thumbnail

MATERI DAN LATIHAN IPS KELAS VII SEMESTER GENAP

 


MATERI IPS KELAS VII SEMESTER GENAP

TEMA 3: POTENSI EKONOMI LINGKUNGAN


A. SUMBER DAYA ALAM (SDA)

1. Pengertian Sumber Daya Alam

Sumber daya alam (SDA) adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Contoh: hutan, air, tanah, mineral, dan hewan.

2. Macam-Macam Sumber Daya Alam

a. Berdasarkan Sifatnya:

  • SDA yang dapat diperbarui: Dapat pulih kembali dalam waktu relatif cepat.
    Contoh: Hutan, air, tanah, hewan, ikan, sinar matahari, angin.

  • SDA yang tidak dapat diperbarui: Jumlahnya terbatas dan suatu saat akan habis.
    Contoh: Minyak bumi, batu bara, gas alam, emas, timah, nikel.

b. Berdasarkan Golongan Barang Tambang (UU No. 11 Tahun 1967):

  • Golongan A (Strategis): Penting untuk pertahanan dan perekonomian negara.
    Contoh: Minyak bumi, batu bara, gas alam.

  • Golongan B (Vital): Penting untuk hajat hidup orang banyak.
    Contoh: Emas, perak, tembaga, nikel, bauksit.

  • Golongan C (Bahan Industri): Tidak langsung penting, tetapi dibutuhkan untuk pembangunan.
    Contoh: Pasir, batu kapur, tanah liat, marmer.

c. Berdasarkan Asalnya:

  • Hayati: Berasal dari makhluk hidup.
    Contoh: Hasil pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan.

  • Non-Hayati: Berasal dari benda mati.
    Contoh: Mineral, logam, barang tambang.

3. Persebaran SDA di Indonesia

  • Rotan: Banyak dihasilkan di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi.

  • Kayu Jati: Banyak dihasilkan di Pulau Jawa.

  • Kayu Gaharu: Banyak dihasilkan di Kalimantan.

  • Kayu Cendana: Khas dari Nusa Tenggara Timur.

  • Kayu Meranti: Banyak dihasilkan di Sumatera dan Kalimantan.

4. Potensi Kelautan Indonesia

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi kelautan yang besar, antara lain:

  • Perikanan

  • Terumbu karang

  • Hutan mangrove

  • Energi laut terbarukan: Gelombang laut, pasang surut, arus laut, dan OTEC (Ocean Thermal Energy Conversion) yang memanfaatkan perbedaan suhu air laut.


B. PERUBAHAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM

1. Penyebab Perubahan Potensi SDA

a. Faktor Alam:

  • Bencana alam: Gunung meletus, gempa bumi, banjir, kebakaran hutan alami.

  • Perubahan iklim.

b. Faktor Manusia:

  • Penebangan hutan liar (illegal logging).

  • Eksploitasi tambang berlebihan.

  • Pencemaran lingkungan.

  • Alih fungsi lahan (hutan menjadi pemukiman/perkebunan).

2. Tahapan Kegiatan Pertambangan

  1. Eksplorasi: Penyelidikan awal untuk menemukan lokasi cadangan barang tambang.

  2. Eksploitasi: Pengambilan atau penggalian barang tambang.

  3. Pengolahan: Proses pemurnian agar siap digunakan.

  4. Pemasaran: Penjualan hasil tambang ke konsumen atau industri.

3. Pengelolaan Perkebunan

Perkebunan di Indonesia dikelola oleh berbagai pihak:

  • PTPN (PT Perkebunan Nusantara): BUMN yang mengelola perkebunan besar milik negara.

  • Perusahaan swasta nasional/asing.

  • Perkebunan rakyat (milik petani).

4. Pelestarian Hutan

Hutan perlu dilestarikan karena berfungsi sebagai paru-paru dunia, mencegah banjir dan erosi, serta sebagai habitat flora fauna. Cara melestarikan hutan:

  • Reboisasi (penanaman kembali).

  • Sistem tebang pilih dan tebang tanam.

  • Pencegahan illegal logging.

  • Penyuluhan kepada masyarakat.

  • Penegakan hukum.


C. KEGIATAN EKONOMI DAN PELAKU EKONOMI

1. Kegiatan Ekonomi

  • Produksi: Kegiatan menghasilkan barang/jasa. Contoh: Petani menanam padi.

  • Distribusi: Kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Contoh: Pedagang menjual sayur di pasar, agen menyalurkan barang ke toko.

  • Konsumsi: Kegiatan menggunakan barang/jasa. Contoh: Ibu membeli beras untuk dimasak.

2. Pelaku Ekonomi dan Perannya

a. Rumah Tangga Konsumen (RTK):

  • Menyediakan faktor produksi (tenaga kerja, modal, tanah, keahlian).

  • Mengonsumsi barang/jasa.

  • Mendapatkan imbalan berupa sewa, upah, bunga, atau laba.

b. Rumah Tangga Produsen (RTP):

  • Menghasilkan barang/jasa.

  • Menggunakan faktor produksi dari RTK.

  • Menawarkan barang/jasa di pasar.

c. Pemerintah:

  • Mengatur dan mengawasi jalannya perekonomian.

  • Menyediakan fasilitas umum.

  • Sebagai konsumen (membeli barang untuk operasional negara).

  • Sebagai produsen (melalui BUMN/BUMD).


D. PASAR

1. Pengertian Pasar

Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang/jasa. Pasar juga dapat diartikan sebagai mekanisme interaksi permintaan dan penawaran.

2. Macam-Macam Pasar

a. Menurut Waktu Bertemunya:

  • Pasar Harian: Setiap hari, barang kebutuhan sehari-hari.

  • Pasar Mingguan: Seminggu sekali. Contoh: Pasar Wage, Pasar Pon di Wonogiri.

  • Pasar Bulanan: Sebulan sekali.

  • Pasar Tahunan: Setahun sekali. Contoh: Pasar malam, Pekan Raya.

b. Menurut Luas Kegiatan Distribusi:

  • Pasar Lokal: Daerah terbatas.

  • Pasar Nasional: Satu negara.

  • Pasar Internasional: Antarnegara.

c. Menurut Bentuk/ Fisiknya:

  • Pasar Konkret (Nyata): Penjual dan pembeli bertemu langsung. Contoh: Pasar tradisional, pasar swalayan, pasar induk.

  • Pasar Abstrak (Tidak Nyata): Transaksi tidak langsung, melalui telepon, internet, atau surat. Contoh: Bursa saham, toko online.

3. Perdagangan

a. Perdagangan Dalam Negeri:

  • Jangkauan wilayah dalam satu negara (antarpulau/daerah).

  • Menggunakan mata uang yang sama (Rupiah).

  • Tidak dikenakan bea masuk/pajak khusus antar daerah.

  • Proses transaksi lebih mudah.

b. Perdagangan Internasional:

  • Jangkauan antarnegara.

  • Menggunakan mata uang asing (valas).

  • Ada hambatan seperti bea masuk, kuota, lisensi.

  • Manfaat: Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi sendiri, menambah devisa, transfer teknologi.

  • Komoditas Ekspor Indonesia: Kelapa sawit (CPO), karet, kopi, kakao, batu bara, minyak bumi, gas alam, timah, kayu olahan, udang, dll.


E. HARGA

1. Pengertian Harga

Harga adalah nilai tukar suatu barang/jasa yang dinyatakan dalam satuan uang.

2. Fungsi Harga

  • Menentukan jenis barang yang akan diproduksi.

  • Menjadi alat ukur nilai suatu barang.

  • Sebagai indikator kelangkaan barang (harga mahal = barang langka).

  • Membantu distribusi barang agar tepat sasaran.

3. Harga Maksimum dan Minimum

  • Harga Maksimum (Ceiling Price): Harga tertinggi yang ditetapkan pemerintah untuk melindungi konsumen.

  • Harga Minimum (Floor Price): Harga terendah yang ditetapkan pemerintah untuk melindungi produsen.


F. TOPONIMI

1. Pengertian Toponimi

Toponimi adalah ilmu yang mempelajari asal-usul, arti, dan penggunaan nama-nama tempat (geografis). Nama tempat bisa berasal dari:

  • Nama tokoh (Soekarno-Hatta, Sudirman).

  • Ciri geografis (Cilacap = 'cai' air + 'lacap' pahit? - tergantung kajian).

  • Flora/fauna khas (Banyumas, Lampung?).

  • Kejadian sejarah (Batavia, Surabaya).

2. Aspek Toponimi

Toponimi tidak hanya sekadar nama, tetapi mencerminkan:

  • Sejarah dan budaya masa lalu.

  • Mata pencaharian penduduk pendahulu.

  • Kondisi lingkungan saat nama itu diberikan.


G. STATUS SOSIAL, DIFERENSIASI, DAN STRATIFIKASI SOSIAL

1. Status Sosial

Status sosial adalah kedudukan seseorang dalam masyarakat. Cara memperoleh status:

  • Ascribed Status: Status yang diperoleh sejak lahir (tanpa usaha). Contoh: Anak raja, bangsawan, kasta.

  • Achieved Status: Status yang diperoleh melalui usaha dan pencapaian. Contoh: Dokter, guru, juara olimpiade.

  • Assigned Status: Status yang diberikan sebagai penghargaan. Contoh: Pahlawan, gelar kehormatan.

2. Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial adalah pembedaan masyarakat secara horizontal (tidak memandang tinggi-rendah). Contoh:

  • Profesi: Petani, nelayan, guru, pedagang, dokter.

  • Suku bangsa: Jawa, Sunda, Batak, Dayak.

  • Agama: Islam, Kristen, Hindu, Buddha.

  • Jenis kelamin: Laki-laki, perempuan.

3. Stratifikasi Sosial

Stratifikasi sosial adalah pembedaan masyarakat secara vertikal (bertingkat/ hierarkis). Contoh:

  • Kaya – Miskin

  • Majikan – Buruh

  • Atasan – Bawahan


H. BONUS DEMOGRAFI DAN INDONESIA EMAS

1. Bonus Demografi

Bonus demografi adalah kondisi ketika jumlah penduduk usia produktif (15–64 tahun) lebih besar daripada usia non-produktif (0–14 tahun dan 65+ tahun). Kondisi ini menguntungkan jika:

  • Penduduk usia produktif terampil.

  • Lapangan kerja tersedia.

  • Kualitas SDM baik.

2. Transformasi Ekonomi

Transformasi ekonomi dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi lokal dan toponimi, misalnya:

  • Mengembangkan produk unggulan daerah.

  • Meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.

  • Mendorong industri kreatif berbasis kearifan lokal.

3. Indonesia Emas 2045

Indonesia Emas adalah visi Indonesia untuk menjadi negara maju dan keluar dari jebakan pendapatan menengah pada tahun 2045, tepat 100 tahun kemerdekaan Indonesia.


I. WISATA DAN POTENSI DAERAH (WONOGIRI)

  • Wisata Bahari di Wonogiri: Meskipun Wonogiri bukan daerah pantai, Waduk Gajah Mungkur merupakan destinasi wisata air yang terkenal (wisata bahari darat/ waduk).

  • Objek Wisata Wonogiri: Waduk Gajah Mungkur, Pantai Sembukan, Goa Putri Kencana, Air Terjun Girimanik, dll.

  • Pasar Mingguan di Wonogiri: Sesuai dengan hari pasaran Jawa (Pasar Wage, Pasar Pon, Pasar Kliwon, dll). Kegiatannya: jual beli hasil bumi, ternak, pakaian, dan jasa.


Catatan Penting:

  • Pahami setiap konsep dan contohnya.

  • Hubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar (terutama potensi lokal).

  • Latihan soal akan membantu mengingat dan memahami materi.


LATIHAN SOAL

A. SOAL PILIHAN GANDA

1. Indikator: Disajikan deskripsi, peserta didik dapat menyebutkan pengertian sumber daya alam.
Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Berdasarkan pernyataan tersebut, yang termasuk sumber daya alam adalah ….
a. Hasil pertanian dan perkebunan
b. Mesin pabrik dan kendaraan
c. Uang dan emas batangan
d. Gedung dan jembatan

2. Indikator: Disajikan deskripsi, peserta didik dapat menyebutkan daerah penghasil rotan.
Rotan merupakan salah satu hasil hutan yang banyak digunakan untuk membuat mebel. Daerah penghasil rotan terbesar di Indonesia adalah ….
a. Jawa Barat dan Jawa Tengah
b. Kalimantan dan Sumatera
c. Papua dan Maluku
d. Bali dan Nusa Tenggara

3. Indikator: Disajikan deskripsi, peserta didik dapat menyebutkan barang tambang golongan A, B, C.
Barang tambang dikelompokkan menjadi tiga golongan: A (strategis), B (vital), dan C (bahan industri). Berikut ini yang termasuk barang tambang golongan A adalah ….
a. Emas, perak, dan intan
b. Minyak bumi, batu bara, dan gas alam
c. Pasir, batu kapur, dan tanah liat
d. Nikel, tembaga, dan bauksit

4. Indikator: Disajikan deskripsi, peserta didik dapat menyebutkan energi laut.
Indonesia memiliki potensi energi laut yang besar karena merupakan negara kepulauan. Salah satu bentuk energi laut yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan adalah ….
a. Gelombang laut dan pasang surut
b. Arus laut dan angin laut
c. Ombak dan tsunami
d. Pasir laut dan garam

5. Indikator: Disajikan deskripsi, peserta didik dapat menyebutkan penyebab perubahan potensi sumber daya alam.
Potensi sumber daya alam dapat mengalami perubahan akibat berbagai faktor. Faktor alami yang dapat menyebabkan perubahan potensi sumber daya alam adalah ….
a. Penebangan hutan secara liar
b. Eksploitasi tambang berlebihan
c. Bencana alam seperti gunung meletus
d. Pembangunan pemukiman

6. Indikator: Disajikan deskripsi, peserta didik dapat menyebutkan tahapan pertambangan.
Sebelum barang tambang dapat dimanfaatkan, perlu dilakukan serangkaian tahapan. Urutan tahapan pertambangan yang benar adalah ….
a. Eksplorasi – Eksploitasi – Pengolahan – Pemasaran
b. Eksploitasi – Eksplorasi – Pengolahan – Pemasaran
c. Pengolahan – Eksplorasi – Eksploitasi – Pemasaran
d. Pemasaran – Eksplorasi – Eksploitasi – Pengolahan

7. Indikator: Disajikan deskripsi, peserta didik dapat menjelaskan pengelola perkebunan.
Perkebunan di Indonesia dikelola oleh berbagai pihak. Pihak yang mengelola perkebunan besar milik negara adalah ….
a. PT Perkebunan Nusantara (PTPN)
b. Koperasi Unit Desa (KUD)
c. Perusahaan swasta asing
d. Petani pemilik lahan

8. Indikator: Disajikan deskripsi, peserta didik dapat menjelaskan ciri perdagangan internasional.
Perdagangan internasional memiliki ciri khas yang membedakannya dengan perdagangan dalam negeri. Ciri perdagangan internasional adalah ….
a. Menggunakan satu mata uang yang sama
b. Jangkauan wilayahnya sempit
c. Adanya hambatan seperti bea masuk dan kuota
d. Tidak ada persaingan antar negara

9. Indikator: Disajikan data kenakalan remaja, peserta didik dapat menyebutkan manfaat perdagangan internasional.
Meskipun data kenakalan remaja meningkat, perdagangan internasional tetap memberikan manfaat bagi suatu negara. Manfaat perdagangan internasional adalah ….
a. Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi sendiri
b. Meningkatkan angka kriminalitas
c. Menurunkan kualitas sumber daya manusia
d. Memperluas wilayah kekuasaan

10. Indikator: Disajikan deskripsi, peserta didik dapat menjelaskan bonus demografi usia produktif.
Bonus demografi adalah kondisi ketika jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar dibanding usia non-produktif. Kondisi ini dapat menjadi keuntungan jika ….
a. Penduduk usia produktif memiliki keterampilan dan lapangan kerja tersedia
b. Penduduk usia produktif banyak yang menganggur
c. Angka kelahiran meningkat drastis
d. Banyak penduduk lanjut usia

11. Indikator: Disajikan deskripsi tentang toponimi, peserta didik dapat menjelaskan cara transformasi ekonomi.
Toponimi adalah studi tentang asal-usul nama tempat. Transformasi ekonomi dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi lokal. Cara transformasi ekonomi yang tepat adalah ….
a. Mengganti nama-nama daerah dengan nama asing
b. Mengembangkan produk unggulan daerah berdasarkan kearifan lokal
c. Menutup akses terhadap sumber daya alam
d. Mengimpor semua kebutuhan dari luar negeri

12. Indikator: Disajikan pernyataan tentang distribusi, peserta didik dapat mendeskripsikan contoh kegiatan distribusi.
Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Contoh kegiatan distribusi adalah ….
a. Petani menanam padi di sawah
b. Nelayan menangkap ikan di laut
c. Pedagang menjual sayur di pasar
d. Pengrajin membuat kerajinan tangan

13. Indikator: Disajikan deskripsi pelaku ekonomi, peserta didik dapat menyebutkan aspek toponimi.
Toponimi tidak hanya berkaitan dengan nama tempat, tetapi juga aspek sejarah dan budaya. Aspek toponimi yang dapat ditemukan dari nama suatu daerah adalah ….
a. Jenis tanah dan iklim
b. Mata pencaharian penduduk masa lalu
c. Jumlah penduduk saat ini
d. Tingkat pendidikan masyarakat

14. Indikator: Disajikan deskripsi pasar, peserta didik dapat menyebutkan peran rumah tangga konsumen.
Dalam kegiatan ekonomi, rumah tangga konsumen memiliki peran penting. Peran rumah tangga konsumen adalah ….
a. Menyediakan faktor produksi dan mengonsumsi barang/jasa
b. Menghasilkan barang dan jasa
c. Mengatur kebijakan ekonomi
d. Mengekspor barang ke luar negeri

15. Indikator: Disajikan deskripsi penawaran, peserta didik dapat menyebutkan peran RTK dan RTP.
Dalam interaksi pasar, rumah tangga konsumen (RTK) dan rumah tangga produsen (RTP) memiliki peran masing-masing. Pernyataan yang benar adalah ….
a. RTK menawarkan barang, RTP menawarkan jasa
b. RTK menawarkan faktor produksi, RTP menawarkan barang/jasa
c. RTK dan RTP sama-sama menawarkan barang
d. RTK menawarkan uang, RTP menawarkan tenaga kerja

16. Indikator: Disajikan deskripsi pasar, peserta didik dapat menyebutkan peranan pemerintah sebagai pelaku ekonomi.
Pemerintah juga berperan sebagai pelaku ekonomi. Peran pemerintah dalam perekonomian adalah ….
a. Membayar pajak dan retribusi
b. Mengatur, mengawasi, dan menyediakan fasilitas umum
c. Menjual barang kebutuhan pokok
d. Membeli barang untuk konsumsi pribadi

17. Indikator: Disajikan pernyataan tentang harga, peserta didik dapat menyebutkan pasar menurut waktu bertemunya.
Berdasarkan waktu bertemunya penjual dan pembeli, pasar dibedakan menjadi beberapa jenis. Pasar yang terjadi setiap hari dan barang yang dijual adalah kebutuhan sehari-hari disebut pasar ….
a. Harian
b. Mingguan
c. Bulanan
d. Tahunan

18. Indikator: Disajikan pernyataan tentang pasar, peserta didik dapat memberikan contoh pasar menurut bentuknya.
Menurut bentuknya, pasar dapat dibedakan menjadi pasar konkret dan pasar abstrak. Contoh pasar abstrak adalah ….
a. Pasar tradisional
b. Pasar swalayan
c. Bursa saham
d. Pasar ikan

19. Indikator: Disajikan pernyataan tentang imbalan rumah tangga, peserta didik dapat menjelaskan diferensiasi sosial.
Diferensiasi sosial adalah pembedaan masyarakat secara horizontal. Contoh diferensiasi sosial berdasarkan profesi adalah ….
a. Kaya dan miskin
b. Petani, nelayan, dan guru
c. Bangsawan dan rakyat biasa
d. Majikan dan buruh

20. Indikator: Disajikan pernyataan tentang harga maksimum dan harga minimum, peserta didik dapat menjelaskan pengertian achieved status.
Dalam sosiologi, status sosial dapat diperoleh melalui usaha atau pencapaian (achieved status). Contoh achieved status adalah ….
a. Menjadi putra raja karena kelahiran
b. Menjadi dokter setelah menempuh pendidikan
c. Menjadi anggota kasta brahmana
d. Menjadi bangsawan karena keturunan


B. SOAL PILIHAN GANDA KOMPLEKS

(Pilih lebih dari satu jawaban yang benar)

1. Indikator: Disajikan deskripsi SDA, peserta didik dapat menyebutkan macam-macam SDA.
Sumber daya alam dapat diklasifikasikan berdasarkan sifatnya, yaitu dapat diperbarui dan tidak dapat diperbarui. Berikut ini yang termasuk sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah ….

  • a. Minyak bumi

  • b. Hutan

  • c. Air

  • d. Batu bara

  • e. Hewan ternak

2. Indikator: Disajikan pernyataan potensi alam, peserta didik dapat menyebutkan daerah penghasil rotan.
Rotan banyak tumbuh di hutan Indonesia. Daerah-daerah berikut yang dikenal sebagai penghasil rotan adalah ….

  • a. Kalimantan

  • b. Sumatera

  • c. Jawa Timur

  • d. Sulawesi

  • e. Bali

3. Indikator: Disajikan pemanfaatan SDA, peserta didik dapat menyebutkan contoh barang galian A, B, C.
Barang galian dikelompokkan menjadi tiga golongan. Berikut ini yang termasuk barang galian golongan B (vital) adalah ….

  • a. Emas

  • b. Perak

  • c. Tembaga

  • d. Nikel

  • e. Pasir

4. Indikator: Disajikan deskripsi energi terbarukan, peserta didik dapat menyebutkan penyebab perubahan potensi sumber daya alam.
Potensi sumber daya alam dapat berubah karena faktor manusia. Faktor manusia yang menyebabkan perubahan potensi SDA adalah ….

  • a. Bencana alam

  • b. Penebangan hutan ilegal

  • c. Perubahan iklim

  • d. Pencemaran lingkungan

  • e. Erupsi gunung berapi

5. Indikator: Disajikan deskripsi perdagangan internasional, peserta didik dapat menyebutkan aktivitas pertanian.
Aktivitas pertanian merupakan salah satu sektor yang mendukung perdagangan internasional. Contoh hasil pertanian yang menjadi komoditas ekspor Indonesia adalah ….

  • a. Kelapa sawit

  • b. Karet

  • c. Kopi

  • d. Minyak bumi

  • e. Kakao

6. Indikator: Disajikan deskripsi pasar, peserta didik dapat menyebutkan ciri-ciri perdagangan dalam negeri.
Perdagangan dalam negeri memiliki ciri-ciri tertentu. Berikut ini yang merupakan ciri perdagangan dalam negeri adalah ….

  • a. Menggunakan mata uang asing

  • b. Tidak dikenakan bea masuk

  • c. Jangkauan wilayahnya antar pulau

  • d. Ada hambatan tarif

  • e. Proses transaksi lebih mudah

7. Indikator: Disajikan pernyataan sistem toponimi, peserta didik dapat menyebutkan pasar menurut fisiknya.
Berdasarkan fisiknya, pasar dibedakan menjadi pasar konkret dan pasar abstrak. Yang termasuk pasar konkret adalah ….

  • a. Pasar tradisional

  • b. Bursa saham

  • c. Pasar swalayan

  • d. Toko online

  • e. Pasar induk

8. Indikator: Disajikan pernyataan pemerintah selaku pelaku ekonomi, peserta didik dapat menyebutkan fungsi harga.
Harga memiliki beberapa fungsi dalam perekonomian. Fungsi harga adalah ….

  • a. Menentukan jenis barang yang akan diproduksi

  • b. Menjadi alat ukur nilai suatu barang

  • c. Menentukan pendapatan konsumen

  • d. Sebagai indikator kelangkaan barang

  • e. Menambah jumlah uang beredar

9. Indikator: Disajikan pengertian pengelolaan pasar menurut fisik, peserta didik dapat menjelaskan cara memperoleh peranan.
Status sosial dapat diperoleh dengan berbagai cara. Cara memperoleh status sosial antara lain ….

  • a. Kelahiran (Ascribed Status)

  • b. Usaha (Achieved Status)

  • c. Pemberian (Assigned Status)

  • d. Warisan

  • e. Pembelian

10. Indikator: Disajikan pengertian terbentuknya harga, peserta didik dapat menyebutkan toponimi.
Toponimi berkaitan dengan penamaan suatu tempat. Aspek yang sering digunakan dalam toponimi adalah ….

  • a. Nama tokoh

  • b. Ciri geografis

  • c. Kejadian sejarah

  • d. Jumlah penduduk

  • e. Flora dan fauna khas


C. SOAL MENJODOHKAN

Petunjuk: Jodohkan pernyataan pada kolom kiri dengan jawaban pada kolom kanan dengan menuliskan huruf yang sesuai!

NoKolom KiriKolom Kanan
1.Manfaat hutan lindungA. Tempat wisata
2.Wisata bahari di WonogiriB. Mencegah banjir dan erosi
3.Kegiatan perdagangan internasionalC. Ekspor dan impor
4.Pengertian hargaD. Nilai tukar barang
5.Pengertian status sosialE. Kedudukan seseorang dalam masyarakat

Jawaban:

  1. ....

  2. ....

  3. ....

  4. ....

  5. ....

*(Kunci: 1-B, 2-A, 3-C, 4-D, 5-E)*


D. SOAL ISIAN SINGKAT

1. Indikator: Disajikan pernyataan SDA, peserta didik dapat menunjukkan SDA yang dapat diperbarui dan yang tidak dapat diperbarui.
Minyak bumi termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, sedangkan hutan termasuk sumber daya alam yang dapat diperbarui.

2. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menunjukkan penghasil kayu jati dan kayu gaharu.
Kayu jati banyak dihasilkan di Pulau Jawa, sedangkan kayu gaharu banyak dihasilkan di Pulau Kalimantan.

3. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menjelaskan hutan produksi.
Hutan yang dimanfaatkan untuk menghasilkan kayu dan hasil hutan lainnya disebut hutan produksi.

4. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menunjukkan penghasil kayu cendana dan meranti.
Kayu cendana terkenal dari Nusa Tenggara Timur, sedangkan kayu meranti banyak dihasilkan di Pulau Sumatera (atau Kalimantan).

5. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menjelaskan potensi energi kelautan.
Potensi energi kelautan yang memanfaatkan perbedaan suhu air laut disebut OTEC (Ocean Thermal Energy Conversion).

6. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menyebutkan pasar menurut luas kegiatan distribusinya.
Pasar yang mencakup wilayah antarnegara disebut pasar internasional.

7. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menunjukkan objek wisata di Wonogiri.
Salah satu objek wisata terkenal di Wonogiri adalah Waduk Gajah Mungkur.

8. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menjelaskan Indonesia Emas.
Indonesia Emas adalah visi Indonesia untuk menjadi negara maju pada tahun 2045.

9. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menjelaskan pengertian harga.
Harga adalah nilai tukar suatu barang yang dinyatakan dengan uang.

10. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menjelaskan pengertian diferensiasi.
Diferensiasi sosial adalah pembedaan masyarakat secara horizontal tanpa memandang tingkatan (atau hierarki).


E. SOAL URAIAN

1. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menjelaskan dengan kemampuannya pendapatnya cara melestarikan hutan.
Soal:
Hutan memiliki peran penting bagi kehidupan. Menurut pendapatmu, bagaimana cara yang efektif untuk melestarikan hutan di Indonesia? Jelaskan minimal 3 cara!

Pedoman Jawaban:

  • Melakukan reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.

  • Menerapkan sistem tebang pilih dan tebang tanam.

  • Mengawasi dan mencegah penebangan liar (illegal logging).

  • Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya hutan.

  • Menegakkan hukum bagi pelaku perusakan hutan.

2. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menyebutkan 6 contoh SDA.
Soal:
Sumber daya alam (SDA) sangat beragam. Sebutkan 6 contoh sumber daya alam yang dapat diperbarui!

Jawaban:

  1. Hutan

  2. Air

  3. Tanah

  4. Hewan

  5. Ikan

  6. Sinar matahari

  7. Angin

  8. Hasil pertanian (padi, jagung, dll)

3. Indikator: Disajikan pernyataan, peserta didik dapat menyebutkan 6 komoditas ekspor bangsa Indonesia.
Soal:
Indonesia memiliki berbagai komoditas unggulan yang diekspor ke luar negeri. Sebutkan 6 komoditas ekspor Indonesia dari sektor pertanian, perkebunan, dan pertambangan!

Jawaban:

  1. Minyak kelapa sawit (CPO)

  2. Karet

  3. Kopi

  4. Kakao

  5. Batu bara

  6. Minyak bumi

  7. Gas alam

  8. Timah

  9. Tembaga

  10. Kayu olahan

4. Indikator: Disajikan pernyataan, siswa menjelaskan nama pasar mingguan di daerahnya dan jelaskan macam-macam kegiatannya.
Soal:
Di setiap daerah biasanya terdapat pasar mingguan. Sebutkan nama pasar mingguan yang ada di daerahmu (Wonogiri) dan jelaskan macam-macam kegiatan ekonomi yang terjadi di pasar tersebut!

Pedoman Jawaban:

  • Nama pasar: (Sebutkan misal Pasar Wage, Pasar Pon, dll. Sesuai dengan nama pasar mingguan di Wonogiri)

  • Kegiatan: Jual beli barang kebutuhan pokok, pakaian, peralatan rumah tangga, hasil pertanian, dan jasa (misal tukang cukur, penjual makanan). Terjadi tawar-menawar antara penjual dan pembeli.

5. Indikator: Disajikan pernyataan, menyebutkan pasar persaingan tidak sempurna.
Soal:
Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang dikuasai oleh beberapa penjual atau pembeli. Sebutkan dan jelaskan 3 bentuk pasar persaingan tidak sempurna!

Jawaban:

  1. Pasar Monopoli: Pasar yang hanya dikuasai oleh satu penjual sehingga tidak ada barang pengganti (substitusi). Contoh: PLN, Pertamina (dulu).

  2. Pasar Oligopoli: Pasar yang dikuasai oleh beberapa penjual (biasanya 2-10 perusahaan) yang menjual barang sejenis. Contoh: pasar mobil, semen, operator seluler.

  3. Pasar Monopolistik: Pasar dengan banyak penjual yang menjual barang serupa tetapi memiliki perbedaan (diferensiasi produk). Contoh: pasar makanan ringan, pakaian, sabun.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments