thumbnail

Materi OSN IPA 1. Besaran, Satuan dan Pengukuran

 


Bagian 1: Besaran Pokok dan Besaran Turunan

A. Besaran Pokok

Besaran pokok adalah besaran yang satuannya didefinisikan terlebih dahulu (tidak diturunkan dari besaran lain). Ada 7 besaran pokok dalam Sistem Internasional (SI):

No.Besaran PokokLambangSatuan (SI)Definisi Singkat
1Panjanglmeter (m)Jarak yang ditempuh cahaya dalam 1/299.792.458 detik.
2Massamkilogram (kg)Massa silinder platina-iridium di Sevres, Prancis (didefinisikan ulang dengan konstanta Planck).
3Waktutsekon (s)Durasi 9.192.631.770 periode radiasi atom cesium-133.
4SuhuTkelvin (K)1/273,16 dari suhu termodinamika titik tripel air.
5Kuat arus listrikIampere (A)Arus yang menghasilkan gaya 2×10⁻⁷ N/m antara dua kawat sejajar.
6Intensitas cahayaI_v (atau Iv)candela (cd)Intensitas cahaya monokromatik 540×10¹² Hz dengan daya 1/683 watt per steradian.
7Jumlah zatnmol (mol)Jumlah zat yang mengandung 6,02214076×10²³ entitas (bilangan Avogadro).

B. Besaran Turunan

Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok melalui rumus fisika. Contoh:

Besaran TurunanRumus (dalam besaran pokok)Satuan SINama Khusus
Luaspanjang × lebar (L²)-
Volumepanjang³ (L³)-
Kecepatanpanjang / waktu (L T⁻¹)m/s-
Percepatanpanjang / waktu² (L T⁻²)m/s²-
Gayamassa × percepatan (M L T⁻²)kg·m/s²Newton (N)
Tekanangaya / luas (M L⁻¹ T⁻²)N/m² = kg/(m·s²)Pascal (Pa)
Energigaya × panjang (M L² T⁻²)N·m = kg·m²/s²Joule (J)
Dayaenergi / waktu (M L² T⁻³)J/s = kg·m²/s³Watt (W)
Muatan listrikarus × waktu (I T)A·sCoulomb (C)
Tegangan listrikenergi / muatan (M L² T⁻³ I⁻¹)J/C = kg·m²/(A·s³)Volt (V)
Hambatantegangan / arus (M L² T⁻³ I⁻²)V/AOhm (Ω)
Frekuensi1/waktu (T⁻¹)s⁻¹Hertz (Hz)
Massa jenismassa / volume (M L⁻³)kg/m³-
Konsentrasijumlah zat / volume (L⁻³ N)mol/m³Molar (M) biasa mol/L

Bagian 2: Satuan Pokok dan Satuan Turunan

A. Satuan Pokok

Satuan pokok adalah satuan untuk besaran pokok. Tabel di atas sudah mencantumkannya. Selain SI, ada sistem satuan lain (cgs, imperial).

SistemPanjangMassaWaktuSuhuArus
SImeter (m)kilogram (kg)sekon (s)kelvin (K)ampere (A)
cgscentimeter (cm)gram (g)sekon (s)kelvin, celsiusampere (A)
Imperial (AS)foot (ft), inch (in)pound (lb)sekon (s)Fahrenheit (°F)ampere (A)

B. Satuan Turunan

Satuan turunan dibentuk dari satuan pokok. Contoh: m/s, m/s², N = kg·m/s², J = kg·m²/s², Pa = kg/(m·s²), dll.


Bagian 3: Sistem Satuan

A. Sistem Metrik

  • Sistem SI (Système International d'Unités) : Digunakan secara internasional, berbasis 10 (desimal). Ada 7 besaran pokok dan 22 besaran turunan dengan nama khusus.

  • Sistem cgs : Digunakan dalam fisika teoretis, satuan panjang = cm, massa = gram, waktu = sekon. Gaya dalam dyne (1 dyne = 10⁻⁵ N), energi dalam erg (1 erg = 10⁻⁷ J).

B. Sistem Imperial (Inggris)

  • Masih digunakan di Amerika Serikat, Myanmar, Liberia. Satuan panjang: inci, kaki (12 inci), yard (3 kaki), mil (5280 kaki). Massa: ounce, pound (16 ounce), ton. Suhu: Fahrenheit.

C. Sistem Alami (Natural Units)

  • Digunakan dalam fisika partikel dan kosmologi, menetapkan konstanta fundamental = 1 (misal: kecepatan cahaya c=1, konstanta Planck ħ=1). Tidak praktis untuk kehidupan sehari-hari.


Bagian 4: Standar Satuan

Standar satuan adalah acuan fisik atau definisi berdasarkan konstanta alam agar satuan bersifat universal dan tetap.

BesaranStandar Modern (berdasarkan konstanta fundamental)
Panjang (meter)Jarak yang ditempuh cahaya dalam ruang hampa selama 1/299.792.458 detik.
Massa (kilogram)Didefinisikan dengan konstanta Planck (h = 6,62607015×10⁻³⁴ J·s). Tidak lagi menggunakan benda fisik (IPK).
Waktu (sekon)9.192.631.770 periode radiasi transisi hiperhalus atom cesium-133.
Suhu (kelvin)Didefinisikan dengan konstanta Boltzmann (k = 1,380649×10⁻²³ J/K). Titik tripel air = 273,16 K.
Arus listrik (ampere)Didefinisikan dengan muatan elementer e = 1,602176634×10⁻¹⁹ C, di mana 1 A = 1 C/s.
Intensitas cahaya (candela)Daya 1/683 watt per steradian dari sumber monokromatik frekuensi 540×10¹² Hz.
Jumlah zat (mol)6,02214076×10²³ entitas (bilangan Avogadro).

Standar ini memungkinkan setiap laboratorium mengkalibrasi alatnya tanpa harus memiliki benda standar fisik.


Bagian 5: Konversi Satuan

A. Konversi dalam Satu Sistem (SI dengan awalan)

Awalan desimal (faktor 10ⁿ) digunakan untuk menyatakan kelipatan atau pecahan:

AwalanSimbolFaktorContoh
gigaG10⁹1 GHz = 10⁹ Hz
megaM10⁶1 MB = 10⁶ byte
kilok10³1 km = 1000 m
hektoh10²1 hl = 100 L
dekada10¹1 dam = 10 m
desid10⁻¹1 dm = 0,1 m
sentic10⁻²1 cm = 0,01 m
milim10⁻³1 mm = 0,001 m
mikroµ10⁻⁶1 µm = 10⁻⁶ m
nanon10⁻⁹1 nm = 10⁻⁹ m
pikop10⁻¹²1 pF = 10⁻¹² F

Konversi: 1 km = 1000 m = 10⁵ cm = 10⁶ mm.

B. Konversi Antar Sistem (SI ke Imperial, dll.)

KonversiRumusContoh
Panjang1 inci = 0,0254 m = 2,54 cm10 inci = 25,4 cm
1 kaki (ft) = 0,3048 m5 ft = 1,524 m
1 mil = 1,609344 km60 mph ≈ 96,56 km/h
Massa1 lb = 0,45359237 kg10 lb ≈ 4,536 kg
1 ounce = 28,3495 g8 oz ≈ 226,8 g
SuhuCelsius ke Fahrenheit: °F = (°C × 9/5) + 3225°C = 77°F
Fahrenheit ke Celsius: °C = (°F - 32) × 5/998,6°F = 37°C
Celsius ke Kelvin: K = °C + 273,150°C = 273,15 K
Volume1 L = 1000 cm³ = 0,001 m³2 L = 2000 mL
1 galon AS = 3,78541 L5 gal ≈ 18,93 L
Gaya1 N = 10⁵ dyne1 N ≈ 0,2248 lbf

C. Teknik Konversi (Faktor Satuan)

Kalikan dengan faktor satuan yang nilainya 1. Contoh:

Konversi 72 km/jam ke m/s:
72 km/jam = 72 × (1000 m / 1 km) × (1 jam / 3600 s) = 72 × 1000/3600 = 20 m/s.


Bagian 6: Alat Ukur Dasar

A. Pengukuran Panjang

AlatKetelitianCara BacaKegunaan
Mistar (penggaris)0,5 mm – 1 mmBaca skala pada ujung objek, hindari paralaks.Mengukur panjang kasar (buku, meja, panjang daun).
Jangka sorong0,05 mm atau 0,1 mmBaca skala utama (mm) + skala nonius (0,05 mm). 3 rahang: luar, dalam, kedalaman.Mengukur diameter dalam/luar tabung, ketebalan, kedalaman lubang.
Mikrometer sekrup0,01 mm (0,005 mm untuk digital)Skala utama (mm) + skala putar (0,01 mm). Ada ratchet untuk tekanan konstan.Mengukur benda sangat tipis (kertas, rambut, kawat halus, diameter sel? untuk biologi, mikrometer digunakan pada mikroskop dengan mikrometer okuler).

Cara membaca jangka sorong (nonius 0,05 mm):

  • Skala utama: lihat angka sebelum nol nonius, misal 2,4 cm = 24 mm.

  • Skala nonius: cari garis nonius yang tepat segaris dengan skala utama, misal garis ke-8 → 8 × 0,05 = 0,40 mm.

  • Hasil = 24,00 + 0,40 = 24,40 mm.

Cara membaca mikrometer:

  • Skala utama horizontal: 5,5 mm (jika selubung putar melewati angka 5,5).

  • Skala putar: garis ke-20 (20 × 0,01 = 0,20 mm).

  • Hasil = 5,50 + 0,20 = 5,70 mm.

B. Pengukuran Massa

AlatKegunaan
Neraca ohaus (tiga lengan, dua lengan)Mengukur massa benda hingga ketelitian 0,1 gram atau 0,01 gram. Digunakan di laboratorium.
Neraca digitalLebih presisi (0,001 g – 0,0001 g) untuk analisis sampel kecil (biokimia, fisiologi).
Neraca pegas (dinamometer)Mengukur berat (gaya), tetapi sering dikalibrasi dalam gram.

C. Pengukuran Waktu

AlatKetelitianKegunaan
Stopwatch mekanik/digital0,1 detik atau 0,01 detikMengukur interval waktu (laju detak jantung, waktu reaksi, laju pertumbuhan per waktu).
Jam atau timer1 detikPengukuran durasi umum.

D. Pengukuran Suhu

AlatKegunaan
Termometer air raksa/alkoholMengukur suhu ruang, air, inkubator. Batas -10 sampai 110°C.
Termometer digital thermocoupleRespons cepat, rentang luas, digunakan dalam fisiologi hewan.
Termometer infra merah (non-kontak)Mengukur suhu permukaan tubuh tumbuhan/hewan tanpa menyentuh.

E. Pengukuran Listrik (untuk fisiologi dan lingkungan)

AlatFungsi
AmperemeterMengukur kuat arus listrik (A, mA, µA). Dipasang seri dalam rangkaian.
VoltmeterMengukur beda potensial (tegangan) listrik (V, mV). Dipasang paralel.
Multimeter (AVO meter)Dapat digunakan sebagai amperemeter, voltmeter, ohmmeter (hambatan).
OsiloskopMengukur tegangan vs waktu, melihat bentuk gelombang (misal potensial aksi sel saraf).

Khusus biologi: Selain alat-alat di atas, pengukuran biologi juga menggunakan mikroskop (dengan mikrometer okuler dan mikrometer pentas) untuk mengukur panjang sel, diameter nukleus, dll.; spektrofotometer untuk konsentrasi pigmen (klorofil, protein); pH meter untuk keasaman medium; DO meter untuk oksigen terlarut; lux meter untuk intensitas cahaya.


Bagian 7: Ketidakpastian Hasil Pengukuran

A. Definisi

Ketidakpastian (uncertainty) adalah nilai yang menyatakan rentang di mana nilai benar (true value) suatu besaran diperkirakan berada. Pengukuran tidak pernah eksak karena keterbatasan alat, lingkungan, atau pengamat.

B. Jenis Ketidakpastian

JenisPenyebabDapat dikurangi?
SistematikKalibrasi alat salah, kesalahan titik nol, paralaks, pengaruh suhuYa, dengan kalibrasi ulang, perbaikan metode.
Acak (random)Fluktuasi statistik, getaran, perubahan kecil lingkungan, paralaks pengamat yang bervariasiDikurangi dengan pengulangan dan rerata.
Kesalahan kasar (blunder)Salah baca, salah catat, alat rusakDihilangkan dengan pengamatan teliti.

C. Menyatakan Ketidakpastian

1. Untuk pengukuran tunggal (alat analog)

  • Ketidakpastian mutlak = ½ × skala terkecil alat (untuk pengukuran dengan satu kali baca).

  • Contoh: Mistar dengan skala 1 mm → ketidakpastian = 0,5 mm. Hasil = (12,3 ± 0,5) mm.

  • Jangka sorong skala nonius 0,05 mm → ketidakpastian = 0,05 mm (sering dianggap setara dengan skala nonius).

  • Mikrometer 0,01 mm → ketidakpastian = 0,005 mm (atau 0,01 mm tergantung aturan).

2. Untuk pengukuran berulang (statistik)

  • Lakukan N kali pengukuran (N ≥ 10).

  • Hitung rata-rata (x̄) : x̄ = Σ xᵢ / N

  • Hitung simpangan baku (s) : s = √[ Σ (xᵢ - x̄)² / (N-1) ]

  • Ketidakpastian (standar error) = s / √N (untuk nilai rata-rata).

  • Hasil: x̄ ± (s/√N) pada tingkat kepercayaan 68% (jika distribusi normal).

D. Contoh penerapan:

Mengukur panjang daun 5 kali: 10,2 cm; 10,3 cm; 10,1 cm; 10,2 cm; 10,2 cm.
Rata-rata = 10,20 cm (ambil 2 desimal).
Simpangan baku s ≈ 0,07 cm.
s/√5 ≈ 0,03 cm.
Hasil = (10,20 ± 0,03) cm.

E. Penulisan hasil dan angka penting

  • Angka penting: Semua digit yang diketahui pasti + satu digit taksiran.

  • Aturan penulisan: Ketidakpastian biasanya ditulis dengan satu angka signifikan (kecuali jika angkanya 1 atau 2, boleh dua). Contoh: (12,34 ± 0,05) cm, bukan (12,34 ± 0,050) cm.

F. Ketidakpastian relatif

  • Ketidakpastian relatif = (ketidakpastian mutlak / nilai hasil) × 100%

  • Semakin kecil persentase, semakin teliti pengukuran.


Bagian 8: Penerapan Besaran dan Satuan dalam Mengukur Pertumbuhan dan Variabel Fisiologi pada Makhluk Hidup

A. Pengukuran Pertumbuhan

Pertumbuhan adalah pertambahan ukuran (panjang, tinggi, diameter, volume, massa) dalam waktu.

VariabelBesaranSatuanAlat UkurContoh Penerapan
Tinggi tanamanPanjangcm, mm, mMistar, jangka sorong (untuk bibit kecil), meteranMengukur tinggi padi setiap minggu.
Diameter batangPanjangcm, mmJangka sorong, pita diameter (diameter tape)Mengukur pertumbuhan sekunder pohon.
Luas daunLuascm², m²Planimeter, metode grid (hitung kotak), pemindaian + softwarePengaruh pupuk terhadap luas daun.
Perpanjangan akarPanjangmm, cmMistar atau scanner akarRespon akar terhadap air (hidrotropisme).
Massa tubuh (hewan, manusia)Massagram, kg, onsNeraca digital, timbangan badanLaju pertumbuhan anak ayam, berat badan bayi.
Volume buah / umbiVolumemL, L, cm³Pengukuran perpindahan air (archimedes) atau jangka sorong (elipsoid)Produksi tomat per tanaman.
Laju pertumbuhan spesifik1/waktu (T⁻¹)/hari, /jamDari perubahan massa atau panjang per waktuµ = (ln W₂ - ln W₁) / (t₂ - t₁).

B. Pengukuran Variabel Fisiologi

VariabelBesaranSatuanAlat UkurPenerapan
Laju fotosintesisLaju produksi O₂ atau serapan CO₂µmol O₂/(m²·s), mg CO₂/(dm²·jam)Infra red gas analyzer (IRGA), oksigen meter (Clark electrode)Pengaruh cahaya pada fotosintesis tanaman.
Laju transpirasiKehilangan air per luas daun per waktumol H₂O/(m²·s), g/(dm²·jam)Potometer, gas exchange systemRespon tanaman terhadap kekeringan.
Kandungan klorofilKonsentrasi pigmenµg/mL, mg/g daunSpektrofotometer (absorbansi 645, 663 nm)Menilai status nutrisi tanaman.
Suhu tubuh (homeostatis)Suhu°C, KTermometer digital, termokopel, termal kameraDemam (manusia), ektoterm vs endoterm.
Denyut jantung (hewan)Frekuensidenyut/menit (bpm)Stetoskop, EKG, pulse oximeter, heart rate monitorEfek olahraga, stres, suhu.
Laju respirasiKonsumsi O₂ atau produksi CO₂mL O₂/(g·jam), µmol CO₂/(g·s)Respirometer (Warburg, Gilson), CO₂ sensorMetabolisme basal hewan, respirasi tanah.
Potensial airTekanankPa, MPa (1 MPa = 10 bar)Psikrometer, pressure chamber (Scholander)Cekaman air pada tanaman.
Konduktansi stomataLaju uap air melewati stomatamol/(m²·s), mm/sPorometer, gas exchangeRespon terhadap kekeringan dan ABA.
pH cairan (darah, getah, medium)Konsentrasi ion H⁺-pH meter (elektroda gelas)Darah pH 7,4; getah vakuola tumbuhan.
Konsentrasi hormonMassa per volume, molaritasng/mL, µMELISA, HPLC (kromatografi cair), spektrofotometriMengukur auksin, ABA, giberelin.
Aktivitas enzimLaju perubahan substrat/produkµmol/(menit·mg protein)Spektrofotometer (kinetis)Efek suhu atau inhibitor pada enzim.
Potensial listrik membranTegangan (bed potensial)mVMikroelektroda (voltmeter)Potensial aksi sel saraf, potensial membran sel tumbuhan.
OsmolalitasKonsentrasi partikel osmotikmmol/kg (osmolar)Osmometer (penurunan titik beku)Pengaturan osmotik hewan, uji toleransi garam.

C. Contoh Studi Kasus Penerapan

  1. Menentukan laju pertumbuhan tinggi kecambah: Ukur tinggi (cm) setiap hari dengan mistar. Plot grafik waktu vs tinggi. Hitung laju (cm/hari) = selisih tinggi / selisih waktu.

  2. Menghitung laju fotosintesis menggunakan manometer (respirometer diferensial): Letakkan daun dalam ruang tertutup dengan buffer CO₂, ukur perubahan tekanan O₂. Konversi tekanan ke volume O₂ (PV = nRT). Satuan µmol O₂/(m²·s).

  3. Mengukur denyut jantung sebelum dan setelah aktivitas: Gunakan stopwatch hitung denyut per 15 detik, kalikan 4 (bpm). Bandingkan.

  4. Menentukkan potensial air daun dengan pressure chamber: Potong daun, masukkan ke dalam chamber, tekan dengan gas N₂. Catat tekanan saat xilem mengeluarkan air (MPa). Semakin negatif, semakin cekam air.

D. Pentingnya Ketelitian dan Konversi Satuan dalam Biologi

  • Kesalahan satuan bisa fatal: kebanyakan laboratorium biologi menggunakan metrik (mm, mg, µL, mM). Perhatikan konversi dari liter ke mL, gram ke mg, molar ke milimolar.

  • Faktor 10⁻³, 10⁻⁶ sangat umum dalam biologi (sel berdiameter µm, konsentrasi hormon nM).

  • Ketidakpastian harus dilaporkan dalam jurnal ilmiah. Contoh: Laju fotosintesis = 12,3 ± 0,5 µmol CO₂/(m²·s), n=5.


Soal HOTS


Soal Nomor 1

Tino mendefinisikan skala baru termometer, dengan satuan °T. Ditentukan bahwa temperatur 10 °C sama dengan 0 °T dan 40 °C sama dengan 60 °T. Dengan demikian, pada tekanan 1 atm air mendidih pada temperatur … °T.

A. 120
B. 150
C. 180
D. 200


Soal Nomor 2

Sebuah neraca memiliki nilai skala terkecil 0,1 gram. Contoh penulisan yang benar hasil pengukuran massa benda menggunakan neraca tersebut adalah … gram.

A. 23,7 ± 0,1
B. 15,20 ± 0,05
C. 7,25 ± 0,01
D. 5,0 ± 0,1


Soal Nomor 3

Amin dan Iman berjalan searah secara konstan 2 langkah per detik. Mula-mula mereka berdampingan. Setelah 20 detik Amin berada 2 meter di depan Iman. Jika lebar langkah Amin 32 cm, lebar langkah Imam … cm.

A. 22
B. 24
C. 25
D. 27


Soal Nomor 4

Pada tekanan 1 atm suhu air mendidih yang terukur oleh sebuah termometer adalah 80 derajat. Saat digunakan untuk mengukur air bersuhu 60 °C, termometer ini menunjukkan hasil pengukuran sebesar 52 derajat. Pada tekanan 1 atm air membeku pada suhu … derajat.

A. -20
B. -14
C. 10
D. 20


Soal Nomor 5

Berikut ini merupakan satuan panjang atau jarak yang biasa digunakan:

  1. mile

  2. inch

  3. foot

  4. meter

Satuan jarak yang merupakan sistem metrik atau sistem satuan internasional ditunjukkan oleh nomor ...

A. 4
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 1, 2, 3 dan 4


Soal Nomor 6

Seorang anak mengendarai sepeda dengan kecepatan konstan. Di satu titik pada permukaan ban belakang sepeda disempotkan cat berwarna terang. Dilihat dari belakang, titik cat berwarna terang itu bergerak naik turun sebanyak 5 kali dalam 2 detik. Jika radius roda belakang 32 cm, besar kecepatan sepeda itu adalah .... ....

(Jawaban berupa angka)


Soal Nomor 7

Seorang ahli merancang termometer yang memiliki titik tetap bawah 10 °T. Pada tekanan 1 atm, air bersuhu 50 °C terukur sama dengan 50 °T, air mendidih pada suhu … °T.

A. 110
B. 100
C. 90
D. 80


Soal Nomor 8

Sebuah bola kecil dari plastik mula-mula ditahan di dasar sebuah bejana berisi air, kemudian dilepaskan. Bola itu bergerak dari dasar bejana sampai di ketinggian 25 cm dalam waktu 0,5 detik sejak dilepaskan. Percepatan gravitasi di tempat itu 10 m/s². Jika massa bola itu 5 g dan gesekan oleh air dapat diabaikan, maka volume bola sama dengan .... ....

(Jawaban berupa angka)


Soal Nomor 9

Untuk mengukur laju transpirasi melalui daun dilakukan percobaan dengan menggunakan fotometer. Hasil percobaan pengukuran kecepatan transpirasi didapatkan data sebagai berikut:

Luas Daun (cm²)Volume air yang hilang (mL)Waktu (menit)
10248163264124248496
2059153668120212490989

Berdasarkan data di atas maka kecepatan transpirasi tanaman adalah... .

A. 0,36 mL/cm².menit
B. 0,55 mL/cm².menit
C. 3,6 mL/cm².menit
D. 5,5 mL/cm².menit

Soal MOTS

1. Pada pengukuran mulur panjang suatu logam, grafik perubahan panjang terhadap perubahan temperatur yang paling mungkin adalah ....
(Gambar grafik A, B, C, D tidak disertakan)


2. Satuan suhu "A didefinisikan dengan menggunakan titik bawah 10 "A untuk es yang mencair pada tekanan udara 1 atm dan titik atas 90 "A untuk air yang menguap pada tekanan udara 1 atm. Jika suatu benda memiliki suhu 25 °C, suhu benda itu dalam satuan "A adalah ....
A. 28
B. 30
C. 35
D. 42


3. Suhu di bawah ini yang paling tinggi adalah ....
A. 30 °C
B. 40 °R
C. 90 °F
D. 300 K


4. Besaran fisis berikut memiliki dimensi yang sama dengan besaran pokok, kecuali ....
A. gaya tarik bumi
B. perpindahan
C. tinggi badan
D. umur bintang


5. Menurut Harold Urey bahwa di ruang angkasa (atau "di raya" - kemungkinan maksudnya di alam semesta) kaya akan zat-zat kimia yang bila terkena bunga api listrik bertegangan tinggi menjadi asam amino sebagai bahan dasar makhluk hidup. Zat-zat tersebut adalah. ...
A. Metana, amoniak, hidrogen, dan air
B. Metana, karbondioksida, air dan hidrogen
C. Amoniak, hidrogen, oksigen dan air
D. Amoniak, metana, air dan nitrogen


6. Jika cepat rambat gelombang longitudinal dalam zat padat adalah ν = √(y/ρ) dengan y modulus Young dan ρ massa jenis zat padat, maka modulus Young dapat dinyatakan dalam satuan …
a. N.m²
b. N.m
c. N/m²
d. N/m
Jawab C (N/m²)


7. Ketika panjang sebuah benda diukur dengan jangka sorong, tampak posisi skala utama dan skala nonius jangka sorong tersebut seperti pada gambar di samping ini. Jika ketidakpastian mutlak untuk satu kali pengukuran di atas adalah setengah dari nilai skala terkecil, maka hasil ukur tersebut dalam satuan SI adalah ....
a. (34,7 ± 0,5) x 10⁻³ m
b. (34,7 ± 0,05) x 10⁻² m
c. (34,7 ± 0,005) x 10⁻³ m
d. (34,7 ± 0,005) x 10⁻² m
Jawab A


8. Sebuah kubus dimasukkan ke dalam gelas ukur yang berisi air seperti pada gambar di samping ini. Volume kubus adalah …
a. 5,0 x 10⁻⁵ m³
b. 5,0 x 10⁻⁴ m³
c. 5,0 x 10⁻³ m³
d. 5,0 x 10⁻² m³
Jawab A


9. Kelompok besaran fisika yang terdiri dari skalar dan vektor adalah ….
a. kecepatan, momentum, posisi
b. gaya, posisi, massa
c. energi, usaha, kalor jenis
d. temperatur, tekanan, daya
Jawab A


10. Massa 2 liter minyak goreng yang massa jenisnya 0,8 gr/cm³ adalah ….
a. 0,8 kg
b. 1,6 kg
c. 8,0 kg
d. 16,0 kg
Jawab A
Diketahui: V = 2 liter = 2000 cm³, ρ = 0,8 gr/cm³, m = ρ.V = 0,8 × 2000 = 1600 gram = 1,6 kg (Catatan: jawaban yang tertulis A (0,8 kg) tampaknya keliru, seharusnya 1,6 kg. Namun sesuai naskah, jawab A)


11. Berikut ini yang merupakan pasangan besaran pokok dan satuannya yang sesuai adalah . . .
A. gaya - joule
B. gaya - newton
C. arus listrik - ampere
D. tekanan - pascal


12. Satuan usaha adalah Nm. Satuan tersebut setara dengan
A. 10 gr cm s⁻¹
B. 10 gr cm s⁻¹ (duplikat)
C. 1 kg m s⁻¹
D. 1 kg m s⁻¹ (duplikat)
(Soal ini kemungkinan memiliki pilihan yang sama, tidak jelas)


13. Segumpal lilin plastisin dimasukkan ke dalam gelas ukur yang berisi air. Keadaan gelas ukur sebelum dan sesudah diisi plastisin ditunjukkan pada gambar di bawah. Jika lilin plastisin tersebut diubah menjadi berbentuk balok, maka ukuran balok yang tepat adalah
A. 10 cm x 5 cm x 5 cm
B. 10 cm x 3 cm x 1 cm
C. 30 cm x 5 cm x 2 cm
D. 10 cm x 4 cm x 2 cm


14. Gambar di samping ini adalah bacaan suatu alat ukur bernonius pada pengukuran panjang balok. Penulisan yang tepat untuk hasil pengukuran adalah . . .
A. 0,77 skala utama
B. 7,65 skala utama
C. 6,72 skala utama
D. 7,77 skala utama


15. Pernyataan yang benar mengenai besaran-besaran fisis berikut adalah ...
A. gaya merupakan besaran vektor dan perpindahan merupakan besaran skalar
B. tekanan merupakan besaran vektor dan temperatur merupakan besaran skalar
C. perpindahan merupakan besaran vektor dan tekanan merupakan besaran skalar
D. tekanan merupakan besaran vektor dan laju merupakan besaran skalar


16. Panjang, lebar dan tinggi sebuah balok berturut-turut adalah 40 mm, 30 mm dan 20 mm. Jika massa balok adalah 21,6 g maka massa jenis balok tersebut sama dengan ...
A. 0,9 g/mm³
B. 0,9 g/cm³
C. 1,1 g/mm³
D. 1,1 g/cm³


17. Dalam hal elastisitas bahan ada konsep modulus Young yaitu perbandingan tekanan dan regangan. Tekanan adalah perbandingan gaya dengan luas permukaan, dan regangan adalah perbandingan perubahan panjang dengan panjang mula-mula. Dengan demikian, dalam SI satuan modulus Young adalah ... .
A. kg.m/s²
B. kg/m.s²
C. m/kg.s²
D. kg.s²/m


18. Dalam pengukuran kita tidak mengetahui dengan pasti nilai besaran yang diukur karena hasil ukur ada di dalam batas rentang nilai tertentu. Dengan kata lain, hasil ukur selalu mengandung nilai ketidakpastian. Salah satu penyebab ketidakpastian hasil ukur adalah kesalahan posisi mata melihat skala alat ukur pada saat pengukuran dilakukan. Kesalahan yang disebut terakhir itu adalah kesalahan... .
A. mutlak
B. relatif
C. nilai skala terkecil
D. paralaks


19. Besaran yang memiliki satuan kg.m¹.s⁻² adalah ... .
A. tekanan
B. energi
C. momentum
D. percepatan


20. Perhatikan tabel berikut ini.

NoBesaran FisikaSatuan
1AMeter
2massaB
3CSekon
4D
5gayaE

Untuk melengkapi data tabel di atas dengan satuan Sistem Internasional (SI), maka A, B, C, D, dan E berurutan adalah ... .
A. volume, kilogram, suhu, luas, meter
B. panjang, kilogram, waktu, luas, newton
C. panjang, kilogram, volume, luas, joule
D. panjang, newton, waktu, volume, meter


21. Dua buah besaran yang dapat memiliki satuan yang sama tetapi konsep fisisnya berbeda adalah... .
A. gaya dan momentum
B. energi dan gaya
C. energi potensial dan energi kinetik
D. energi dan momentum


22. Jika hasil pengukuran tebal suatu plat adalah 8,25 mm, maka ketidakpastian relatif hasil pengukuran itu adalah ....
(Soal tidak lengkap, tidak ada pilihan)


23. Dari persamaan (P + a/V²)(V - b) = cT dengan P adalah tekanan, V volume, T temperatur mutlak, a, b, dan c merupakan konstanta. Dimensi a adalah ....
(Soal tidak lengkap, tidak ada pilihan)


24. Sebuah jangka sorong digunakan untuk melakukan pengukuran berulang diameter sebuah tabung, didapat hasil seperti dalam tabel berikut:

No.12345678910
d (cm)9,989,989,999,989,989,979,999,999,989,98

Hasil pengukuran diameter tabung menurut data pada tabel di atas adalah ....
(Soal tidak lengkap, tidak ada pilihan)


25. Dalam suatu percobaan sederhana seorang siswa mengukur kuat arus listrik yang melewati suatu beban, yang nilai sebenarnya 2,0 A. Tetapi bila diukur menggunakan suatu amperemeter selalu terbaca 2,2 A. Kesalahan tersebut dapat diatasi dengan ....
(Soal tidak lengkap, tidak ada pilihan)


26. Jika dalam persamaan A = √(BC), besaran B memiliki satuan kg m/s² dan satuan C adalah g/cm, maka besaran A adalah ....
(Soal tidak lengkap, tidak ada pilihan)


27. Besaran di bawah ini yang merupakan besaran turunan dan sekaligus merupakan besaran vektor adalah ...
A. kuat arus listrik, gaya, kecepatan
B. gaya, usaha, percepatan
C. gaya berat, percepatan gravitasi, medan listrik
D. temperatur, kelajuan, panjang lintasan


28. Panjang sebuah benda diukur dengan jangka sorong yang nilai skala utama terkecilnya 1 mm dengan 19 skala utama dibuat menjadi 20 skala nonius. Nilai pembacaan yang mungkin adalah ...
A. 6,60 cm
B. 6,6 cm
C. 66 mm
D. 66,04 mm


29. Bacaan pengukuran tegangan oleh voltmeter dengan nilai skala maksimum 300 mV ditunjukkan oleh gambar berikut: (gambar tidak disertakan). Cara penulisan nilai bacaan yang tepat adalah ...
A. (255 ± 5) mV
B. (255 ± 10) mV
C. (265 ± 5) mV
D. (265 ± 10) mV

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments