Kelangkaan (Scarcity) – Keterbatasan sumber daya vs. kebutuhan manusia yang tidak terbatas.
Pilihan (Choice) – Keputusan yang diambil akibat kelangkaan.
Biaya Peluang (Opportunity Cost) – Nilai alternatif terbaik yang dikorbankan saat memilih suatu opsi.
Skala Prioritas – Urutan kebutuhan berdasarkan tingkat kepentingan.
Sumber Daya Ekonomi (Faktor Produksi) – Tanah, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan.
Permintaan (Demand) – Jumlah barang yang ingin dibeli konsumen pada berbagai tingkat harga.
Penawaran (Supply) – Jumlah barang yang bersedia dijual produsen pada berbagai tingkat harga.
Hukum Permintaan – Jika harga naik, jumlah permintaan turun (ceteris paribus).
Hukum Penawaran – Jika harga naik, jumlah penawaran naik (ceteris paribus).
Keseimbangan Pasar (Market Equilibrium) – Titik di mana jumlah permintaan = jumlah penawaran.
Harga Keseimbangan – Harga yang terbentuk pada kondisi keseimbangan pasar.
Elastisitas Permintaan – Ukuran respons perubahan jumlah permintaan terhadap perubahan harga.
Elastisitas Penawaran – Ukuran respons perubahan jumlah penawaran terhadap perubahan harga.
Barang Normal dan Inferior – Barang normal (permintaan naik jika pendapatan naik), inferior (sebaliknya).
Barang Substitusi – Barang pengganti (contoh: teh dan kopi).
Barang Komplementer – Barang pelengkap (contoh: mobil dan bensin).
Utilitas (Utility) – Kepuasan yang diperoleh konsumen dari mengonsumsi barang/jasa.
Hukum Utilitas Marginal Menurun – Tambahan kepuasan akan berkurang seiring bertambahnya konsumsi.
Surplus Konsumen – Selisih antara harga maksimum yang bersedia dibayar dengan harga pasar.
Surplus Produsen – Selisih antara harga pasar dengan harga minimum yang bersedia diterima produsen.
Biaya Tetap (Fixed Cost) – Biaya yang tidak berubah terhadap perubahan output.
Biaya Variabel (Variable Cost) – Biaya yang berubah sesuai perubahan output.
Biaya Total (Total Cost) – Jumlah biaya tetap dan biaya variabel.
Biaya Marginal (Marginal Cost) – Tambahan biaya untuk memproduksi satu unit tambahan output.
Penerimaan Marginal (Marginal Revenue) – Tambahan penerimaan dari menjual satu unit tambahan output.
Laba Maksimum – Kondisi di mana penerimaan marginal = biaya marginal (MR = MC).
Pasar Persaingan Sempurna – Banyak penjual & pembeli, produk homogen, bebas keluar masuk pasar.
Pasar Monopoli – Hanya satu penjual, tanpa barang substitusi dekat.
Pasar Oligopoli – Beberapa penjual besar yang saling memengaruhi.
Pasar Monopolistik – Banyak penjual, produk terdiferensiasi.
Produk Domestik Bruto (PDB) – Nilai total seluruh barang/jasa akhir yang diproduksi di suatu negara.
Produk Nasional Bruto (PNB) – PDB + pendapatan warga negara dari luar negeri – pendapatan asing di dalam negeri.
Pertumbuhan Ekonomi – Peningkatan output riil per kapita dari waktu ke waktu.
Inflasi – Kenaikan harga umum secara terus-menerus.
Deflasi – Penurunan harga umum secara terus-menerus.
Indeks Harga Konsumen (IHK) – Ukuran rata-rata perubahan harga barang/jasa yang dikonsumsi rumah tangga.
Pengangguran – Angkatan kerja yang tidak bekerja tetapi aktif mencari kerja.
Kebijakan Fiskal – Kebijakan pemerintah melalui anggaran (pajak & belanja negara).
Kebijakan Moneter – Kebijakan bank sentral untuk mengatur jumlah uang beredar dan suku bunga.
Uang – Alat tukar, satuan hitung, dan penyimpan nilai.
Permintaan Uang – Jumlah uang yang ingin dipegang masyarakat untuk transaksi, berjaga-jaga, dan spekulasi.
Penawaran Uang – Jumlah uang yang beredar di masyarakat (M1, M2, dll.).
Tingkat Bunga – Harga dari meminjam uang atau imbalan menabung.
Investasi – Pengeluaran untuk barang modal (mesin, pabrik) guna meningkatkan produksi.
Siklus Bisnis – Fluktuasi ekonomi (ekspansi, puncak, kontraksi, resesi, pemulihan).
Kelebihan Permintaan (Excess Demand) – Jumlah permintaan > penawaran pada harga tertentu.
Kelebihan Penawaran (Excess Supply) – Jumlah penawaran > permintaan pada harga tertentu.
Efisiensi Pasar – Alokasi sumber daya yang memaksimalkan surplus total (konsumen + produsen).
Keunggulan Komparatif – Kemampuan memproduksi barang dengan biaya peluang lebih rendah.
Keunggulan Absolut – Kemampuan memproduksi barang dengan lebih efisien (input lebih sedikit).
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email
No Comments