berlubang, tinggal tulang.Menurunkan hasil panen.
WerengWereng coklat (Nilaparvata lugens)PadiDaun menguning, kering, mati (hopperburn).Gagal panen, vektor virus kerdil.
TungauTungau merah (Tetranychus urticae)Cabai, tomat, jerukBercak kuning pada daun, daun kering.Mengganggu fotosintesis.
NematodaMeloidogyne spp. (nematoda puru akar)Tomat, kentang, kedelaiAkar berbintil (puru), tanaman kerdil, layu.Hambat penyerapan air dan hara.
MoluskaKeong mas (Pomacea canaliculata)Padi (bibit muda)Batang dipotong, daun dimakan.Kerusakan berat di sawah.

B. Penyakit Tumbuhan (Patogen Mikroba)

1. Penyakit yang Disebabkan Jamur (Fungi)

Nama PenyakitPatogenTanamanGejala
Penyakit busuk akarPhytophthora spp.Lada, durian, karetAkar hitam, busuk, tanaman layu.
KaratanPuccinia spp.Gandum, tebuPustula oranye/coklat pada daun dan batang.
Embun tepungOidium spp.Cabai, kacang, mawarLapisan putih seperti tepung di daun.
AntraknosaColletotrichum spp.Cabai, mangga, pisangBercak hitam cekung pada buah dan daun.
Penyakit bulai (downy mildew)Peronosclerospora spp.JagungDaun pucat, bintik kuning, ada lapisan miselium putih di sisi bawah.

2. Penyakit Bakteri

Nama PenyakitPatogenTanamanGejala
Layu bakteriRalstonia solanacearumKentang, tomat, pisangTanaman layu tiba-tiba, pembuluh xilem kecoklatan, keluar lendir putih.
Busuk lunakErwinia carotovoraWortel, kubis, bawangJaringan lunak, berair, bau busuk.
Bercak daun bakteriXanthomonas spp.Padi, jeruk, kedelaiBercak coklat dikelilingi lingkaran kuning.

3. Penyakit Virus

Nama PenyakitVirusTanamanGejala
TungroRice tungro virus (RTV)PadiDaun kuning-oranye, kerdil, anakan sedikit.
Keratok (kresek)Tobacco mosaic virus (TMV)Tembakau, tomat, cabaiDaun belang hijau-kuning (mosaik), keriput, kerdil.
Gemini virusBegomovirusCabai, tomat, kedelaiDaun menggulung ke atas, kerdil, bunga gagal terbentuk.
Penyakit daun keriting kuningYellow leaf curl virus (YLCV)Cabai, tomatDaun keriting, menguning, tanaman kerdil.

4. Penyakit Nematoda (sudah disebut di hama, karena nematoda termasuk hewan mikroskopis)

Selain Meloidogyne, ada Radopholus similis (nematoda perusak akar pisang) menyebabkan pembusukan akar dan tanaman mudah rebah.

C. Faktor yang Memperparah Serangan Hama dan Penyakit

  • Monokultur luas → memudahkan penyebaran patogen.

  • Kurangnya rotasi tanaman → penumpukan patogen di tanah.

  • Penggunaan varietas rentan → mudah terserang.

  • Cuaca (kelembaban tinggi, suhu hangat) → cocok untuk jamur dan bakteri.

  • Sanitasi buruk → sisa tanaman terinfeksi menjadi sumber inokulum.

D. Pengendalian Hama dan Penyakit Tumbuhan (PHT – Pengelolaan Hama Terpadu)

MetodePrinsipContoh
Kultur teknisMengubah lingkungan agar tidak cocok untuk hama/patogen.Rotasi tanaman, sanitasi lahan, tanam varietas tahan, pengaturan waktu tanam.
Mekanik/fisikMenghilangkan hama secara langsung.Perangkap lampu, perangkap feromon, mulsa plastik, bongkar tanaman sakit.
BiologisMemanfaatkan musuh alami.Melepas parasitoid (tawon Trichogramma), predator (kumbang koksi, laba-laba), agens hayati (Bacillus thuringiensis untuk ulat).
KimiawiPestisida (selektif, sesuai dosis).Insektisida, fungisida, bakterisida, nematisida. Harus hati-hati agar tidak meracuni lingkungan dan musuh alami.
Varietas tahanPemuliaan tanaman untuk ketahanan.Padi tahan wereng (Ciherang, Inpari), cabai tahan virus.
KarantinaMencegah masuknya hama dari daerah lain.Pemeriksaan bibit, bahan tanaman impor.

E. Dampak Ekonomi dan Ekologi

  • Kehilangan hasil panen bisa mencapai 20-40% secara global.

  • Penggunaan pestisida berlebihan menyebabkan resistensi hama, matinya musuh alami, pencemaran tanah dan air, serta residu pada produk pertanian.

  • Pendekatan modern: PHT dan pertanian organik lebih berkelanjutan.


SOAL HOTS

Soal Nomor 1

Dibawah ini adalah jaringan penyusun akar:

  1. epidermis

  2. endodermis

  3. korteks

  4. silinder pusat

Urutan jaringan penyusun akar dari dalam keluar adalah... .

A. 1-2-3-4
B. 1-3-2-4
C. 2-3-4-1
D. 4-2-3-1

(Sumber: soal nomor 4, halaman 2)


Soal Nomor 2

Apabila kita melakukan pengamatan sayatan daun Rhoeo discolor yang dipaparkan air laut, maka hasil pengamatan akan tampak seperti. . .

(Soal tidak lengkap, tanpa opsi jawaban)

(Sumber: soal nomor 5, halaman 2)


Soal Nomor 3

Untuk mengukur laju transpirasi melalui daun dilakukan percobaan dengan menggunakan fotometer. Hasil percobaan pengukuran kecepatan transpirasi didapatkan data sebagai berikut:

Luas Daun (cm²)Volume air yang hilang (mL)Waktu (menit)
10248163264124248496
2059153668120212490989

Berdasarkan data di atas maka kecepatan transpirasi tanaman adalah... .

A. 0,36 mL/cm².menit
B. 0,55 mL/cm².menit
C. 3,6 mL/cm².menit
D. 5,5 mL/cm².menit

(Sumber: soal nomor 6, halaman 3)


Soal Nomor 4

Faktor yang tidak mempengaruhi transportasi mineral dan unsur hara dari akar menuju daun adalah... .

A. daya isap daun
B. kapilaritas pembuluh
C. kesuburan tanah
D. tekanan akar

(Sumber: soal nomor 14, halaman 5)


Soal Nomor 5

Jaringan yang ditunjuk huruf A dan B adalah . . .

(Gambar potongan melintang organ tumbuhan)

A. epidermis dan endodermis
B. korteks dan floem
C. epidermis dan perisikel
D. korteks dan xylem

(Sumber: soal nomor 21, halaman 6)


Soal Nomor 6

Gambar di atas merupakan potongan melintang organ . . .

A. akar
B. batang
C. bunga
D. daun

(Sumber: soal nomor 22, halaman 6)


Soal Nomor 7

Selain mikroorganisme dan serangga, penyakit pada tumbuhan juga dapat disebabkan oleh cacing yang masuk ke dalam filum . . .

A. Annelida
B. Arthropoda
C. Nematoda
D. Platyhelminthes

(Sumber: soal nomor 23, halaman 6)


Soal Nomor 8

Pada pembuluh xilem, air dapat naik karena ....

A. tekanan osmosis
B. transpirasi stomata
C. gaya gravitasi
D. tekanan turgor sel

(Sumber: soal nomor 1, halaman 24, PAKETA BIOLOGI – halaman 24 dari file)


Soal Nomor 9

Tipe jaringan pengangkut dengan urutan posisi dari luar ke dalam adalah floem luar, kambium luar, xylem, kambium dalam, floem dalam adalah ….

A. kolateral terbuka
B. kolateral tertutup
C. bikolateral
D. konsentris

*(Sumber: soal nomor 5, halaman 24-25, PAKETA BIOLOGI – soal nomor 5 dan 6 agak berantakan, saya ambil yang jelas)*


Soal Nomor 10

Jenis kolenkim yang mengalami penebalan tangensial pada bagian dalam dan luar dinding sel terdapat pada tanaman ....

A. Apium graveolens
B. Sambucus nigra
C. Michelia figo
D. Ageratum conyzoides

(Sumber: soal nomor 6, halaman 25, PAKETA BIOLOGI)


Soal Nomor 11

Senyawa nitrogen yang dimanfaatkan oleh tumbuhan adalah ....

A. amonium
B. nitrit
C. nitrat
D. N₂

(Sumber: soal nomor 7, halaman 25, PAKETA BIOLOGI)


Soal Nomor 12

Seorang siswa melakukan pengamatan jaringan daun menggunakan mikroskop. Ia menemukan bahwa sebagian besar sel di jaringan palisade mengandung banyak kloroplas, sedangkan pada jaringan epidermis terdapat sel penjaga stomata yang dapat membuka dan menutup. Pernyataan yang paling tepat mengenai hubungan antara struktur dan fungsi pada sel daun adalah….

A. Sel palisade berfungsi menyimpan air karena bentuknya rapat dan banyak kloroplas
B. Sel penjaga stomata mengatur masuknya air untuk mengisi vakuola sel palisade
C. Banyaknya kloroplas dalam sel palisade memungkinkan fotosintesis optimal, menghasilkan glukosa untuk pertumbuhan
D. Stomata pada epidermis membantu penguapan air untuk menjaga suhu daun tetap stabil

(Sumber: soal nomor 7, halaman 54, Kumpulan Soal OSN)


Soal Nomor 13

Sejumlah tumbuhan ditemukan di berbagai habitat dengan kondisi lingkungan yang berbeda. Berikut adalah data mengenai struktur dan fungsi beberapa tumbuhan beserta lingkungan tempat mereka hidup:

TumbuhanStruktur KhususFungsi StrukturLingkungan
KaktusDaun berubah menjadi duriMengurangi penguapan dan melindungi tanamanGurun yang sangat kering
TerataiDaun lebar dan berlapis lilinMemperluas permukaan fotosintesis dan menolak airPerairan tergenang
Pandan lautAkar napas (pneumatophore)Mengambil oksigen dari udara di lingkungan berlumpurPantai berlumpur
MangroveAkar tunjang dan garpuMenopang tanaman di tanah berlumpur dan membantu pertukaran gasMuara sungai dan rawa

Berdasarkan data tersebut, pernyataan yang paling tepat mengenai hubungan struktur dan fungsi tumbuhan dalam proses adaptasi adalah…

A. Struktur akar napas pada pandan laut membantu fotosintesis pada habitat berlumpur
B. Daun kaktus yang berubah menjadi duri berfungsi sebagai alat reproduksi utama di gurun
C. Daun teratai yang lebar beradaptasi untuk memperluas area penyerapan air di habitat perairan
D. Akar tunjang dan garpu pada mangrove berfungsi menstabilkan tanaman dan mendukung adaptasi di lingkungan berlumpur

(Sumber: soal nomor 12, halaman 57, Kumpulan Soal OSN)


 SOAL MOTS\

1. Perhatikan gambar di bawah ini! Gerak tumbuhan ditunjukkan oleh arah tanda panah disebut...
A. Fototropisme negatif
B. Geotropisme negatif
C. Geotropisme positif
D. Kemotropisme negatif


2. Apabila di samping tanaman kacang panjang ditancapkan batang kayu, maka arah gerak sulurnya....
A. membelok menjauhi batang kayu
B. mendekat ke batang kayu dan melekat
C. menuju ke bawah batang kayu
D. tidak terpengaruh oleh batang kayu


3. Gerakan migrasi vertikal fitoplankton menuju permukaan air yang dipicu oleh adanya sinar matahari disebut gerak ...
A. tropisme
B. nasti
C. taksis
D. endonom


4. Contoh gerak nasti pada tumbuhan adalah...
A. batang tumbuhan yang bergerak menuju arah datangnya cahaya
B. gerak tumbuh akar tumbuhan menuju pusat bumi
C. menutupnya daun "putri malu" ketika disentuh
D. gerak tumbuh batang tumbuhan melawan gravitasi


5. Gambar di samping merupakan jaringan yang ditemukan pada . . .
A. daun tumbuhan paku
B. daun tumbuhan lumut
C. daun tumbuhan dikotil
D. daun tumbuhan monokotil


6. Perhatikan gambar struktur tumbuhan di samping. Struktur gambar tersebut dapat dijumpai pada tumbuhan . . .
A. Jagung
B. Mangga
C. Pepaya
D. Coklat


7. Bagian dari jaringan sel tumbuhan yang berperan dalam pengangkutan air dilakukan oleh ...
A. Xilem
B. Floem
C. Parenkim
D. Epidermis


8. (Soal tidak lengkap, hanya pernyataan: "A. dalam fotosintesis karbon dioksida diserap B. dalam fotosintesis dihasilkan oksigen C. fotosintesis mengeluarkan karbondioksida D. fotosintesis menyerap oksigen")


9. (Soal tidak lengkap, hanya pilihan: A. kutikula B. sel penjaga C. parenkim pagar D. parenkim bunga karang)


10. (Soal tidak lengkap, hanya pilihan: A. temperatur B. intensitas cahaya C. kecepatan angin D. kadar karbondioksida)


11. Laju fotosintesis dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut, kecuali . . .
A. temperatur
B. intensitas cahaya
C. kadar karbondioksida
D. kadar oksigen


12. Setelah proses perkecambahan maka terbentuk tanaman muda, pertumbuhan selanjutnya ditentukan oleh jaringan primer pada akar dan batang. Bagian yang paling cepat tumbuh memanjang pada akar terletak pada ...
A. daerah bagian belakang ujung akar
B. daerah bagian depan ujung akar
C. jaringan epidermis
D. jaringan endodermis


13. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan adalah nutrisi. Apabila tumbuhan mengalami gejala klorosis, maka sebaiknya tanah tempat tumbuhnya diberikan ....
A. Urea
B. N, P, K
C. Fe dan Mg
D. Fosfat


14. Jaringan yang dapat melindungi kerusakan/pecah-pecah bagian kulit paling luar pada tumbuhan dikotil, akibat percepatan aktivitas kambium membentuk xilem dan floem adalah ...
A. vasis
B. gabus
C. felogen
D. lentisel


15. Setiap makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi secara bersamaan. Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan di bawah ini benar, kecuali...

PertumbuhanPerkembangan
A. Dapat diukurTidak dapat diukur
B. Dialami di fase pertengahan kehidupanDialami pada seluruh fase kehidupan
C. Bersifat kuantitatif dan irreversibleBersifat kualitatif dan reversible
D. Memiliki batasan usiaTidak dibatasi usia

16. Pada masa perkecambahan, pernyataan yang benar tentang pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman adalah...

  1. tanaman lebih lambat tumbuh di tempat gelap

  2. tanaman tumbuh lebih subur dan sehat di tempat gelap

  3. tanaman di tempat gelap tumbuh lebih cepat namun kekurangan klorofil


17. Fungsi jaringan parenkim pada tumbuhan adalah . . .

  1. sebagai pengangkut zat

  2. sebagai penutup luka

  3. sebagai penyimpan cadangan makanan


18. Stomata yang terdapat pada epidermis memiliki fungsi . . .

  1. respirasi

  2. transportasi

  3. transpirasi


19. Jaringan yang dapat ditemukan pada daun adalah . . .

  1. jaringan palisade

  2. berkas pengangkut

  3. silinder pusat


20. Adanya lingkaran tahun dapat diketahui . . .

  1. tinggi pohon

  2. besar pohon

  3. usia pohon


21. Proses yang terjadi pada reaksi gelap ketika berlangsungnya fotosintesis . . .

  1. terjadi di stroma

  2. terbentuknya glukosa

  3. terjadi proses fotolisis


22. Pada percobaan fotosintesis dengan menutup sebagian daun dengan kertas karbon kemudian tumbuhan diletakkan di bawah matahari, setelah perlakuan didapat kesimpulan berupa . . .

  1. bagian daun yang ditutup kertas karbon menjadi kuning/pucat

  2. karbondioksida diperlukan dalam proses fotosintesis

  3. bagian daun yang terbuka menjadi biru tua setelah ditetesi iodium


23. Fakta pertumbuhan pada tanaman yang diakibatkan oleh aktivitas meristem apikal batang menyebabkan tanaman bertambah ....
A. tinggi
B. besar
C. berat
D. tinggi dan besar
E. besar dan berat


24. Jika kita melihat preparat sayatan melintang daun dengan bantuan mikroskop, sel yang paling banyak kita temukan adalah sel-sel pada jaringan ...
A. pelindung
B. pengangkut
C. pengisi
D. penguat


25. Berikut ini yang merupakan fungsi akar tumbuhan mangrove adalah ...
A. mengokohkan tegaknya pohon, bernapas, tempat menyimpan makanan
B. menyerap air dan mineral terlarut dan tempat simbiosis dengan bakteri
C. mengokohkan tegaknya pohon, bernapas, menyerap air dan mineral terlarut
D. memperkuat pohon, menyerap air dan mineral terlarut, menyimpan makanan


26. Virus tomato spotted wilt adalah virus penyebab penyakit pada tumbuhan tomat yang menyerang organ ...
A. akar
B. batang
C. buah
D. daun


27. Sesuai prinsip osmosis, bentuk sel tumbuhan yang dimasukkan ke dalam larutan hipotonis adalah ...
A. normal
B. mengkerut
C. mengembang
D. tak beraturan


28. Berikut adalah informasi berkaitan dengan ikan Salmon:
(1) migrasi ke hulu sungai untuk memijah
(2) menjaga keseimbangan garam selama migrasi
(3) kembali ke hulu sungai tempat mereka menetas
(4) bermigrasi dengan mencapai jarak hingga 11.200 km
Kombinasi informasi yang paling tepat berkaitan dengan perilaku ikan Salmon adalah .
A. 1→I dan 2→I
B. 1→IV dan 3→II
C. 4→III dan 3→I
D. 4→II dan 2→I
(Catatan: I, II, III, IV tidak dijelaskan dalam naskah, ditulis sesuai asli)


29. Percobaan fotosintesis yang membuktikan bahwa pada tahap perubahan karbon dioksida (CO₂) menjadi glukosa (C₆H₁₂O₆) berlangsung tanpa bantuan cahaya matahari adalah percobaan ....
A. Blackman
B. Hill
C. Ingenhousz
D. Sachs


30. Daun Rheo discolor direndam dalam suatu larutan. Setelah beberapa waktu daun tersebut disayat dan diamati menggunakan mikroskop. Hasil pengamatan menunjukkan plasmolisis. Berdasarkan hasil observasi di atas, maka sifat larutan untuk perendaman daun Rheo discolor adalah...
A. Lebih pekat dibandingkan larutan dalam sel
B. Sama pekatnya dibandingkan larutan dalam sel
C. Lebih encer dibandingkan larutan dalam sel
D. Larutan perendam adalah air


31. Karakteristik duri, zat lilin, dan sulur merupakan ciri-ciri dari tumbuhan ....
A. akuatik
B. epifit
C. parasitik
D. xeromorfik