thumbnail

Materi OSN IPA 10. Makhluk Hidup dan Lingkungannya

 


Bagian 1: Asal Usul Makhluk Hidup

A. Teori Abiogenesis (Generatio Spontanea)

  • Pernyataan: Makhluk hidup berasal dari benda mati secara spontan.

  • Tokoh: Aristoteles (Yunani Kuno), kemudian didukung oleh Van Helmont (resep tikus dari kemeja kotor + gandum).

  • Sanggahan:

    • Francesco Redi (1668): Percobaan dengan daging dalam toples tertutup rapat → tidak ada belatung; toples terbuka → ada belatung. Belatung berasal dari telur lalat, bukan dari daging.

    • Lazzaro Spallanzani (1765): Kaldu rebus dalam botol tertutup rapat tidak menjadi keruh (tidak ada mikroba). Namun kritik: udara tidak bisa masuk.

    • Louis Pasteur (1861): Menggunakan labu leher angsa. Kaldu rebus tetap steril meskipun udara masuk, karena kuman terperangkap di leher angsa. Jika labu dimiringkan, kaldu menjadi keruh. Pasteur membuktikan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya (omne vivum ex vivo).

B. Teori Biogenesis (Hukum Pasteur)

  • Kesimpulan: Makhluk hidup berasal dari makhluk hidup lain. Tidak ada generatio spontanea.

  • Keterbatasan: Tidak menjelaskan asal usul makhluk hidup pertama di bumi.

C. Teori Evolusi Kimia (Abiogenesis Modern / Oparin-Haldane)

  • Pernyataan: Kehidupan muncul secara bertahap dari molekul-molekul anorganik melalui reaksi kimia di bumi purba.

  • Langkah-langkah:

    1. Atmosfer primitif (NH₃, CH₄, H₂O, H₂) tanpa oksigen.

    2. Energi dari petir, sinar UV, dan panas bumi menyintesis senyawa organik sederhana (asam amino, gula, basa nitrogen).

    3. Polimerisasi membentuk molekul kompleks (protein, RNA).

    4. Pembentukan koaservat (tetesan koloid) yang dapat menyerap dan bereaksi.

    5. Terbentuknya protobion dengan membran primitif.

    6. Munculnya sistem genetik (RNA atau DNA) dan kemampuan reproduksi → sel pertama (prokariota).

  • Eksperimen Miller-Urey (1953): Mensimulasikan atmosfer purba dengan aliran listrik (petir). Menghasilkan asam amino (glisin, alanin) dan senyawa organik lain. Membuktikan tahap pertama evolusi kimia mungkin terjadi.

D. Teori Evolusi Biologi (Selanjutnya)

  • Sel prokariota anaerob heterotrof → berkembang menjadi fotosintetik (cyanobacteria) → menghasilkan oksigen → oksigen di atmosfer → evolusi respirasi aerob → sel eukariota (teori endosimbiosis: mitokondria dan kloroplas berasal dari prokariota yang hidup simbiosis).

E. Asal Usul Keanekaragaman

  • Setelah sel pertama terbentuk, evolusi melalui seleksi alam dan mutasi menghasilkan keanekaragaman makhluk hidup yang kita lihat sekarang (lihat materi evolusi sebelumnya).


Bagian 2: Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Makhluk hidup memiliki ciri-ciri yang membedakannya dari benda mati. Berikut adalah 9 ciri utama:

No.CiriPenjelasanContoh
1.BergerakPerpindahan tempat (hewan) atau gerakan bagian tubuh (tumbuhan: gerak nasti, tropisme).Manusia berjalan, daun putri malu menutup, gerak fototropisme batang ke arah cahaya.
2.Bernapas (respirasi)Mengambil O₂ dan mengeluarkan CO₂ (respirasi aerob) atau fermentasi (anaerob).Manusia bernapas dengan paru-paru; bakteri anaerob tidak memerlukan O₂.
3.Tumbuh dan berkembangPertumbuhan: pertambahan ukuran (irreversibel) karena pembelahan sel. Perkembangan: menuju kedewasaan (diferensiasi).Bayi menjadi dewasa; ulat menjadi kupu-kupu (metamorfosis).
4.Berkembang biak (reproduksi)Menghasilkan keturunan untuk melestarikan spesies. Seksual (peleburan gamet) atau aseksual (membelah, tunas, stek).Amoeba membelah diri; ayam bertelur; manusia melahirkan.
5.Memerlukan nutrisi (makan)Mengambil zat organik (heterotrof) atau membuat sendiri (autotrof).Tumbuhan fotosintesis; hewan dan jamur menyerap/memakan organik.
6.EkskresiMengeluarkan sisa metabolisme yang tidak berguna (urea, CO₂, keringat).Ginjal mengeluarkan urine; paru-paru mengeluarkan CO₂.
7.Iritabilitas (peka terhadap rangsang)Kemampuan merespon perubahan lingkungan (rangsang).Manusia menarik tangan dari api; akar tumbuhan menuju air (hidrotropisme).
8.AdaptasiKemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan untuk bertahan hidup.Unta punya punuk; kaktus berduri; ikan laut dalam mengeluarkan cahaya.
9.Memiliki materi genetik (DNA/RNA)Mengatur seluruh aktivitas hidup dan diwariskan ke keturunan.Semua sel makhluk hidup mengandung DNA (kecuali beberapa virus RNA).

Catatan: Virus sering dianggap berada di ambang hidup-mati. Virus memiliki materi genetik (RNA/DNA), dapat bereproduksi (hanya di dalam sel inang), tetapi tidak memiliki metabolisme sendiri dan tidak bergerak aktif. Karena itu, virus tidak dimasukkan ke dalam sistem kingdom.


Bagian 3: Perbedaan Makhluk Hidup dan Benda Mati

AspekMakhluk HidupBenda Mati
StrukturTerdiri dari sel (satu atau banyak).Tidak tersusun dari sel; bisa berupa atom atau molekul sederhana/kompleks (batu, air, logam, plastik).
MetabolismeMelakukan reaksi kimia (anabolisme & katabolisme).Tidak ada reaksi metabolisme; perubahan kimia hanya karena reaksi fisik/kimia luar (karat, terbakar).
PergerakanDapat bergerak aktif (atau gerak pasif internal).Bergerak hanya jika ada gaya luar (dilempar, tertiup angin).
PertumbuhanBertambah ukuran dan jumlah sel (biologis).Bertambah ukuran karena penambahan materi dari luar (kristal, stalaktit) bukan pembelahan sel.
ReproduksiMenghasilkan keturunan yang mirip (dengan materi genetik).Tidak bereproduksi; bisa dipecah atau digabung, tetapi tidak menghasilkan keturunan biologis.
Respon terhadap rangsangMenunjukkan iritabilitas (reaksi).Tidak merespon rangsang (kecuali reaksi fisika seperti pemuaian).
AdaptasiDapat beradaptasi secara evolusi.Tidak beradaptasi; sifatnya tetap.
EkskresiMengeluarkan zat sisa metabolisme.Tidak mengeluarkan zat sisa (kecuali jika terjadi reaksi kimia yang melepas gas, tetapi itu bukan ekskresi biologis).
KematianMengalami kematian (kehilangan fungsi hidup).Tidak mati; hanya berubah bentuk atau hancur.

Contoh konkret:

  • Batu vs lumut di atas batu: Lumut tumbuh (sel membelah), bereproduksi (spora), menyerap air dan mineral (nutrisi). Batu hanya mengalami pelapukan fisik/kimia.

  • Mobil bergerak, butuh bahan bakar, mengeluarkan gas buang → mirip ciri hidup? Tapi mobil tidak memiliki sel, tidak bereproduksi, tidak beradaptasi, tidak tumbuh secara biologis. Mobil hanya analogi fungsional, bukan makhluk hidup.


Bagian 4: Pengukuran Faktor Abiotik dan Biotik

Dalam ekologi, faktor lingkungan dibedakan menjadi abiotik (non-hidup) dan biotik (hidup). Pengukuran faktor-faktor ini penting untuk memahami kondisi ekosistem dan hubungannya dengan organisme.

A. Faktor Abiotik dan Cara Pengukuran

FaktorParameter yang DiukurAlat UkurSatuan
SuhuSuhu udara, suhu air, suhu tanah.Termometer (air raksa, alkohol, digital, termokopel).°C, °F, K
Intensitas cahayaJumlah cahaya matahari yang mencapai permukaan.Luxmeter, quantum meter (PAR – Photosynthetically Active Radiation).Lux, µmol/m²/s
Kelembaban udaraKadar uap air di udara.Higrometer (rambut, digital, psychrometer).% RH (Relative Humidity)
Kelembaban tanahKadar air dalam tanah.Soil moisture meter, metode gravimetri (timbang basah-kering).% volume, % berat
pH (derajat keasaman)pH air, pH tanah, pH larutan.pH meter (elektroda), kertas lakmus, indikator universal.Skala 0-14
Oksigen terlarut (DO)Konsentrasi O₂ dalam air.DO meter (elektroda), titrasi Winkler.mg/L, ppm
Karbondioksida (CO₂)Kadar CO₂ di udara atau air.CO₂ meter (NDIR sensor), titrasi (air).ppm, mg/L
SalinitasKadar garam dalam air.Refraktometer, salinometer, konduktivimeter.ppt (‰), PSU
Kecepatan anginLaju aliran udara.Anemometer (kincup, baling-baling).m/s, km/jam
Tekanan udaraTekanan atmosfer.Barometer (air raksa, aneroid).hPa, mbar, mmHg
Ketersediaan hara (N, P, K)Kandungan nitrogen, fosfor, kalium dalam tanah atau air.Spektrofotometer, kit uji tanah, ekstraksi kimia.ppm, mg/kg, me/100g
Logam beratKonsentrasi Pb, Hg, Cd, dll.AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer), ICP.ppb, ppm

B. Faktor Biotik dan Cara Pengukuran

ParameterDefinisiMetode Pengukuran
Kelimpahan populasiJumlah individu suatu spesies per satuan luas/volume.Sensus (menghitung semua), sampling (kuadrat, garis transek), metode mark-recapture (Lincoln-Petersen).
FrekuensiSeberapa sering suatu spesies ditemukan dalam sampel plot.(Jumlah plot yang mengandung spesies / total plot) × 100%.
Kepadatan (densitas)Jumlah individu per satuan luas (misal: pohon/ha).Jumlah individu / luas area.
KeanekaragamanJumlah spesies dan kemerataan individu antar spesies.Indeks Shannon-Wiener (H'), Simpson, kekayaan spesies (S).
BiomassaBerat total organisme (biasanya kering) per satuan luas.Panen seluruh organisme dalam plot, dikeringkan (oven 70°C), ditimbang.
Produktivitas primerLaju fotosintesis produsen (misal: fitoplankton, tanaman).Metode oksigen gelap-terang, metode panen, sensor klorofil (satelit).
Struktur komunitasSusunan spesies dan peran fungsional (trofik).Analisis jaring makanan, piramida ekologi, indeks dominansi.
Aktivitas mikrobaRespirasi tanah, dekomposisi serasah.Inkubasi tanah dengan alkali (penyerapan CO₂), litter bag.

Contoh pengukuran lapangan:

  • Kuadrat (plot) ukuran 1×1 m untuk herba, 10×10 m untuk pohon. Hitung jumlah individu setiap spesies.

  • Transek garis untuk mencatat jenis tumbuhan yang bersentuhan dengan garis.

  • Metode Lincoln-Petersen untuk hewan bergerak: tangkap → tandai → lepas → tangkap lagi. Rumus: N = (M×C)/R (M = jumlah tertandai pertama, C = total tangkapan kedua, R = tangkapan kedua yang bertandai).


Bagian 5: Interaksi Faktor Abiotik dengan Abiotik, Biotik dengan Abiotik, dan Biotik dengan Biotik

A. Interaksi Faktor Abiotik dengan Abiotik

Faktor abiotik saling mempengaruhi satu sama lain, membentuk kondisi lingkungan fisik.

InteraksiPenjelasanContoh
Suhu dan kelembabanSuhu tinggi meningkatkan penguapan → kelembaban relatif turun (siang hari). Suhu turun malam hari → kelembaban naik.Gurun: siang panas kering, malam dingin lembab.
Cahaya dan suhuIntensitas cahaya matahari yang tinggi → pemanasan permukaan bumi.Di ekuator, cahaya sepanjang tahun → suhu rata-rata tinggi.
Angin dan penguapanAngin kencang meningkatkan laju evaporasi dan transpirasi → kelembaban menurun.Angin fohn di daerah pegunungan menyebabkan udara kering dan panas.
Curah hujan dan pH tanahHujan asam (pH <5,6) akibat polusi SO₂ dan NOâ‚“ → menurunkan pH tanah (pengasaman).Di sekitar kawasan industri, tanah menjadi masam.
Topografi dan sinar matahariLereng menghadap selatan (belahan bumi utara) mendapat lebih sedikit sinar matahari.Lereng utara vs selatan memiliki komunitas tumbuhan berbeda.
Tekanan udara dan oksigen terlarutTekanan udara rendah di dataran tinggi → kelarutan O₂ dalam air menurun.Ikan di danau pegunungan (altitude tinggi) mungkin kekurangan O₂.

B. Interaksi Faktor Biotik dengan Abiotik

Organisme mempengaruhi lingkungan fisik dan sebaliknya lingkungan mempengaruhi organisme.

1. Pengaruh Abiotik terhadap Biotik (Lingkungan mempengaruhi makhluk hidup)

Faktor AbiotikDampak pada BiotikContoh
SuhuMempengaruhi laju metabolisme, distribusi geografis, reproduksi.Kaktus hanya tumbuh di daerah panas kering; penguin hanya di kutub.
CahayaFotosintesis, fotoperiode (waktu berbunga, migrasi burung).Tanaman hari panjang (gandum) berbunga saat siang >14 jam.
AirKetersediaan air menentukan tipe ekosistem (hutan, sabana, gurun).Pohon jati menggugurkan daun di musim kemarau.
pHpH ekstrem mengganggu enzim dan penyerapan hara.Tanaman hortikultura tumbuh baik di pH 6-7; tanaman gambut toleran pH asam.
SalinitasTekanan osmotik; hanya tumbuhan halofit (mangrove) yang tahan garam.Mangrove memiliki kelenjar garam di daun.

2. Pengaruh Biotik terhadap Abiotik (Makhluk hidup mengubah lingkungan)

Tindakan BiotikPerubahan AbiotikContoh
FotosintesisMengurangi CO₂ atmosfer, menghasilkan O₂.Hutan hujan Amazon sebagai paru-paru dunia.
TranspirasiMeningkatkan kelembaban udara, membentuk hujan lokal.Hutan menghasilkan uap air yang berkontribusi pada curah hujan.
Akar tumbuhanMemecah batuan (pelapukan biologis), membentuk tanah, mengikat tanah (mencegah erosi).Lumut kerak (lichens) melapuki batu menjadi tanah awal.
Aktivitas hewanMembuat lubang (aerasi tanah), mengangkut material.Cacing tanah menggemburkan tanah; gajah membuat jalur di hutan.
DekomposerMelepaskan CO₂ dan mineral ke tanah.Bakteri dan jamur mengurai serasah menjadi humus.
ManusiaEmisi gas rumah kaca, deforestasi, polusi.Industri dan kendaraan meningkatkan CO₂ atmosfer (pemanasan global).

C. Interaksi Faktor Biotik dengan Biotik (Antar Organisme)

Ini adalah hubungan timbal balik antar makhluk hidup dalam suatu ekosistem. Telah dibahas sebagian pada materi ekologi, berikut ringkasan dengan tambahan.

Jenis InteraksiDefinisiDampak (+, -, 0)Contoh
PredasiSatu organisme memangsa organisme lain.+ / -Singa memakan zebra; ular memakan tikus.
KompetisiPerebutan sumber daya yang sama (makanan, pasangan, wilayah).- / -Dua spesies burung berebut serangga; pohon berebut cahaya.
ParasitismeSatu organisme (parasit) hidup di dalam atau pada tubuh inang dan merugikan inang.+ / -Cacing pita di usus manusia; benalu pada pohon mangga.
MutualismeKedua spesies saling menguntungkan.+ / +Lebah dan bunga (lebah dapat nektar, bunga dibantu penyerbukan). Mikoriza (jamur akar) membantu penyerapan hara dan mendapat gula.
KomensalismeSatu spesies diuntungkan, yang lain tidak diuntungkan maupun dirugikan.+ / 0Ikan remora menempel pada hiu (mendapat sisa makanan, hiu tidak terganggu); anggrek di pohon (menempel, tidak merugikan inang).
AmensalismeSatu spesies dihambat, yang lain tidak terpengaruh.- / 0Penicillium menghasilkan antibiotik yang membunuh bakteri; pohon walnut melepas juglone yang menghambat tanaman lain.
NetralismeKedua spesies tidak saling mempengaruhi.0 / 0Burung pipit dan semut di halaman yang sama (tidak ada interaksi langsung).

D. Jaring-jaring Interaksi (Keterkaitan)

  • Contoh: Suhu (abiotik) meningkat → penguapan air naik → kelembaban turun (abiotik-abiotik) → tanaman mengalami cekaman air → pertumbuhan terhambat → hewan herbivor kekurangan makanan → populasi herbivor turun → populasi karnivor juga turun (biotik-biotik).

  • Contoh lain: Tumbuhan (biotik) menyerap CO₂ (abiotik) untuk fotosintesis → mengurangi CO₂ atmosfer (biotik mempengaruhi abiotik) → suhu bumi sedikit terkendali (abiotik-abiotik).

Soal HOTS

Soal Nomor 1

Untuk mengetahui asal usul kehidupan, Lazzaro Spallanzani melakukan pengujian dengan memanaskan air kaldu daging di dua wadah. Setelah dipanaskan, masing-masing wadah diberikan kondisi yang berbeda dimana satu wadah ditutup, sementara wadah lainnya dibiarkan tetap terbuka. Pada air kaldu di dalam wadah tertutup tidak ditemukan mikroorganisme, sementara pada air kaldu di dalam wadah terbuka ditemukan mikroorganisme. Hasil percobaan tersebut membuktikan bahwa... .

A. teori biogenesis benar karena di wadah yang tertutup udara tidak dapat masuk sehingga mikroorganisme tidak dapat tercipta
B. teori abiogenesis benar karena mikroorganisme yang ditemukan di wadah yang terbuka tercipta dari udara
C. teori abiogenesis salah karena udara yang ada di wadah sebelum ditutup ternyata tidak bisa menjadi mikroorganisme
D. udara teori biogenesis salah karena mikroorganisme yang ditemukan di wadah yang terbuka tercipta dari daging yang direbus

(Sumber: soal nomor 18, halaman 5)


Soal Nomor 2

Ciri makhluk hidup yang utama dalam membedakan Plantae dan Animalia pada sistem klasifikasi 2 kingdom adalah . . .

A. bergerak
B. bereproduksi
C. butuh energi
D. beradaptasi

(Sumber: soal nomor 19, halaman 6)


Soal Nomor 3

Di padang rumput, interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya berlangsung secara kompleks. Manakah dari pernyataan berikut yang menunjukkan interaksi biotik dengan abiotik?

A. Rumput menyerap air dari tanah untuk fotosintesis.
B. Dua ekor banteng jantan bertarung untuk memperebutkan betina.
C. Kelembapan udara menurun akibat peningkatan suhu siang hari.
D. Ular memangsa tikus yang melintas di rerumputan.

Alasan jawaban:
Karena rumput (makhluk hidup/komponen biotik) berinteraksi dengan air dan tanah (komponen abiotik). Pilihan B dan D merupakan interaksi antar makhluk hidup (biotik dengan biotik), sedangkan pilihan C adalah interaksi antara dua komponen abiotik (kelembapan dan suhu udara), bukan melibatkan makhluk hidup.

(Sumber: soal nomor 2, halaman 52, Kumpulan Soal OSN)


Soal Nomor 4

Eksperimen yang menjelaskan asal usul kehidupan yang diujicobakan oleh Harold Urey adalah....

A. Membandingkan struktur tubuh manusia dan primata modern
B. Menyintesis senyawa organik dari gas-gas yang menyerupai atmosfer purba
C. Mengamati pembelahan sel bakteri di laboratorium
D. Membandingkan fosil-fosil manusia purba di lapisan batuan terdalam

Alasan jawaban:
Bersama Stanley Miller, Urey melakukan percobaan dengan menciptakan atmosfer buatan yang terdiri atas metana, amonia, hidrogen, dan uap air, lalu diberi muatan listrik untuk mensimulasikan petir di Bumi awal. Hasilnya, terbentuk senyawa organik seperti asam amino yang merupakan komponen dasar kehidupan, sehingga eksperimen ini mendukung teori abiogenesis—bahwa kehidupan bisa muncul dari zat-zat tak hidup melalui proses kimia. Pilihan lainnya tidak tepat karena lebih berkaitan dengan evolusi manusia atau pengamatan biologis, bukan asal usul kehidupan secara kimiawi.

(Sumber: soal nomor 1, halaman 52, Kumpulan Soal OSN)


Soal Nomor 5

Seorang siswa mengamati seekor cacing tanah yang menggeliat menjauh ketika disentuh. Berdasarkan pengamatan tersebut menunjukkan ciri-ciri makhluk hidup....

A. berkembang biak
B. bergerak
C. respons terhadap rangsangan
D. bernapas

(Sumber: soal nomor 1, halaman 64, Soal Cadangan)


Soal Nomor 6

Alat ukur yang digunakan siswa mengukur faktor abiotik kualitas lingkungan sungai secara kuantitatif adalah....

A. Jaring plankton dan lup tangan
B. Termometer air dan DO meter
C. Mikroskop dan kertas lakmus
D. Kamera digital dan pH meter

(Sumber: soal nomor 2, halaman 64, Soal Cadangan)


Soal Nomor 7

Berikut ini beberapa teori tentang asal usul makhluk hidup:

  1. Makhluk hidup berasal dari lingkungan H₂O dan CO₂

  2. Makhluk hidup berasal dari molekul CH₄, NH₃, H₂O dan CO₂

  3. Makhluk hidup berasal dari spora kehidupan

  4. Makhluk hidup berasal dari asam amino

Teori asal usul makhluk hidup berdasarkan evolusi kimia adalah ....

A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 4
D. 2 dan 4

(Sumber: soal nomor 15, halaman 27)


Soal Nomor 8

Berikut merupakan beberapa zat yang ada dalam daur biogeokimia:

  1. karbon dioksida

  2. sulfur

  3. nitrogen

  4. fosfor

Zat yang tidak termasuk dalam daur atmosfer adalah ....

A. 1, 2, 3
B. 1, 3
C. 2, 4
D. 4

(Sumber: soal nomor 18, halaman 27)


Soal MOTS

1. Suatu proses pengikatan gas nitrogen dari udara menjadi senyawa organik, sehingga dapat masuk lagi pada aliran/siklus nitrogen disebut proses ....
(Soal tidak lengkap, tidak ada pilihan)


2. Proses perubahan dalam ekosistem yang berlangsung secara lambat dan teratur dalam waktu yang lama, menuju ke satu arah, dan menyebabkan pergantian suatu ekosistem oleh ekosistem yang lain disebut ....
(Soal tidak lengkap, tidak ada pilihan)


3. Perhatikan tabel pengukuran variabel pencemaran air di bawah ini! (tabel tidak disertakan). Berdasarkan tabel di atas maka sungai yang mengalami pencemaran yang paling berat adalah ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4


4. Pencemaran tanah yang mengakibatkan pelepasan gas nitrogen dari tanah ke atmosfer terhambat menunjukkan bahwa pencemaran tanah tersebut menyebabkan terjadinya penurunan populasi bakteri tanah. Bakteri tersebut adalah bakteri yang terlibat dalam proses ....
A. Denitrifikasi
B. Amonifikasi
C. Nitrifikasi
D. Fiksasi nitrogen


5. Perhatikan grafik di bawah ini! (grafik tidak disertakan). Pernyataan yang benar tentang interaksi makhluk hidup berdasarkan grafik di atas adalah....
A. Spesies 1 dan spesies 2 bersifat komensalisme
B. Spesies 1 dan spesies 4 bersifat mutualisme
C. Spesies 2 dan spesies 3 bersifat kompetisi
D. Spesies 3 dan spesies 4 bersifat parasitisme


6. Apabila suatu sungai mengalami pencemaran di bagian hulunya, maka nilai parameter pencemaran lingkungan akan mengikuti pola pada grafik di bawah ini. Grafik yang menunjukkan pola untuk parameter BOD ditunjukkan oleh grafik nomor ...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4


7. Peristiwa terperangkapnya panas matahari di lapisan bumi sehingga suhu bumi meningkat dikenal dengan istilah ....
A. efek rumah kaca
B. hujan asam
C. penipisan lapisan ozon
D. rusaknya lapisan ozon


8. Perhatikan data di bawah ini! (Uap air, H₂S, CO₂, H₂SO₄, SO₂, ozon, CH₄, NH₄). Gas yang termasuk kelompok gas penyebab terjadinya efek rumah kaca adalah... .
A. 1, 3, 5 dan 7
B. 2, 4, 5 dan 7
C. 2, 4, 6 dan 8
D. 3, 5, 6 dan 8


9. Pada siklus nitrogen terdapat salah satu tahapan nitrogen dihasilkan dari proses dekomposisi senyawa organik yang berasal dari organisme yang mati. Proses dekomposisi tersebut menghasilkan nitrogen dalam bentuk...
A. NH₄⁺
B. NO₃⁻
C. NO₂⁻
D. N₂


10. Keseimbangan ekosistem akan tercapai apabila ...
A. terjadi perubahan ekosistem akibat bencana alam
B. tidak terjadi kematian pada semua komponen penyusun ekosistem
C. tidak terjadi gangguan terhadap semua komponen penyusun ekosistem
D. gangguan yang terjadi pada komponen ekosistem tidak menyebabkan perubahan peran dan fungsinya


11. Louis Pasteur berhasil menumbangkan teori Generatio spontanea karena percobaannya yang menggunakan ....
A. potongan daging segar
B. air kaldu ayam
C. botol berbentuk leher angsa
D. tabung ditutup kasa


12. Makhluk hidup tidak mengalami keracunan zat sisa metabolisme, karena tubuhnya memiliki proses....
A. Pernapasan
B. Asimilasi
C. Ekskresi
D. Reproduksi


13. Perhatikan gambar di bawah ini! (gambar tidak disertakan). Ciri makhluk hidup yang ditunjukkan oleh gambar tersebut adalah....
A. Berkembang biak
B. Memerlukan makanan
C. Tumbuh dan berkembang
D. Peka terhadap rangsang


14. Salah satu upaya untuk melindungi keanekaragaman hayati adalah menetapkan berbagai kawasan perlindungan, antara lain:

  1. Taman nasional

  2. Cagar alam

  3. Kebun raya

  4. Kebun binatang

  5. Taman safari

  6. Taman laut

  7. Suaka margasatwa
    Berikut ini yang bukan kawasan perlindungan ex situ adalah....
    A. 1 dan 2
    B. 1, 2, dan 6
    C. 1, 2, 6, dan 7
    D. 3, 4, 5, dan 6


15. Suatu hewan akan sangat rentan punah karena disebabkan beberapa faktor, kecuali....
A. jumlah populasi hewan tersebut kecil
B. memiliki kemampuan dispersal yang rendah
C. diburu manusia
D. wilayah jelajah yang sempit


16. Teori Harold Urey menyatakan bahwa, jika terjadi loncatan listrik dan radiasi sinar kosmis dengan zat-zat kimia di atmosfer akan terbentuk...
A. glukosa
B. karbohidrat
C. lemak
D. asam amino


17. Perbedaan yang sangat mendasar pada percobaan yang dilakukan oleh F. Redi dan L. Spallanzani terletak pada...
A. bahan yang digunakan
B. alat yang digunakan
C. prosedur kerja
D. kesimpulan yang dihasilkan


18. Proses perubahan bentuk energi kimia untuk berbagai aktivitas sebagai ciri makhluk hidup disebut...
A. nutrisi
B. respirasi
C. asimilasi
D. transportasi


19. Salah satu ciri khas makhluk hidup adalah melakukan ekskresi yang berarti...
A. pengaturan proses dalam tubuh
B. pembentukan energi melalui oksidasi zat
C. penyusunan zat pembentuk protoplasma sel
D. mengeluarkan sisa metabolisme dari dalam tubuh


20. Sifat yang dapat membedakan tumbuhan mangga sebagai makhluk hidup dengan batu sebagai benda mati adalah ...
A. bereproduksi
B. bergerak
C. memiliki struktur yang rumit
D. butuh energi


21. Teori asal usul kehidupan dibagi menjadi teori klasik dan teori modern. Tokoh teori klasik penentang abiogenesis yang menggunakan bahan percobaan berupa air kaldu adalah ...

  1. F. Redi

  2. L. Pasteur

  3. L. Spallanzani


22. Konsep hidup mempunyai ciri-ciri tertentu. Dalam menjaga kelangsungan hidup generasi berikutnya maka makhluk hidup memiliki ciri-ciri...

  1. bereaksi terhadap stimulus

  2. melakukan proses metabolisme

  3. berkembang biak


23. Ciri makhluk hidup yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan dan keberadaan jenis di habitatnya adalah ...
A. bergerak
B. berkembang biak
C. tumbuh
D. iritabilitas


24. Kuda dan sepeda motor merupakan alat transportasi manusia. Ciri berikut yang hanya dimiliki oleh kuda sebagai makhluk hidup adalah ...
A. bergerak
B. membutuhkan makanan
C. mengeluarkan zat sisa
D. merespon rangsangan