thumbnail

Materi dan Soal Kepramukaan

 


Materi Lengkap Pramuka Penggalang

Pramuka Penggalang adalah jenjang dalam Gerakan Pramuka untuk anggota berusia 11–15 tahun, berada di antara Siaga (7–10 tahun) dan Penegak (16–20 tahun). Tujuan utamanya adalah membina karakter, keterampilan hidup, dan kerja sama tim sebagai bekal menjadi warga negara yang mandiri dan bertanggung jawab.

A. Pengenalan Dasar Penggalang

Asal Nama: Istilah "Penggalang" berasal dari masa Penggalangan, yaitu sekitar Sumpah Pemuda 1928, ketika rakyat Indonesia bersatu memperjuangkan kemerdekaan.

Usia dan Karakteristik: Anggotanya berusia 11–15 tahun, masa remaja awal yang ingin tahu besar, energik, suka berkelompok, dan mulai mencari jati diri. Karena itu, metode latihan menekankan kerja regu dan kegiatan praktik yang menantang.

Struktur Organisasi:

  • Satuan terkecil: Regu, terdiri dari 5–10 orang, dipimpin Pinru (Pemimpin Regu) yang dipilih sendiri oleh anggota

  • Satuan lebih besar: Pasukan, terdiri dari beberapa Regu, dipimpin Pratama (pemimpin tertinggi hasil pilihan para Pinru)

  • Formasi upacara: Angkare (setengah lingkaran/ tapal kuda), berbeda dari lingkaran penuh pada Siaga, melambangkan terbukanya wawasan

B. Tiga Tingkat Kecakapan (SKU)

Anggota Penggalang naik tingkat melalui Syarat Kecakapan Umum (SKU), terdiri dari tiga tingkat:

TingkatArtiTuntutan Inti
Penggalang Ramu"Mengumpulkan" pengetahuan dan keterampilan dasarSekitar 19–30 butir dasar: agama, cinta tanah air, simpul dasar, dan tata upacara
Penggalang Rakit"Merakit/menyusun" keterampilan30 butir: pionering lebih kompleks, P3K, navigasi darat
Penggalang Terap"Menerapkan" yang dipelajari30 butir: menekankan penerapan nyata dan kepemimpinan

Setelah menyelesaikan setiap tingkat SKU, anggota memperoleh TKU (Tanda Kecakapan Umum) yang dipasang di lengan kiri. TKU Penggalang berlatar merah dengan gambar janur terlipat dan manggar (bunga kelapa).

C. Kode Kehormatan

Setiap Penggalang wajib memahami dan mengamalkan dua kode kehormatan:

Trisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

  1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila.

  2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.

  3. Menepati Dasadarma.

Dasadarma

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia

  3. Patriot yang sopan dan kesatria

  4. Patuh dan suka bermusyawarah

  5. Rela menolong dan tabah

  6. Rajin, terampil dan gembira

  7. Hemat, cermat dan bersahaja

  8. Disiplin, berani dan setia

  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

D. Materi Pokok

Materi Penggalang terbagi dalam enam bidang utama, dengan keterampilan kepramukaan sebagai ciri khasnya.

1. Pengetahuan Dasar Kepramukaan

Meliputi sejarah Pramuka (dunia dan Indonesia), arti lambang Tunas Kelapa, struktur organisasi (dari Gugus Depan hingga Kwartir Nasional), serta pemahaman dan pengamalan Trisatya/Dasadarma dalam kehidupan sehari-hari.

2. Tali Temali dan Pionering

Ini adalah keterampilan khas Penggalang.

Simpul yang wajib dikuasai:

  • Simpul mati – menyambung dua tali sama besar

  • Simpul hidup – simpul yang mudah dibuka

  • Simpul pangkal – mengikat tali pada tongkat

  • Simpul jangkar – membuat lingkar penyelamat

  • Simpul palang – menyilang dua tongkat tegak lurus

Pionering: membangun struktur dari tongkat/bambu dan tali, menjadi inti ujian tingkat Rakit dan Terap:

  • Tingkat Ramu: menara kaki tiga sederhana, rak jemuran

  • Tingkat Rakit: rak piring, meja makan, tiang bendera

  • Tingkat Terap: menara pandang, jembatan sederhana, gapura perkemahan

3. Sandi dan Semaphore

Sandi Morse: menyampaikan pesan lewat kombinasi titik (.) dan garis (-), bisa dengan lampu, bendera, atau bunyi.

Semaphore: menggunakan dua bendera dengan sudut lengan tertentu untuk mewakili huruf, keterampilan komunikasi wajib bagi Penggalang.

Sandi lain: sandi rumput, sandi kotak, dan lainnya untuk tantangan seru dalam latihan.

4. Navigasi Darat

Tingkat Ramu: mengenal 8 arah mata angin, menggunakan kompas.

Tingkat Rakit ke atas:

  • Membuat Peta Pita: mencatat jalur perjalanan dan ciri sepanjang rute

  • Membuat Peta Lapangan (sketsa lokasi)

  • Mengukur azimuth dengan kompas dan resection untuk menentukan posisi

  • Memperkirakan kecepatan dan kedalaman arus air

5. P3K dan Survival

P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) wajib di semua tingkat:

  • Menangani luka, menghentikan pendarahan, membalut

  • Membidai patah tulang

  • Membuat tandu darurat dari dua tongkat dan jaket atau tali

  • Menangani gigitan ular, heatstroke, keracunan di alam bebas

Keterampilan survival:

  • Penjernihan air sederhana: menyaring air keruh dengan lapisan batu, pasir, arang, dan serat kelapa (materi ujian tingkat Ramu)

  • Memasak di alam bebas: menyalakan api, memasak dengan alat sederhana

  • Membuat shelter: bivak sederhana atau tenda

6. Cinta Tanah Air, Agama, dan Kesehatan

Pendidikan cinta tanah air: memahami Pancasila, sejarah dan aturan penggunaan bendera Merah Putih (UU No. 24/2009), tata upacara lagu kebangsaan, serta kisah pahlawan Indonesia.

Agama dan moral: menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing, menumbuhkan toleransi beragama.

Kesehatan dan kebersihan diri: pengetahuan perubahan tubuh masa remaja, kebiasaan olahraga, pengelolaan kebersihan lingkungan (termasuk pengomposan sampah).

E. Metode Latihan dan Prinsip

Pendidikan Penggalang memakai pendekatan "belajar sambil melakukan" (Learning by Doing):

PrinsipArti
Sistem BereguKegiatan dilakukan per Regu untuk membina kerja sama dan kepemimpinan
Belajar Sambil MelakukanBelajar melalui praktik dan pengalaman, bukan sekadar ceramah
Kegiatan di Alam TerbukaSebisa mungkin di luar ruangan, memanfaatkan alam
Kegiatan MenantangTantangan sesuai usia untuk memicu potensi
Sistem AmongPembina mendampingi sebagai Pamong, bukan memberi komando
Sistem Tanda KecakapanSistem SKU/TKU sebagai pemacu kemajuan

F. Saran Praktis untuk Pembina

Untuk tingkat Ramu (anggota baru): fokus pada simpul dasar, pengenalan Semaphore, balut P3K dasar, penjernihan air sederhana, dengan cara yang menyenangkan (lomba estafet simpul, permainan bisik Semaphore) agar minat tetap terjaga.

Untuk tingkat Rakit: tingkatkan kompleksitas pionering (misalnya meja dan rak jemuran yang benar-benar berfungsi), perkenalkan pembuatan Peta Pita dan orientasi di alam bebas, mulai membina kemampuan memimpin Pinru.

Untuk tingkat Terap: tekankan perencanaan dan pelaksanaan mandiri, misalnya meminta anggota memimpin penyelenggaraan kegiatan kecil, serta uji kemampuan terpadu (misalnya dalam simulasi penyelamatan yang menggabungkan navigasi, P3K, dan sandi).

A. Sejarah dan Organisasi Kepramukaan (Soal 1–10)

1. Gerakan Pramuka sedunia didirikan oleh...

  • A. Lord Robert Baden-Powell

  • B. William Baden-Powell

  • C. Olave Baden-Powell

  • D. Ernest Thompson Seton

2. Buku yang menjadi awal berdirinya gerakan kepramukaan dunia adalah...

  • A. Aids to Scoutmastership

  • B. Scouting for Boys

  • C. Rovering to Success

  • D. The Jungle Book

3. Hari Pramuka Indonesia diperingati setiap tanggal...

  • A. 14 Agustus

  • B. 20 Mei

  • C. 28 Oktober

  • D. 1 Oktober

4. Gerakan Pramuka Indonesia secara resmi lahir pada tahun...

  • A. 1912

  • B. 1928

  • C. 1961

  • D. 1966

5. Organisasi kepramukaan tertinggi di Indonesia adalah...

  • A. Kwartir Cabang

  • B. Kwartir Daerah

  • C. Kwartir Nasional

  • D. Gugus Depan

6. Satuan organisasi terkecil dalam Gugus Depan untuk Penggalang disebut...

  • A. Barung

  • B. Regu

  • C. Sangga

  • D. Racana

7. Pembina Pramuka Penggalang di Gugus Depan disebut...

  • A. Pembina Siaga

  • B. Pembina Penggalang

  • C. Pembina Penegak

  • D. Pembina Pandega

8. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka berkedudukan di...

  • A. Bandung

  • B. Yogyakarta

  • C. Jakarta

  • D. Surabaya

9. Lambang Gerakan Pramuka Indonesia adalah...

  • A. Tunas Kelapa

  • B. Bunga Teratai

  • C. Bintang Segi Lima

  • D. Perisai

10. Pencipta lambang Tunas Kelapa adalah...

  • A. Soekarno

  • B. Soeharto

  • C. Soenardjo Atmodipuro

  • D. Sri Sultan Hamengkubuwono IX

B. Kode Kehormatan dan Nilai (Soal 11–18)

11. Janji Pramuka Penggalang disebut...

  • A. Dasadarma

  • B. Trisatya

  • C. Dwi Satya

  • D. Dwi Darma

12. Jumlah butir Dasadarma adalah...

  • A. 8

  • B. 9

  • C. 10

  • D. 11

13. Janji Pramuka Siaga disebut...

  • A. Trisatya

  • B. Dwi Satya

  • C. Dwi Darma

  • D. Dasadarma

14. "Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia" merupakan Dasadarma ke...

  • A. 1

  • B. 2

  • C. 3

  • D. 4

15. "Disiplin, berani dan setia" merupakan Dasadarma ke...

  • A. 6

  • B. 7

  • C. 8

  • D. 9

16. Trisatya berisi... janji.

  • A. dua

  • B. tiga

  • C. empat

  • D. lima

17. "Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan" adalah Dasadarma ke...

  • A. 8

  • B. 9

  • C. 10

  • D. 7

18. Kode kehormatan Pramuka terdiri dari...

  • A. Trisatya dan Dasadarma

  • B. Dwi Satya dan Dwi Darma

  • C. Trisatya dan Dwi Darma

  • D. Dwi Satya dan Dasadarma

C. Tingkat dan Tanda Kecakapan (Soal 19–26)

19. Tingkat kecakapan dalam Pramuka Penggalang secara berurutan adalah...

  • A. Ramu – Rakit – Terap

  • B. Rakit – Ramu – Terap

  • C. Terap – Rakit – Ramu

  • D. Ramu – Terap – Rakit

20. SKU adalah singkatan dari...

  • A. Syarat Kecakapan Umum

  • B. Syarat Kecakapan Khusus

  • C. Tanda Kecakapan Umum

  • D. Tanda Kecakapan Khusus

21. TKK adalah singkatan dari...

  • A. Syarat Kecakapan Khusus

  • B. Tanda Kecakapan Umum

  • C. Tanda Kecakapan Khusus

  • D. Syarat Kecakapan Umum

22. Warna dasar TKU Penggalang adalah...

  • A. Hijau

  • B. Merah

  • C. Kuning

  • D. Cokelat

23. Gambar pada TKU Penggalang adalah...

  • A. Bunga kelapa

  • B. Janur terlipat dan manggar

  • C. Tunas kelapa

  • D. Bintang

24. Tingkat tertinggi dalam Pramuka Penggalang adalah...

  • A. Ramu

  • B. Rakit

  • C. Terap

  • D. Laksana

25. Tanda kecakapan yang berkaitan dengan keterampilan khusus disebut...

  • A. SKU

  • B. TKK

  • C. TKU

  • D. KTA

26. Pemimpin Regu dalam Pramuka Penggalang disebut...

  • A. Pratama

  • B. Pinru

  • C. Pembina

  • D. Pamong

D. Tali Temali dan Pionering (Soal 27–34)

27. Simpul yang digunakan untuk menyambung dua tali sama besar adalah...

  • A. Simpul hidup

  • B. Simpul mati

  • C. Simpul pangkal

  • D. Simpul jangkar

28. Simpul yang mudah dibuka kembali disebut...

  • A. Simpul mati

  • B. Simpul hidup

  • C. Simpul pangkal

  • D. Simpul palang

29. Simpul untuk mengikat tali pada tongkat adalah...

  • A. Simpul jangkar

  • B. Simpul palang

  • C. Simpul pangkal

  • D. Simpul mati

30. Simpul yang digunakan untuk membuat lingkar penyelamat adalah...

  • A. Simpul pangkal

  • B. Simpul jangkar

  • C. Simpul hidup

  • D. Simpul mati

31. Simpul untuk menyilang dua tongkat tegak lurus adalah...

  • A. Simpul palang

  • B. Simpul pangkal

  • C. Simpul jangkar

  • D. Simpul hidup

32. Kegiatan membangun struktur dari tongkat dan tali disebut...

  • A. Navigasi

  • B. Pionering

  • C. Sandi

  • D. Semaphore

33. Menara kaki tiga merupakan proyek pionering untuk tingkat...

  • A. Ramu

  • B. Rakit

  • C. Terap

  • D. Penegak

34. Tali yang biasa digunakan dalam pionering adalah...

  • A. Tali tambang

  • B. Tali kawat

  • C. Tali plastik

  • D. Tali nilon

E. Sandi, Semaphore, dan Navigasi (Soal 35–42)

35. Sandi yang menggunakan titik dan garis adalah...

  • A. Sandi rumput

  • B. Sandi Morse

  • C. Sandi kotak

  • D. Sandi angka

36. Sandi Morse ditemukan oleh...

  • A. Baden-Powell

  • B. Samuel Morse

  • C. Alexander Graham Bell

  • D. Thomas Edison

37. Semaphore menggunakan alat bantu berupa...

  • A. Satu bendera

  • B. Dua bendera

  • C. Tiga bendera

  • D. Peluit

38. Jumlah arah mata angin utama adalah...

  • A. 4

  • B. 6

  • C. 8

  • D. 12

39. Alat untuk menentukan arah dalam navigasi darat adalah...

  • A. Kompas

  • B. Termometer

  • C. Barometer

  • D. Altimeter

40. Peta yang mencatat jalur perjalanan dan ciri sepanjang rute disebut...

  • A. Peta lapangan

  • B. Peta pita

  • C. Peta topografi

  • D. Peta tematik

41. Sudut yang diukur dari utara searah jarum jam disebut...

  • A. Elevasi

  • B. Azimuth

  • C. Depresi

  • D. Inklinasi

42. Membuat sketsa lokasi kegiatan disebut membuat...

  • A. Peta pita

  • B. Peta lapangan

  • C. Peta dunia

  • D. Peta kadaster

F. P3K, Survival, dan Pengetahuan Umum (Soal 43–50)

43. P3K singkatan dari...

  • A. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

  • B. Pertolongan Pertama Pada Keadaan

  • C. Pertolongan Pertama Pada Korban

  • D. Pertolongan Pertama Pada Kesehatan

44. Tandu darurat biasanya dibuat dari...

  • A. Dua tongkat dan jaket/tali

  • B. Satu tongkat dan kain

  • C. Tiga tongkat dan tali

  • D. Empat tongkat dan kain

45. Cara sederhana menjernihkan air keruh adalah dengan...

  • A. Mendidihkan saja

  • B. Menyaring dengan batu, pasir, arang, serat kelapa

  • C. Menambahkan gula

  • D. Membekukan air

46. Shelter sederhana di alam bebas disebut...

  • A. Bivak

  • B. Tenda

  • C. Barak

  • D. Pondok

47. Aturan penggunaan bendera Merah Putih diatur dalam...

  • A. UU No. 24 Tahun 2009

  • B. UU No. 12 Tahun 2006

  • C. UU No. 20 Tahun 2003

  • D. UU No. 22 Tahun 1999

48. Sumpah Pemuda terjadi pada tahun...

  • A. 1908

  • B. 1928

  • C. 1945

  • D. 1961

49. Kegiatan berkemah dalam Pramuka biasanya disebut...

  • A. Persami

  • B. Jambore

  • C. Raimuna

  • D. Musppanitera

50. Pertemuan besar Pramuka Penggalang tingkat nasional disebut...

  • A. Jambore

  • B. Raimuna

  • C. Persami

  • D. Kemnas


MPI Gerakan Pramuka - Media Pembelajaran Interaktif

MPI PRAMUKA

Media Pembelajaran Interaktif

Satu Pramuka Untuk Satu Indonesia

Selamat Datang di MPI Pramuka

Platform interaktif untuk mempelajari sejarah, nilai-nilai Dasa Darma, kode kehormatan, hingga keterampilan kepramukaan secara lengkap dan menyenangkan!

Sejarah & Organisasi

Pelajari asal-usul Pramuka dunia hingga berdirinya Gerakan Pramuka di Indonesia.

Kode Kehormatan

Pahami prinsip dasar melalui Tri Satya dan 10 Sikap Dasa Darma Pramuka.

Keterampilan Praktis

Kuasai Sandi Morse, Isyarat Semapor, serta jenis-jenis Simpul dasar kepramukaan.

Motto Gerakan Pramuka

"Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan"

Sejarah Pandu Dunia

Gerakan kepanduan dunia didirikan oleh Lord Robert Baden-Powell of Gilwell pada tahun 1907. Pengalamannya sebagai tentara Inggris dan keberhasilannya dalam mempertahankan kota Mafeking menjadi awal penulisan buku "Scouting for Boys" (1908).

Robert Baden-Powell

Bapak Pandu Dunia (22 Februari 1857 – 8 Januari 1941)

Perkemahan Pertama

Pulau Brownsea, Inggris (1907) diikuti oleh 20 orang pemuda.

Sejarah Pramuka Indonesia

Kepramukaan di Indonesia dimulai sejak era kolonial Belanda dengan nama NIPV (Nederlandsche Padvinders Vereeniging). Tokoh-tokoh nasional kemudian menyatukan organisasi-organisasi kepanduan menjadi satu wadah nasional.

14 Agustus 1961
Diresmikan Gerakan Pramuka secara resmi di Indonesia melalui Keppres No. 448 Tahun 1961. Dikenal sebagai Hari Pramuka.
Sri Sultan HB IX
Bapak Pramuka Indonesia & Ka Kwarnas pertama yang mencetuskan istilah "Pramuka".
Arti Lambang
Tunas Kelapa diciptakan oleh Sunardjo Atmodipuro. Melambangkan daya tahan, kegunaan, dan ketumbuhan.

Tri Satya (Janji Pramuka)

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

  1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila.
  2. Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.
  3. Menepati Dasa Darma.

Dasa Darma Pramuka (10 Ketentuan Moral)

Klik pada setiap poin untuk melihat penjelasan & makna pengamalannya:

Usia 7 - 10 Tahun

Siaga

Warna Identitas: Hijau

  • Satuan: Barung & Perindukan
  • Tingkat: Mula, Bantu, Tata
  • Kode: Dwi Satya & Dwi Darma
Usia 11 - 15 Tahun

Penggalang

Warna Identitas: Merah

  • Satuan: Regu & Pasukan
  • Tingkat: Ramu, Rakit, Terap
  • Kode: Tri Satya & Dasa Darma
Usia 16 - 20 Tahun

Penegak

Warna Identitas: Kuning

  • Satuan: Sangga & Ambalan
  • Tingkat: Bantara, Laksana
  • Fokus: Kepemimpinan & Bakti
Usia 21 - 25 Tahun

Pandega

Warna Identitas: Coklat Tua

  • Satuan: Reka & Racana
  • Fokus: Pengabdian Masyarakat
  • Prinsip: Kemandirian Dewasa

Sandi Morse Interaktif

Ketik teks untuk melihat terjemahan Sandi Morse:

Simpul-Simpul Dasar (Tali-Menali)

Simpul Mati

Mengikat 2 tali yang sama besar dalam keadaan kering.

Simpul Pangkal

Mengawali & mengakhiri ikatan pada kayu/tiang.

Simpul Jangkar

Membuat tandu darurat atau mengikat jangkar.

Simpul Ujung Tali

Mencegah ujung tali agar tidak terurai/terlepas.

Uji Pemahaman Kepramukaan

Jawab 5 pertanyaan pilihan ganda untuk menguji pengetahuan Anda mengenai sejarah, Dasa Darma, dan keterampilan Pramuka.

Penjelasan:

Hasil Kuis Anda

Terima kasih telah menyelesaikan kuis ini!

Total Nilai (Skor Maksimal: 100)

Tentang Media Pembelajaran Interaktif (MPI)

Aplikasi ini dirancang sebagai sarana pembelajaran kepramukaan digital yang modern, efisien, dan menyenangkan. Menggabungkan konsep visual yang bersih dengan fitur interaktif untuk memudahkan anggota Pramuka Penggalang, Penegak, maupun Pembina dalam memahami dasar kepramukaan.

Versi: 1.0.0
Fitur Utama: Modul Sejarah, Tri Satya & Dasa Darma Interaktif, Tingkatan Kepramukaan, Translator Morse, serta Kuis Evaluasi Pengetahuan.

MPI Gerakan Pramuka © 2026

Salam Pramuka! Ikhlas Bhakti Bina Bangsa, Mansyur Hanakertya.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments