Institusi sosial (atau lembaga kemasyarakatan) adalah sistem norma, aturan, dan tata cara yang terorganisir untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Ketika terjadi penyimpangan sosial, institusi sosial-lah yang berperan sebagai "penjaga ketertiban" melalui fungsi kontrol sosial. Materi ini akan membahas secara sistematis bagaimana institusi sosial (sosial, budaya, ekonomi, politik) menangani penyimpangan sosial.
1. Pengertian Penyimpangan Sosial yang Berkaitan dengan Fungsi dan Peran Kelembagaan Sosial
Penyimpangan sosial (deviance) adalah perilaku yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku dalam suatu masyarakat.
Hubungan dengan kelembagaan sosial:
Institusi sosial menetapkan batasan perilaku (yang dianggap normal vs menyimpang)
Ketika terjadi penyimpangan, institusi sosial mengaktifkan mekanisme kontrol (sanksi, rehabilitasi, atau penghukuman)
Tanpa institusi sosial, tidak akan ada standar untuk mengukur penyimpangan
Contoh: Seorang siswa bolos sekolah. Institusi pendidikan (sebagai kelembagaan sosial) memiliki aturan kehadiran. Penyimpangan ini memicu peran guru dan pihak sekolah untuk memberikan sanksi.
2. Jenis-jenis Penyimpangan Sosial
| Jenis | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Penyimpangan Primer | Menyimpang tetapi tidak berkelanjutan, pelaku masih bisa kembali normal | Seseorang yang pernah mencuri karena lapar, lalu tidak mengulangi |
| Penyimpangan Sekunder | Menyimpang yang menjadi gaya hidup atau identitas pelaku | Pecandu narkoba, residivis kriminal |
| Penyimpangan Positif | Menyimpang tetapi membawa dampak baik bagi masyarakat | Aktivis yang melawan kebijakan tidak adil dengan cara damai |
| Penyimpangan Negatif | Menyimpang yang merugikan masyarakat | Korupsi, perkelahian massal, perusakan fasilitas umum |
3. Faktor-faktor Penyebab Timbulnya Penyimpangan Sosial
| Faktor | Penjelasan |
|---|---|
| Faktor Internal | Kepribadian lemah, rendahnya kontrol diri, gangguan psikologis |
| Faktor Eksternal | Keluarga broken home, pergaulan toksik, lingkungan kumuh, media sosial negatif |
| Faktor Ekonomi | Kemiskinan, pengangguran, ketimpangan sosial |
| Faktor Budaya | Konflik norma (akulturasi yang gagal), lemahnya sosialisasi nilai |
| Faktor Struktural | Birokrasi yang korup, penegakan hukum tidak tegas |
Teori Relevan: Teori Anomie (Emile Durkheim & Robert Merton) – penyimpangan terjadi ketika ada kesenjangan antara tujuan budaya dan sarana yang tersedia.
4. Peranan dan Fungsi Kelembagaan Sosial di Masyarakat dalam Menangani Penyimpangan Sosial
A. Kelembagaan Sosial (Keluarga, Pendidikan, Agama)
| Institusi | Fungsi | Peran dalam Penanganan Penyimpangan |
|---|---|---|
| Keluarga | Sosialisasi primer, pembentukan karakter | Memberi kasih sayang, pengawasan, komunikasi terbuka, keteladanan |
| Pendidikan | Transfer pengetahuan & nilai | Aturan sekolah, BK, kegiatan ekstrakurikuler, pendidikan karakter |
| Agama | Pedoman moral dan spiritual | Pengajian/ibadah rutin, konseling agama, penguatan nilai kejujuran |
B. Kelembagaan Budaya
| Fungsi | Peran dalam Penanganan Penyimpangan |
|---|---|
| Mempertahankan norma adat | Sanksi adat (misal: dikucilkan, denda adat, upacara pemulihan nama baik) |
| Melestarikan nilai luhur | Menginternalisasi rasa malu (shame culture) sebagai kontrol sosial |
C. Kelembagaan Ekonomi
| Fungsi | Peran dalam Penanganan Penyimpangan |
|---|---|
| Memenuhi kebutuhan material | Mencegah penyimpangan berbasis ekonomi (korupsi, pencurian, monopoli) melalui pengawasan pasar, etika bisnis, dan sanksi pelanggaran ekonomi |
D. Kelembagaan Politik
| Fungsi | Peran dalam Penanganan Penyimpangan |
|---|---|
| Mengatur kekuasaan dan hukum | Membuat aturan (legislasi), menegakkan hukum (yudikatif & eksekutif), memberikan sanksi pidana bagi penyimpang |
5. Strategi untuk Memecahkan Masalah yang Berkaitan dengan Fungsi dan Peran Kelembagaan Sosial dalam Menangani Penyimpangan Sosial
Strategi Preventif (Pencegahan)
Penguatan sosialisasi nilai sejak usia dini di keluarga dan sekolah
Pemberdayaan komunitas (karang taruna, remaja masjid)
Program ketahanan keluarga (konseling pranikah, parenting class)
Strategi Represif (Penindakan)
Sistem sanksi progresif di sekolah (teguran lisan, surat peringatan, skorsing, dikembalikan ke orang tua)
Konseling wajib bagi pelaku penyimpangan ringan
Strategi Kuratif (Pemulihan)
Rehabilitasi bagi penyimpangan seperti narkoba
Restorative justice (keadilan restoratif) di tingkat komunitas
Contoh Program:
Sekolah membentuk tim anti-bullying
Desa memberlakukan "jaga desa" dan ronda malam
6. Strategi untuk Memecahkan Masalah yang Berkaitan dengan Fungsi dan Peran Kelembagaan Politik dalam Menangani Penyimpangan Sosial
A. Strategi Hukum Formal
Penegakan hukum yang tegas dan tidak diskriminatif (effectiveness of law)
Percepatan proses peradilan untuk memberi efek jera
Peningkatan kualitas aparat (polisi, jaksa, hakim)
B. Strategi Kelembagaan
Reformasi birokrasi untuk memberantas korupsi dan kolusi
Ombudsman dan lembaga pengaduan publik untuk mengawasi kinerja negara
Desentralisasi kekuasaan agar penanganan masalah lebih cepat di daerah
C. Strategi Partisipasi Publik
Legislasi yang partisipatif (masyarakat dilibatkan dalam pembuatan peraturan)
Pendidikan politik untuk meningkatkan kesadaran hukum warga
Contoh Kasus:
Pemerintah membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangani penyimpangan korupsi yang tidak bisa ditangani kepolisian biasa.
7. Strategi untuk Memecahkan Masalah yang Berkaitan dengan Fungsi dan Peran Kelembagaan Ekonomi dalam Menangani Penyimpangan Sosial
A. Strategi Pencegahan Ekonomi
| Masalah Ekonomi Pemicu Penyimpangan | Strategi |
|---|---|
| Kemiskinan & pengangguran | Padat karya, pelatihan kerja, UMKM, kartu prakerja |
| Kesenjangan pendapatan | Subsidi tepat sasaran, pajak progresif, jaminan sosial |
| Lemahnya etika bisnis | Sertifikasi etika usaha, whislteblower system |
B. Strategi Penanganan Penyimpangan Ekonomi
Penyimpangan dalam pasar (monopoli, harga curang, penimbunan):
Peran aktif Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)
Sanksi administratif dan pidana ekonomi
Penyimpangan ketenagakerjaan (eksploitasi buruh, PHK sepihak):
Pengawasan ketat oleh Dinas Tenaga Kerja
Penguatan serikat buruh sebagai kontrol sosial
C. Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Bank wakaf mikro atau koperasi syariah untuk mencegah rentenir
Program desa mandiri (BUMDes) untuk menyerap tenaga kerja lokal
Contoh Keberhasilan:
Program KUR (Kredit Usaha Rakyat) menurunkan angka penyimpangan sosial karena warga memiliki aksus ekonomi legal.
Soal 1: Pengertian dan
jenis penyimpangan sosial
1. Penyimpangan sosial
adalah
A. tingkah laku atau perbuatan yang melanggar aturan dan ajaran agama
B. perilaku yang tidak sesuai dengan hukum agama yang dianut
C. tingkah laku atau perbuatan yang tidak diakui masyarakat
D. perilaku yang melanggar nilai dan norma sosial yang berlaku di masyarakat
2. Dampak negatif
dari aksi demonstrasi adalah....
A. sebagai wadah pelampiasan kekecewaan
B. mengganggu kestabilan pemerintahan
C. menaikkan citra bangsa di dunia internasional
D. merusak kepribadian masyarakat pada umumnya
3. Contoh
penyimpangan sosial pelajar yang terdapat di dalam lingkungan keluarga adalah .
A. mencuri dan melakukan penipuan
B. melawan orang tua dan pulang larut malam
C. cheating dan perkelahian pelajar
D. berbohong dan penyalahgunaan narkotika
4. Perbuatan yang
tidak diterima bahkan disikapi negatif oleh masyarakat karena dianggap
melanggar nilai dan norma yang berlaku, meskipun perbuatan tersebut tidak
melanggar hukum disebut dengan …
A. perilaku menyimpang
B. perilaku kriminal
C. perbuatan amoral
D. perbuatan normatif
5. Sekelompok
remaja tertangkap tangan melakukan aksi corat-coret tembok salah satu gedung
milik pemerintah kota. Saat petugas bertanya alasan para remaja melakukan aksi
corat-coret tersebut, mereka menjawab hanya iseng karena ingin diakui eksistensinya.
Perbuatan mereka termasuk ke dalam perilaku... .
A. menyimpang kelompok
B. menyimpang individu
C. normatif kelompok
D. normatif individu
6. Perhatikan
pernyataan berikut ini!
(1) Kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang
(2) Seseorang yang menjadi residivis karena melakukan pencurian
(3) Siswa yang terlambat masuk sekolah
(4) Perilaku melanggar rambu-rambu lalu lintas, dan mengebut di jalanan
Berdasarkan pernyataan diatas, manakah yang termasuk penyimpangan sekunder ?
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 3 dan 4
7. Akibat bergaul
dengan teman yang sering melakukan perbuatan melawan hukum, Diko ikut-ikutan
mulai berani melanggar aturan. Hal ini menunjukkan jenis penyimpangan sosial...
A. primer
B. sekunder
C. individu
D. kelompok
8. Perhatikan
pernyataan di bawah ini!
(1) Kebiasaan mabuk-mabukan, penggunaan obat-obatan terlarang
(2) Seseorang yang menjadi residivis karena melakukan pencurian
(3) Siswa yang terlambat masuk sekolah
(4) Perilaku melanggar rambu-rambu lalu lintas, dan mengebut di jalanan
Berdasarkan pernyataan diatas, manakah yang termasuk penyimpangan sekunder?
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 3 dan 4
9. Plagiarisme
dalam dunia pendidikan adalah salah satu bentuk penyimpangan sosial.
Pernyataan A: Plagiarisme adalah tindakan yang melanggar etika akademik karena
mengambil karya cipta orang lain tanpa ijin. Dampaknya siswa bisa dikeluarkan
dari sekolah karena dianggap tidak jujur dan akhirnya mengasingkan diri secara
sosial.
Pernyataan B: Perilaku plagiarisme pada dasarnya adalah suatu penyimpangan
primer yang dilakukan oleh seorang individu.
Berdasarkan pernyataan di atas, hubungan dua pernyataan yang tepat adalah
A. pernyataan A benar, pernyataan B benar, ada hubungan
B. pernyataan A benar, pernyataan B benar, tidak ada hubungan
C. pernyataan A benar, pernyataan B salah, tidak ada hubungan
D. pernyataan A salah, pernyataan B benar, tidak ada hubungan
10. Tindakan korupsi yang dilakukan oknum aparat negara terjadi karena ringannya sanksi hukum dan sistem keuangan yang mendorong terjadinya korupsi.
Korupsi termasuk kategori perilaku menyimpang sekunder karena dilakukan secara berkelompok, berulang-ulang dan terjadi secara sistemik.
Hubungan kedua pernyataan tersebut
adalah...
Soal 2: Faktor penyebab
penyimpangan sosial
1. Penyebab
terjadinya tawuran yang sering terjadi di kalangan pelajar adalah… .
A. pelajar sering menjadi berita televisi
B. tidak bisa mengendalikan emosi
C. penghargaan terhadap para pelajar berkurang
D. hilangnya persahabatan antar pelajar
2. Di antara
contoh perilaku berikut, yang sesuai dengan teori pembelajaran menyimpang
adalah .
A. sekelompok siswa melakukan aksi corat-coret tembok karena meyakini perbuatan
tersebut merupakan kegiatan remaja sebayanya
B. seorang anak menjadi perokok karena dia melihat orang-orang di sekitarnya
melakukan hal yang sama
C. sekelompok suporter sepak bola melakukan aksi pelemparan botol karena tidak
puas dengan kepemimpinan wasit pertandingan
D. seorang mantan pecandu narkoba memutuskan untuk bergabung dalam gerakan anti
narkoba setelah mengikuti program rehabilitasi kecanduan narkoba
3. Didit merupakan
siswa teladan saat masih di SMA. Perilaku Didit berubah karena pergaulan dengan
teman-teman yang bermasalah. Akibat pergaulan tersebut, Didit sering
mabuk-mabukan dan bolos kuliah sehingga prestasinya anjlok. Berdasarkan
pernyataan tersebut, faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial
adalah… .
A. Ketidakharmonisan orang tua
B. Kegagalan adaptasi norma dan nilai
C. Sosialisasi sub kebudayaan menyimpang
D. Sosialisasi tidak sempurna
4. Pada saat di
kelas 7 Ali adalah siswa pandai dan rajin masuk sekolah. Namun saat berada di
kelas 8, Ali berada satu kelas dengan Andi yang terkenal sebagai siswa yang
suka membolos. Akhirnya Ali mengikuti jejak Andi. Dari cerita tersebut, yang
menjadi penyebab terjadinya penyimpangan sosial karena ...
A. proses labelling
B. differential association
C. rebellion (pemberontakan)
D. konformitas
5. Perundungan
sering terjadi di lingkungan sekolah. Aktivitas ini biasanya melibatkan
siswa-siswa yang memiliki permasalahan tertentu dalam hubungan pertemanan.
Berikut ini merupakan faktor eksternal yang dapat mendorong terjadinya
perundungan adalah
A. persaingan antarkelompok siswa
B. kesalahpahaman siswa junior dan senior
C. lemahnya pengawasan sekolah terhadap siswa
D. keinginan siswa yang tidak terpenuhi
6. Penggunaan
narkoba di kalangan remaja dapat terjadi karena rasa ingin tahu dan
bereksperimen terhadap hal baru sehingga akhirnya menjadi kecanduan. Faktor
penyebab terjadinya penyimpangan sosial tersebut adalah ….
A. perubahan nilai dan norma
B. sosialisasi tidak sempurna
C. kondisi perekonomian
D. stigma negatif atau labelling
7. Permasalahan
yang terjadi akibat proses sosialisasi yang tidak sempurna ditunjukkan oleh
pernyataan…
A. kerusuhan dalam suatu pergelaran konser akibat penonton saling
dorong-mendorong
B. konflik antar dua kelompok pemuda akibat perebutan lahan parkir
C. warga bantaran kali terbiasa menggunakan air kali untuk mandi dan mencuci
D. demonstrasi buruh menuntut peningkatan upah dan perbaikan kondisi kerja
8. Setelah Orde
Baru, pemerintah melakukan gerakan reformasi birokrasi secara intensif. Namun
demikian, masih banyak kalangan yang menolak usaha reformasi birokrasi
tersebut. Alasan penolakan tersebut karena...
A. konflik kepentingan
B. hambatan ideologis
C. sikap tradisional
D. gejolak masyarakat
Soal 3: Peranan
kelembagaan sosial, budaya, ekonomi, politik dalam menangani penyimpangan
sosial
1. Manakah lembaga
sosial yang paling efektif untuk mencegah, menangkal dan menanggulangi
penyimpangan sosial tawuran pelajar ?
A. Keluarga
B. Agama
C. Politik
D. Sosial
2. Penertiban PKL
adalah bentuk kontrol sosial. Usaha manakah yang tidak selaras dengan kegiatan
penertiban PKL?
A. Menjaga ketertiban umum
B. Meningkatkan kebersihan kota
C. Memberdayakan pengusaha kecil
D. Memanfaatkan fasilitas publik
3. Banyaknya
berita hoaks, pencemaran nama baik dan perundungan (bullying) yang terjadi di
media sosial mendorong pemerintah mengeluarkan UU Informasi dan Transaksi
Elektronik (UU ITE). Hal ini merupakan bentuk akomodasi yang disebut ...
A. arbitrasi
B. mediasi
C. koersif
D. ajudikasi
4. Konflik yang
terjadi antarpendukung paslon kepala daerah saat ini berkembang tidak hanya
terjadi di dunia nyata namun juga terjadi di dunia maya. Perdebatan yang
dilakukan melalui kanal media sosial acapkali mendorong permasalahan semakin
melebar dan mengganggu proses pemilihan kepala daerah yang akan dilakukan.
Berdasarkan kondisi tersebut, disadari bahwa masih ada kelemahan dalam proses
mitigasi konflik utamanya saat menjelang pesta demokrasi. Pernyataan yang
paling tepat menunjukkan evaluasi terhadap upaya pencegahan dalam konflik di
dunia maya tersebut adalah
A. minimnya penegakan aturan dalam mengatasi masalah komunikasi politik
B. terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap proses komunikasi politik
C. minimnya sosialisasi tentang kebijakan cara berinteraksi politik
D. terbatasnya sarana dan prasarana pendukung komunikasi masyarakat
5. Perhatikan
kasus di bawah ini!
(1) Pengendara motor harus menggunakan helm dan menyalakan lampu
(2) Masyarakat saling bergotong royong memperbaiki sarana ibadah
(3) Setiap bulan konsumen/pelanggan PLN membayar rekening listrik
(4) Penggerebekan kos-kosan yang dijadikan sarang bandar narkoba oleh warga
Berdasarkan kasus di atas, kasus mana yang termasuk tahap terakhir dalam
terciptanya keteraturan sosial…
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
Soal 4: Strategi
pemecahan masalah terkait fungsi dan peran kelembagaan sosial, politik, dan
ekonomi dalam menangani penyimpangan sosial
1. Pemerintah
Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan lomba permainan tradisional engrang yang
melibatkan perwakilan siswa sekolah dasar untuk melestarikan
permainan-permainan tradisional yang tersisih oleh permainan modern. Pernyataan
tersebut merupakan fungsi . . . dalam membentuk…
A. interaksi; keselarasan
B. sosialisasi; kepribadian
C. pranata; norma
D. pemerintah; kedisiplinan
2. Berikut ini
adalah contoh kemajuan terencana di lingkungan masyarakat:
A. peduli bencana
B. internet masuk desa
C. urbanisasi
D. peniruan budaya asing
3. Awal tahun
2011, di negara-negara Arab terjadi pergolakan politik secara cepat. Proses
tersebut dikenal dengan istilah...
A. Evolusi
B. Revolusi
C. Reformasi
D. Restorasi
4. Rencana
pembangunan jaringan jalan tol di berbagai daerah merupakan kebijakan sistem
transportasi dalam mengantisipasi kemacetan lalu lintas. Kebijakan antisipatif
tersebut didasarkan pada pertimbangan...
A. penerapan teknologi
B. pemerataan penduduk
C. orientasi ke masa depan
D. orientasi kesejahteraan
5. Berikut ini
beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa empati terhadap orang
lain adalah ….
A. Amri mengunjungi tetangga yang sedang sakit dan meminjamkan uang dengan
syarat mengembalikan lebih
B. Fani mengunjungi korban banjir dan berfoto di lokasi bencana tanpa
memberikan bantuan
C. Tifani memberi makan anak jalanan dan mengharap imbalan dari pemerintah
D. Randi mendirikan rumah singgah untuk anak jalanan dan memberikan santunan
pada masyarakat miskin
6. Sebagai calon
Ketua OSIS, Andi dan Rahmah memaparkan pandangannya tentang program kinerja
dihadapan siswa lainnya. Hal ini merupakan contoh dari interaksi sosial ...
A. antar individu dengan kelompok
B. antar individu dengan individu
C. antar kelompok dengan kelompok
D. antar individu sebagai warga kelompok
7. Salah satu
faktor pendorong terjadinya hubungan sosial adalah ...
A. manusia tidak bisa hidup sendiri
B. persaingan hidup yang semakin ketat
C. pertambahan penduduk yang cepat
D. kehidupan sosial yang semakin kompleks
8. Pertandingan
berbagai cabang seperti futsal, bola basket, bulu tangkis, dan tenis meja yang
dilakukan antar Karang Taruna merupakan upaya yang lebih mengarah kepada ...
A. disintegrasi dan disosiatif
B. asosiatif dan konflik
C. disintegrasi dan konflik
D. asosiatif dan keselarasan
9. Konflik antara
para pendukung calon presiden dalam Pemilu menunjukkan kondisi yang seringkali
tidak dapat dipisahkan dengan kekuasaan. Dalam konteks interaksi sosial, hal
ini menunjukkan bahwa konflik
A. merupakan upaya menuju integrasi bangsa
B. menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa
C. dapat meningkatkan solidaritas pihak lain
D. menghasilkan individu sebagai pemenang
10. Konflik
berkepanjangan di masyarakat mendorong adanya…
A. mobilitas sosial
B. perubahan sosial
C. stratifikasi sosial
D. interaksi sosial
11. Contoh bentuk
interaksi sosial disosiatif adalah …
A. Pemaksaan mengikuti kerja bakti
B. Penertiban pedagang kaki lima
C. Demonstrasi kenaikan upah
D. Tawuran antarkampung
12. Manakah di
antara pernyataan berikut ini yang menunjukkan fungsi dari interaksi sosial
bagi kesatuan masyarakat?
A. dalam interaksi sehari-hari, setiap orang akan belajar bersikap yang patut
B. interaksi sosial melibatkan sekurangnya dua pihak yang saling sepaham
C. kerjasama dalam interaksi sosial membutuhkan rasa saling membutuhkan
D. interaksi sosial menghasilkan kesepakatan-kesepakatan untuk mereka yang
terlibat
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments