thumbnail

Materi ASAJ IPS Tahun Pelajaran 2025/2026

 

I. GEOGRAFI

A. Komponen Peta yang Wajib Ada

Peta yang baik harus memiliki komponen-komponen berikut:

  • Judul – nama peta.

  • Skala – perbandingan jarak di peta dengan jarak sebenarnya.

  • Legenda – keterangan simbol-simbol pada peta.

  • Inset – peta kecil yang menunjukkan lokasi area utama dalam konteks yang lebih luas.

  • Garis tepi – batas tepi peta.

  • Orientasi – arah mata angin.

  • Sumber dan tahun pembuatan – untuk kredibilitas.



B. Letak Geografis Indonesia dan Pengaruhnya

Indonesia terletak di antara dua samudra (Hindia dan Pasifik) serta dua benua (Asia dan Australia). Pengaruh positifnya:

  • Menjadi jalur perdagangan dan pelayaran internasional yang strategis.

  • Kaya akan keanekaragaman hayati dan budaya.

  • Sebagai titik persilangan lalu lintas global.



C. Persebaran Fauna di Indonesia

Fauna Indonesia dibagi menjadi tiga tipe:

  • Asiatis (Barat) – gajah, harimau, badak.

  • Peralihan (Tengah) – anoa, komodo, maleo.

  • Australis (Timur) – kanguru, cenderawasih, kasuari.

  • Endemik – fauna yang hanya ditemukan di suatu wilayah tertentu (misalnya komodo di Nusa Tenggara).



D. Sumber Daya Alam dan Daerah Penghasil

  • Batubara di Kalimantan: Kutai Timur, Pulau Bunyu, Sangatta, dll.

  • Emas dan perak tersebar di Papua, Sumatra, Kalimantan.

E. Negara-Negara ASEAN

  • Pemrakarsa ASEAN: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand.

  • Negara tanpa perbatasan darat: Filipina (negara kepulauan), Brunei Darussalam (tetapi berbatasan langsung dengan Malaysia di darat? Brunei memiliki perbatasan darat dengan Malaysia, jadi yang benar adalah Filipina. Laos tidak memiliki laut, tetapi memiliki perbatasan darat dengan beberapa negara.)

  • Semenanjung Indochina: Vietnam, Laos, Kamboja, Thailand, Myanmar.

  • Iklim tropis dan subtropis di ASEAN: Myanmar memiliki wilayah subtropis di utara, sementara lainnya tropis.



F. Benua dan Batas Negara

  • Benua terluas di dunia: Asia.

  • Batas selatan Jepang: Laut Cina Timur (East China Sea) dan Samudra Pasifik.



G. Skala Peta

Skala peta = jarak pada peta : jarak sebenarnya.
Contoh: jika skala 1 : 1.000.000, maka 1 cm di peta = 10 km sebenarnya.




II. SOSIOLOGI DAN INTERAKSI SOSIAL

A. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

  1. Adanya dua orang atau lebih.

  2. Adanya komunikasi (simbol yang sama dipahami).

  3. Adanya tujuan yang sama (atau tidak harus sama, tetapi perlu interaksi).

  4. Berada dalam ruang dan waktu yang sama (atau bisa berbeda jika melalui media).

B. Bentuk Kerja Sama Usaha

  • Joint venture – kerjasama dua pihak atau lebih untuk proyek bisnis tertentu, berbagi biaya dan keuntungan.

  • Koalisi – gabungan kekuatan untuk mencapai tujuan bersama.

  • Bargaining – tawar-menawar dalam hubungan ekonomi/ sosial.

C. Faktor Interaksi Sosial (Imitasi, Identifikasi, Sugesti, Simpati)

  • Imitasi – meniru perilaku atau gaya orang lain.

  • Identifikasi – kecenderungan menjadi sama dengan orang yang dikagumi.

  • Sugesti – pemberian pengaruh psikologis.

  • Simpati – rasa tertarik dan peduli pada orang lain.

D. Penyebab Konflik Sosial

  • Perbedaan kepentingan (ekonomi, politik).

  • Perubahan sosial yang terlalu cepat (masyarakat belum siap menerima hal baru).

  • Perbedaan budaya atau nilai.

  • Bentrokan antar individu.

E. Perubahan Sosial Budaya

Perubahan masyarakat dapat disebabkan oleh:

  • Perubahan lingkungan alam (bencana, relokasi).

  • Penemuan baru.

  • Pengaruh budaya luar.

  • Konflik atau pertentangan.


III. EKONOMI

A. Kondisi Terjadinya Perdagangan Antar Wilayah

  • Complementarity – adanya perbedaan sumber daya sehingga saling melengkapi.

  • Transferability – kemudahan memindahkan barang atau jasa.

  • Peluang intervensi (intervening opportunity) – adanya wilayah lain yang dapat memenuhi kebutuhan lebih dekat/ murah.



B. Pelaku Ekonomi dan Perannya

  • Rumah tangga konsumen (RTK) – mengkonsumsi barang/jasa, menyediakan faktor produksi, membayar pajak.

  • Rumah tangga produsen (RTP) – menghasilkan barang/jasa, menerima pajak, membayar faktor produksi.

  • Pemerintah (RTN) – mengatur, memberikan subsidi, menerima pajak.



C. Kelangkaan dan Cara Mengatasinya

Kelangkaan terjadi karena kebutuhan tak terbatas sementara sumber daya terbatas. Solusi:

  • Menghemat penggunaan sumber daya.

  • Memelihara dan melestarikan.

  • Menggunakan barang substitusi.

D. Kegiatan Ekonomi

  • Produksi – menciptakan barang/jasa.

  • Distribusi – menyalurkan barang ke konsumen.

  • Konsumsi – menggunakan barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan.



E. Permintaan dan Kurva Permintaan

Hukum permintaan: jika harga naik, jumlah yang diminta turun; jika harga turun, jumlah yang diminta naik. Kurva permintaan berbentuk menurun dari kiri atas ke kanan bawah.



F. Perdagangan Internasional – Faktor Penghambat

  • Kebijakan proteksionisme (tarif, kuota, embargo).

  • Ketidakstabilan nilai tukar.

  • Keamanan suatu negara (perang, pandemi, isolasi).

  • Perbedaan mata uang dan sistem pembayaran.

G. Ekonomi Kreatif untuk Content Creator

Modal utama:

  • Gagasan dan kreativitas.

  • Jaringan (koneksi, kolaborasi).

  • Promosi dan pemasaran.

  • Perangkat teknologi (komputer, kamera, internet).

H. Keunggulan Ekonomi Daerah di Indonesia

  • Papua: tambang emas, perak, tembaga, serta hasil hutan.

  • Maluku: rempah-rempah.

  • Kalimantan: pertambangan batubara, minyak, kayu.

  • Bali, NTB, NTT: pariwisata dan kelautan.


IV. SEJARAH INDONESIA

A. Zaman Praaksara dan Peninggalan Megalitikum

  • Menhir – tugu batu tempat pemujaan.

  • Dolmen – meja batu untuk meletakkan sesaji.

  • Sarkofagus – peti jenazah dari batu.

  • Waruga – peti kubur batu di Sulawesi Utara.



B. Faktor Eksternal Kebangkitan Nasional

  • Kemenangan Jepang atas Rusia (1905) – membangkitkan rasa percaya diri bangsa Asia.

  • Pengaruh pergerakan nasional di India, Filipina, Cina.

  • Masuknya paham nasionalisme dari Eropa melalui pendidikan Barat.

C. Masa Pendudukan Jepang

  • Cuo Sangi In (Dewan Penasihat Pusat) – bertugas memberi usulan dan pertimbangan kepada pemerintah Jepang.

  • PETA – tentara sukarela bentukan Jepang.

D. PPKI dan Kemerdekaan

  • PPKI dibentuk 7 Agustus 1945.

  • Tugas: mempersiapkan pemindahan kekuasaan, memilih presiden & wakil, menyusun UUD.

  • Sidang 18 Agustus 1945 menetapkan UUD 1945 dan pembagian wilayah menjadi 8 provinsi.

E. AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies)

Tugas AFNEI di Indonesia pascaperang:

  • Menerima penyerahan kekuasaan dari Jepang.

  • Melucuti dan memulangkan tentara Jepang.

  • Menegakkan keamanan dan ketertiban untuk diserahkan ke pemerintah sipil.

  • Membebaskan tawanan sekutu

F. Reformasi di Indonesia

Faktor pendorong reformasi 1998:

  • Krisis ekonomi berkepanjangan.

  • Praktik KKN di era Orde Baru.

  • Supremasi hukum terabaikan.

  • Pertentangan elit politik.

  • Tuntutan demokrasi dari mahasiswa dan masyarakat.

G. Peran PBB dalam Konflik Indonesia-Belanda

  • Melalui Dewan Keamanan, PBB membentuk Komisi Tiga Negara (KTN) yang terdiri dari Australia, Belgia, dan Amerika Serikat untuk membantu menyelesaikan konflik.

  • Kemudian dibentuk UNCI (United Nations Commission for Indonesia) dan UNTEA untuk Papua.


V. GLOBALISASI DAN KEBUDAYAAN

A. Sikap terhadap Budaya Asing

Di era globalisasi, budaya asing masuk dengan cepat. Sikap yang tepat adalah:

  • Diseleksi dan disesuaikan dengan kepribadian bangsa (nilai-nilai Pancasila dan budaya luhur).

  • Tidak menolak semua budaya asing, juga tidak menerima begitu saja.

  • Budaya yang positif bisa diadopsi, yang negatif ditinggalkan.

B. Ras di Asia Tenggara

  • Malayan Mongoloid – tersebar di Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina.

  • Asiatic Mongoloid – lebih ke Asia Timur (Cina, Jepang, Korea).

  • Australoid – di Papua, Australia, Melanesia.

  • Mediterania – di India, Timur Tengah.





Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments