MATERI IPS KELAS VII SEMESTER GENAP
TEMA 3: POTENSI EKONOMI LINGKUNGAN
A. SUMBER DAYA ALAM (SDA)
1. Pengertian Sumber Daya Alam
Sumber daya alam (SDA) adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Contoh: hutan, air, tanah, mineral, dan hewan.
2. Macam-Macam Sumber Daya Alam
a. Berdasarkan Sifatnya:
- SDA yang dapat diperbarui: Dapat pulih kembali dalam waktu relatif cepat.Contoh: Hutan, air, tanah, hewan, ikan, sinar matahari, angin.
- SDA yang tidak dapat diperbarui: Jumlahnya terbatas dan suatu saat akan habis.Contoh: Minyak bumi, batu bara, gas alam, emas, timah, nikel.
b. Berdasarkan Golongan Barang Tambang (UU No. 11 Tahun 1967):
- Golongan A (Strategis): Penting untuk pertahanan dan perekonomian negara.Contoh: Minyak bumi, batu bara, gas alam.
- Golongan B (Vital): Penting untuk hajat hidup orang banyak.Contoh: Emas, perak, tembaga, nikel, bauksit.
- Golongan C (Bahan Industri): Tidak langsung penting, tetapi dibutuhkan untuk pembangunan.Contoh: Pasir, batu kapur, tanah liat, marmer.
c. Berdasarkan Asalnya:
- Hayati: Berasal dari makhluk hidup.Contoh: Hasil pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan.
- Non-Hayati: Berasal dari benda mati.Contoh: Mineral, logam, barang tambang.
3. Persebaran SDA di Indonesia
Rotan: Banyak dihasilkan di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi.
Kayu Jati: Banyak dihasilkan di Pulau Jawa.
Kayu Gaharu: Banyak dihasilkan di Kalimantan.
Kayu Cendana: Khas dari Nusa Tenggara Timur.
Kayu Meranti: Banyak dihasilkan di Sumatera dan Kalimantan.
4. Potensi Kelautan Indonesia
Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi kelautan yang besar, antara lain:
Perikanan
Terumbu karang
Hutan mangrove
Energi laut terbarukan: Gelombang laut, pasang surut, arus laut, dan OTEC (Ocean Thermal Energy Conversion) yang memanfaatkan perbedaan suhu air laut.
B. PERUBAHAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM
1. Penyebab Perubahan Potensi SDA
a. Faktor Alam:
Bencana alam: Gunung meletus, gempa bumi, banjir, kebakaran hutan alami.
Perubahan iklim.
b. Faktor Manusia:
Penebangan hutan liar (illegal logging).
Eksploitasi tambang berlebihan.
Pencemaran lingkungan.
Alih fungsi lahan (hutan menjadi pemukiman/perkebunan).
2. Tahapan Kegiatan Pertambangan
Eksplorasi: Penyelidikan awal untuk menemukan lokasi cadangan barang tambang.
Eksploitasi: Pengambilan atau penggalian barang tambang.
Pengolahan: Proses pemurnian agar siap digunakan.
Pemasaran: Penjualan hasil tambang ke konsumen atau industri.
3. Pengelolaan Perkebunan
Perkebunan di Indonesia dikelola oleh berbagai pihak:
PTPN (PT Perkebunan Nusantara): BUMN yang mengelola perkebunan besar milik negara.
Perusahaan swasta nasional/asing.
Perkebunan rakyat (milik petani).
4. Pelestarian Hutan
Hutan perlu dilestarikan karena berfungsi sebagai paru-paru dunia, mencegah banjir dan erosi, serta sebagai habitat flora fauna. Cara melestarikan hutan:
Reboisasi (penanaman kembali).
Sistem tebang pilih dan tebang tanam.
Pencegahan illegal logging.
Penyuluhan kepada masyarakat.
Penegakan hukum.
C. KEGIATAN EKONOMI DAN PELAKU EKONOMI
1. Kegiatan Ekonomi
Produksi: Kegiatan menghasilkan barang/jasa. Contoh: Petani menanam padi.
Distribusi: Kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Contoh: Pedagang menjual sayur di pasar, agen menyalurkan barang ke toko.
Konsumsi: Kegiatan menggunakan barang/jasa. Contoh: Ibu membeli beras untuk dimasak.
2. Pelaku Ekonomi dan Perannya
a. Rumah Tangga Konsumen (RTK):
Menyediakan faktor produksi (tenaga kerja, modal, tanah, keahlian).
Mengonsumsi barang/jasa.
Mendapatkan imbalan berupa sewa, upah, bunga, atau laba.
b. Rumah Tangga Produsen (RTP):
Menghasilkan barang/jasa.
Menggunakan faktor produksi dari RTK.
Menawarkan barang/jasa di pasar.
c. Pemerintah:
Mengatur dan mengawasi jalannya perekonomian.
Menyediakan fasilitas umum.
Sebagai konsumen (membeli barang untuk operasional negara).
Sebagai produsen (melalui BUMN/BUMD).
D. PASAR
1. Pengertian Pasar
Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang/jasa. Pasar juga dapat diartikan sebagai mekanisme interaksi permintaan dan penawaran.
2. Macam-Macam Pasar
a. Menurut Waktu Bertemunya:
Pasar Harian: Setiap hari, barang kebutuhan sehari-hari.
Pasar Mingguan: Seminggu sekali. Contoh: Pasar Wage, Pasar Pon di Wonogiri.
Pasar Bulanan: Sebulan sekali.
Pasar Tahunan: Setahun sekali. Contoh: Pasar malam, Pekan Raya.
b. Menurut Luas Kegiatan Distribusi:
Pasar Lokal: Daerah terbatas.
Pasar Nasional: Satu negara.
Pasar Internasional: Antarnegara.
c. Menurut Bentuk/ Fisiknya:
Pasar Konkret (Nyata): Penjual dan pembeli bertemu langsung. Contoh: Pasar tradisional, pasar swalayan, pasar induk.
Pasar Abstrak (Tidak Nyata): Transaksi tidak langsung, melalui telepon, internet, atau surat. Contoh: Bursa saham, toko online.
3. Perdagangan
a. Perdagangan Dalam Negeri:
Jangkauan wilayah dalam satu negara (antarpulau/daerah).
Menggunakan mata uang yang sama (Rupiah).
Tidak dikenakan bea masuk/pajak khusus antar daerah.
Proses transaksi lebih mudah.
b. Perdagangan Internasional:
Jangkauan antarnegara.
Menggunakan mata uang asing (valas).
Ada hambatan seperti bea masuk, kuota, lisensi.
Manfaat: Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi sendiri, menambah devisa, transfer teknologi.
Komoditas Ekspor Indonesia: Kelapa sawit (CPO), karet, kopi, kakao, batu bara, minyak bumi, gas alam, timah, kayu olahan, udang, dll.
E. HARGA
1. Pengertian Harga
Harga adalah nilai tukar suatu barang/jasa yang dinyatakan dalam satuan uang.
2. Fungsi Harga
Menentukan jenis barang yang akan diproduksi.
Menjadi alat ukur nilai suatu barang.
Sebagai indikator kelangkaan barang (harga mahal = barang langka).
Membantu distribusi barang agar tepat sasaran.
3. Harga Maksimum dan Minimum
Harga Maksimum (Ceiling Price): Harga tertinggi yang ditetapkan pemerintah untuk melindungi konsumen.
Harga Minimum (Floor Price): Harga terendah yang ditetapkan pemerintah untuk melindungi produsen.
F. TOPONIMI
1. Pengertian Toponimi
Toponimi adalah ilmu yang mempelajari asal-usul, arti, dan penggunaan nama-nama tempat (geografis). Nama tempat bisa berasal dari:
Nama tokoh (Soekarno-Hatta, Sudirman).
Ciri geografis (Cilacap = 'cai' air + 'lacap' pahit? - tergantung kajian).
Flora/fauna khas (Banyumas, Lampung?).
Kejadian sejarah (Batavia, Surabaya).
2. Aspek Toponimi
Toponimi tidak hanya sekadar nama, tetapi mencerminkan:
Sejarah dan budaya masa lalu.
Mata pencaharian penduduk pendahulu.
Kondisi lingkungan saat nama itu diberikan.
G. STATUS SOSIAL, DIFERENSIASI, DAN STRATIFIKASI SOSIAL
1. Status Sosial
Status sosial adalah kedudukan seseorang dalam masyarakat. Cara memperoleh status:
Ascribed Status: Status yang diperoleh sejak lahir (tanpa usaha). Contoh: Anak raja, bangsawan, kasta.
Achieved Status: Status yang diperoleh melalui usaha dan pencapaian. Contoh: Dokter, guru, juara olimpiade.
Assigned Status: Status yang diberikan sebagai penghargaan. Contoh: Pahlawan, gelar kehormatan.
2. Diferensiasi Sosial
Diferensiasi sosial adalah pembedaan masyarakat secara horizontal (tidak memandang tinggi-rendah). Contoh:
Profesi: Petani, nelayan, guru, pedagang, dokter.
Suku bangsa: Jawa, Sunda, Batak, Dayak.
Agama: Islam, Kristen, Hindu, Buddha.
Jenis kelamin: Laki-laki, perempuan.
3. Stratifikasi Sosial
Stratifikasi sosial adalah pembedaan masyarakat secara vertikal (bertingkat/ hierarkis). Contoh:
Kaya – Miskin
Majikan – Buruh
Atasan – Bawahan
H. BONUS DEMOGRAFI DAN INDONESIA EMAS
1. Bonus Demografi
Bonus demografi adalah kondisi ketika jumlah penduduk usia produktif (15–64 tahun) lebih besar daripada usia non-produktif (0–14 tahun dan 65+ tahun). Kondisi ini menguntungkan jika:
Penduduk usia produktif terampil.
Lapangan kerja tersedia.
Kualitas SDM baik.
2. Transformasi Ekonomi
Transformasi ekonomi dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi lokal dan toponimi, misalnya:
Mengembangkan produk unggulan daerah.
Meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
Mendorong industri kreatif berbasis kearifan lokal.
3. Indonesia Emas 2045
Indonesia Emas adalah visi Indonesia untuk menjadi negara maju dan keluar dari jebakan pendapatan menengah pada tahun 2045, tepat 100 tahun kemerdekaan Indonesia.
I. WISATA DAN POTENSI DAERAH (WONOGIRI)
Wisata Bahari di Wonogiri: Meskipun Wonogiri bukan daerah pantai, Waduk Gajah Mungkur merupakan destinasi wisata air yang terkenal (wisata bahari darat/ waduk).
Objek Wisata Wonogiri: Waduk Gajah Mungkur, Pantai Sembukan, Goa Putri Kencana, Air Terjun Girimanik, dll.
Pasar Mingguan di Wonogiri: Sesuai dengan hari pasaran Jawa (Pasar Wage, Pasar Pon, Pasar Kliwon, dll). Kegiatannya: jual beli hasil bumi, ternak, pakaian, dan jasa.
Catatan Penting:
Pahami setiap konsep dan contohnya.
Hubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar (terutama potensi lokal).
Latihan soal akan membantu mengingat dan memahami materi.
A. SOAL PILIHAN GANDA
B. SOAL PILIHAN GANDA KOMPLEKS
(Pilih lebih dari satu jawaban yang benar)
a. Minyak bumi
b. Hutan
c. Air
d. Batu bara
e. Hewan ternak
a. Kalimantan
b. Sumatera
c. Jawa Timur
d. Sulawesi
e. Bali
a. Emas
b. Perak
c. Tembaga
d. Nikel
e. Pasir
a. Bencana alam
b. Penebangan hutan ilegal
c. Perubahan iklim
d. Pencemaran lingkungan
e. Erupsi gunung berapi
a. Kelapa sawit
b. Karet
c. Kopi
d. Minyak bumi
e. Kakao
a. Menggunakan mata uang asing
b. Tidak dikenakan bea masuk
c. Jangkauan wilayahnya antar pulau
d. Ada hambatan tarif
e. Proses transaksi lebih mudah
a. Pasar tradisional
b. Bursa saham
c. Pasar swalayan
d. Toko online
e. Pasar induk
a. Menentukan jenis barang yang akan diproduksi
b. Menjadi alat ukur nilai suatu barang
c. Menentukan pendapatan konsumen
d. Sebagai indikator kelangkaan barang
e. Menambah jumlah uang beredar
a. Kelahiran (Ascribed Status)
b. Usaha (Achieved Status)
c. Pemberian (Assigned Status)
d. Warisan
e. Pembelian
a. Nama tokoh
b. Ciri geografis
c. Kejadian sejarah
d. Jumlah penduduk
e. Flora dan fauna khas
C. SOAL MENJODOHKAN
Petunjuk: Jodohkan pernyataan pada kolom kiri dengan jawaban pada kolom kanan dengan menuliskan huruf yang sesuai!
| No | Kolom Kiri | Kolom Kanan |
|---|---|---|
| 1. | Manfaat hutan lindung | A. Tempat wisata |
| 2. | Wisata bahari di Wonogiri | B. Mencegah banjir dan erosi |
| 3. | Kegiatan perdagangan internasional | C. Ekspor dan impor |
| 4. | Pengertian harga | D. Nilai tukar barang |
| 5. | Pengertian status sosial | E. Kedudukan seseorang dalam masyarakat |
Jawaban:
....
....
....
....
....
*(Kunci: 1-B, 2-A, 3-C, 4-D, 5-E)*
D. SOAL ISIAN SINGKAT
E. SOAL URAIAN
Pedoman Jawaban:
Melakukan reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
Menerapkan sistem tebang pilih dan tebang tanam.
Mengawasi dan mencegah penebangan liar (illegal logging).
Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya hutan.
Menegakkan hukum bagi pelaku perusakan hutan.
Jawaban:
Hutan
Air
Tanah
Hewan
Ikan
Sinar matahari
Angin
Hasil pertanian (padi, jagung, dll)
Jawaban:
Minyak kelapa sawit (CPO)
Karet
Kopi
Kakao
Batu bara
Minyak bumi
Gas alam
Timah
Tembaga
Kayu olahan
Pedoman Jawaban:
Nama pasar: (Sebutkan misal Pasar Wage, Pasar Pon, dll. Sesuai dengan nama pasar mingguan di Wonogiri)
Kegiatan: Jual beli barang kebutuhan pokok, pakaian, peralatan rumah tangga, hasil pertanian, dan jasa (misal tukang cukur, penjual makanan). Terjadi tawar-menawar antara penjual dan pembeli.
Jawaban:
Pasar Monopoli: Pasar yang hanya dikuasai oleh satu penjual sehingga tidak ada barang pengganti (substitusi). Contoh: PLN, Pertamina (dulu).
Pasar Oligopoli: Pasar yang dikuasai oleh beberapa penjual (biasanya 2-10 perusahaan) yang menjual barang sejenis. Contoh: pasar mobil, semen, operator seluler.
Pasar Monopolistik: Pasar dengan banyak penjual yang menjual barang serupa tetapi memiliki perbedaan (diferensiasi produk). Contoh: pasar makanan ringan, pakaian, sabun.
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments