MATERI AJAR
1. Ciri-Ciri Makhluk Hidup
Ciri umum: bernapas, bergerak, tumbuh dan berkembang, berkembang biak, memerlukan makanan, peka terhadap rangsang (iritabilitas), mengeluarkan zat sisa (ekskresi), dan adaptasi.
Bedakan:
Bergerak pada hewan = berpindah tempat; pada tumbuhan = gerak sebagian tubuh (daun mengatup, akar menuju air).
Tumbuh = bertambah ukuran/volume; berkembang = menuju kedewasaan.
Peka rangsang = respons terhadap sentuhan, cahaya, suhu, gravitasi.
Jebakan: “Putri malu berpindah tempat” → salah.
2. Zat dan Perubahannya
Sifat fisika: tidak menghasilkan zat baru (wujud, warna, kelarutan).
Sifat kimia: menghasilkan zat baru (pembakaran, karat, fermentasi).
Perubahan wujud: mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, mengkristal.
Anomali air: air membeku volumenya bertambah (memuai), massa jenis es lebih kecil dari air → es mengapung; botol penuh air yang dibekukan dapat pecah.
Jebakan: air menyusut saat membeku → salah.
3. Sel dan Teknologi Kedokteran
Sel = unit struktural dan fungsional terkecil makhluk hidup.
Sel punca (stem cell): belum berdiferensiasi, mampu memperbanyak diri dan berdiferensiasi menjadi berbagai sel → terapi regeneratif (menggantikan sel rusak).
Kultur jaringan: memperbanyak tanaman dari jaringan.
Vaksin: menggunakan antigen/patogen dilemahkan untuk membentuk imunitas.
Jebakan: sel punca bukan untuk membuat vaksin.
4. Interaksi Makhluk Hidup (Simbiosis)
Mutualisme: dua pihak untung (ikan badut–anemon, bakteri usus–manusia).
Komensalisme: satu untung, satu netral (anggrek–pohon).
Parasitisme: satu untung, satu rugi (kutu–manusia).
Netralisme: tidak saling memengaruhi.
Kompetisi: bersaing sumber daya.
Jebakan: ikan badut–anemon = mutualisme, bukan komensalisme.
5. Perubahan Lingkungan dan Pencemaran
Pencemaran air oleh limbah rumah tangga dapat menyebabkan diare, penyakit kulit, dan keracunan.
Penanggulangan paling tepat: mengolah limbah sebelum dibuang, membangun jamban sehat, pengelolaan sampah, edukasi sanitasi.
Pencegahan primer: mengurangi sumber pencemar; bukan hanya mengobati.
Jebakan: menutup semua saluran atau membuang limbah ke arus bukan solusi tepat.
6. Sistem Gerak Manusia
Tulang: penopang, pelindung, tempat melekat otot.
Otot: alat gerak aktif; tulang alat gerak pasif.
Sendi: engsel, putar, peluru, geser, pelana.
Skoliosis: tulang belakang melengkung ke samping.
Pencegahan: postur duduk baik, tas di kedua bahu, olahraga, asupan kalsium dan vitamin D.
Jebakan: membawa beban di satu sisi memperburuk skoliosis.
7. Sistem Pencernaan Manusia
Mekanik: gigi (mengunyah), gerak peristaltik.
Kimiawi: enzim.
Mulut: ptialin/amilase → amilum → maltosa.
Lambung: pepsin (protein), HCl (asam), renin (kasein).
Pankreas: amilase, lipase, tripsin.
Usus halus: maltase, sukrase, laktase, peptidase.
Gangguan ptialin → pencernaan amilum di mulut terganggu.
Jebakan: ptialin bukan untuk protein atau lemak.
8. Sistem Pernapasan Manusia
Pernapasan dada: otot antar tulang rusuk berkontraksi → rusuk terangkat → volume rongga dada membesar → tekanan mengecil → udara masuk (inspirasi). Ekspirasi kebalikannya.
Pernapasan perut: diafragma berkontraksi → diafragma mendatar → volume rongga dada membesar → tekanan mengecil → inspirasi.
Pertukaran gas di alveolus secara difusi.
Jebakan: inspirasi perut: diafragma mendatar, bukan terangkat.
9. Sistem Peredaran Darah
Jantung: 4 ruang (atrium kanan/kiri, ventrikel kanan/kiri).
Aliran: tubuh → atrium kanan → ventrikel kanan → paru → atrium kiri → ventrikel kiri → tubuh.
Katup mitral antara atrium kiri–ventrikel kiri.
Stenosis = katup menyempit → aliran terhambat, tekanan atrium naik.
Regurgitasi = katup bocor → darah mengalir balik.
Jebakan: stenosis ≠ regurgitasi. Stenosis menghambat; regurgitasi aliran balik.
10. Sistem Ekskresi (Nefron)
Urutan pembentukan urine:
Filtrasi di glomerulus → filtrat (air, glukosa, asam amino, urea, ion).
Reabsorpsi di tubulus kontortus proksimal → glukosa, asam amino, air diserap kembali.
Augmentasi di tubulus kontortus distal → penambahan zat sisa, urine sesungguhnya.
Glukosa/protein dalam urine = gangguan filtrasi/reabsorpsi.
Jebakan: glomerulus = filtrasi; tubulus proksimal = reabsorpsi; distal = augmentasi.
11. Sistem Reproduksi (Siklus Menstruasi)
Fase folikuler: FSH ↑, estrogen ↑ → endometrium menebal.
Ovulasi: LH memuncak (hari ±14) → ovum dilepas.
Fase luteal: progesteron ↑ → mempertahankan endometrium.
Jika tidak ada fertilisasi: estrogen dan progesteron turun → endometrium meluruh → menstruasi.
Jebakan: LH memuncak memicu ovulasi, bukan menebalkan endometrium.
12. Pewarisan Sifat
Gen dominan menutupi gen resesif.
Persilangan heterozigot × heterozigot (Pp × Pp): PP : Pp : pp = 1 : 2 : 1; fenotipe dominan : resesif = 3 : 1.
Genotipe = susunan gen; fenotipe = sifat tampak.
Persentase = jumlah keturunan sesuai sifat ÷ total × 100%.
Jebakan: Pp × Pp → putih 75%, bukan 50%.
13. Bioteknologi Pangan
Tempe: Rhizopus oryzae → memecah protein dan lemak.
Tape: Saccharomyces cerevisiae → gula menjadi alkohol dan CO₂.
Cuka: Acetobacter → etanol menjadi asam asetat (aerob).
Yoghurt: bakteri asam laktat → asam laktat.
Kecap: Aspergillus wentii.
Jebakan: Rhizopus bukan penghasil alkohol utama; itu peran Saccharomyces.
14. Pengukuran
Penggaris: ketelitian 1 mm/0,1 cm.
Jangka sorong: ketelitian 0,1 mm/0,01 cm; hasil = skala utama + (skala nonius × ketelitian).
Mikrometer sekrup: ketelitian 0,01 mm.
Angka penting: tulis sesuai ketelitian alat.
Contoh: skala utama 12,2 cm + nonius 4 × 0,01 = 12,24 cm.
Jebakan: jangan mencampur hasil penggaris dengan jangka sorong; pilih alat lebih teliti.
15. Gaya dan Hukum Newton
Hukum I: benda diam/gerak lurus beraturan jika ΣF = 0 (inersia).
Hukum II: ΣF = m × a.
Hukum III: aksi = reaksi.
Gaya gesek berlawanan arah gerak.
Jika gaya tarik diperbesar → ΣF besar → percepatan besar.
Jebakan: percepatan naik jika gaya total naik, bukan karena massa berubah.
16. Gerak Benda dan Gerak Relatif
Gerak bergantung pada titik acuan/pengamat.
Kecepatan relatif:
Searah: v = v₁ − v₂.
Berlawanan: v = v₁ + v₂.
Contoh: kereta 10 m/s ke utara, anak 1 m/s ke belakang → terhadap tanah 9 m/s ke utara.
Jebakan: arah acuan menentukan tanda; jangan langsung menjumlah.
17. Tekanan Zat (Hukum Pascal)
Hukum Pascal: tekanan pada fluida tertutup diteruskan ke segala arah sama besar.
Rumus: P₁ = P₂ → F₁/A₁ = F₂/A₂.
Penerapan: dongkrak hidrolik, rem hidrolik, pompa hidrolik.
Tekanan hidrostatis: P = ρgh.
Hukum Archimedes: Fa = ρ_fluida × g × V_tercelup.
Jebakan: dongkrak hidrolik = Hukum Pascal, bukan Archimedes.
18. Pesawat Sederhana
Tuas: KM = lk/lb = W/F.
Jenis 1: titik tumpu di tengah (gunting).
Jenis 2: beban di tengah (gerobak, pembuka botol).
Jenis 3: kuasa di tengah (pinset, lengan).
Bidang miring: KM = s/h = W/F.
Katrol: tetap KM 1; bebas KM 2; takal KM = jumlah tali.
Roda berporos: KM = R/r.
Jebakan: bidang miring KM = panjang/tinggi, bukan tinggi/panjang.
19. Usaha dan Energi
Usaha: W = F × s (gaya searah perpindahan), satuan joule.
Daya: P = W/t.
Energi potensial: Ep = mgh.
Energi kinetik: Ek = ½mv².
Hukum kekekalan energi: energi tidak hilang, berubah bentuk.
Waktu tidak memengaruhi usaha, hanya daya.
Jebakan: W = F × s; jangan mengalikan dengan waktu.
20. Suhu dan Kalor
Kalor: Q = m × c × ΔT.
Kalor lebur: Q = m × L.
Kalor uap: Q = m × U.
Energi listrik: W = P × t (t dalam sekon).
Asas Black: Q_lepas = Q_terima.
ΔT = T_akhir − T_awal.
Jebakan: satuan waktu harus sekon; c air = 4.200 J/kg°C.
21. Getaran dan Gelombang
Periode T = waktu satu getaran; frekuensi f = jumlah getaran per sekon; f = 1/T.
Gelombang transversal: 1λ = jarak puncak ke puncak berurutan.
Cepat rambat: v = λ/T = λf.
Jarak dua puncak berurutan = 1λ; puncak 1 ke puncak 3 = 2λ.
Jebakan: puncak ke puncak berdekatan = 1λ, bukan ½λ.
22. Gelombang Bunyi
Bunyi butuh medium; cepat rambat di udara ±340 m/s.
Echo/pantulan: s = (v × t)/2.
Bunyi langsung: s = v × t.
Frekuensi bunyi: infrasonik <20 Hz, audiosonik 20–20.000 Hz, ultrasonik >20.000 Hz.
Resonansi: frekuensi sumber = frekuensi alami benda.
Interferensi: bunyi keras-lemah (layangan) jika frekuensi berbeda sedikit.
Jebakan: jarak sumber guntur tanpa pantulan tidak dibagi 2.
23. Cahaya dan Alat Optik
Pemantulan: sudut datang = sudut pantul.
Pembiasan: dari medium renggang ke rapat → mendekati normal; sebaliknya menjauhi normal.
Cacat mata:
Miopi (rabun jauh): tidak jelas melihat jauh, bayangan jatuh di depan retina → lensa cekung (negatif).
Hipermetropi (rabun dekat): tidak jelas melihat dekat → lensa cembung (positif).
Presbiopi: daya akomodasi menurun → lensa rangkap.
Kacamata: P = 100/f (f dalam cm) atau P = 1/f (f dalam meter).
Cermin datar: bayangan maya, tegak, sama besar.
Cermin cekung: mengumpulkan cahaya.
Cermin cembung: menyebarkan cahaya (spion).
Jebakan: miopi = cekung; hipermetropi = cembung.
24. Kemagnetan
Kutub magnet: utara dan selatan; sejenis tolak-menolak, berbeda tarik-menarik.
Cara membuat magnet: gosokan, induksi, elektromagnet.
Gosokan: ujung terakhir yang digosok menjadi kutub berlawanan dengan kutub magnet penggosok.
Magnet sementara: besi; magnet permanen: baja.
Elektromagnet: arah kutub mengikuti kaidah tangan kanan.
Jebakan: besi menjadi magnet sementara, baja permanen.
25. Induksi Elektromagnetik
Induksi elektromagnetik: perubahan medan magnet menghasilkan GGL/arus listrik.
Penerapan: generator, dinamo, transformator, mikrofon.
Transformator:
Step-up: Ns > Np, Vs > Vp.
Step-down: Ns < Np, Vs < Vp.
Rumus: Vp/Vs = Np/Ns; efisiensi η = (Ps/Pp) × 100%.
Setrika memanfaatkan efek Joule (P = I²R), bukan induksi.
Jebakan: setrika bukan penerapan induksi elektromagnetik.
26. Atom, Ion, dan Listrik Statis
Atom netral: jumlah proton = jumlah elektron.
Ion positif (kation): kehilangan elektron.
Ion negatif (anion): mendapat elektron.
Nomor atom = jumlah proton; nomor massa = proton + neutron.
Listrik statis: muatan sejenis tolak-menolak, berbeda tarik-menarik.
Hukum Coulomb: F = k (q₁q₂)/r².
Jebakan: ion terbentuk karena perubahan elektron, bukan proton.
27. Listrik Dinamis dan Energi Listrik
Hukum Ohm: V = I × R.
Daya listrik: P = V × I = I²R = V²/R.
Energi listrik: W = P × t; satuan kWh.
Rekening listrik: kWh × tarif.
MCB: membatasi arus; jika arus total melebihi batas, MCB putus.
Rangkaian seri: arus sama, tegangan bagi. Paralel: tegangan sama, arus bagi.
Jebakan: I = P/V; jumlahkan arus untuk peralatan paralel di rumah.
28. Tata Surya
Rotasi Bumi: pergantian siang-malam, gerak semu harian Matahari, perbedaan waktu.
Revolusi Bumi: pergantian musim, perubahan lama siang-malam, gerak semu tahunan Matahari.
Revolusi Bulan: fase Bulan, pasang surut, gerhana.
Gerhana Matahari: Bulan di antara Matahari–Bumi (bulan baru).
Gerhana Bulan: Bumi di antara Matahari–Bulan (purnama).
Pasang surut: gravitasi Bulan dan Matahari.
Jebakan: siang-malam = rotasi, bukan revolusi.
29. Asam-Basa
pH < 7 asam; pH = 7 netral; pH > 7 basa.
Indikator alami: kunyit, kembang sepatu, kulit manggis, daun sirih.
Netralisasi: asam + basa → garam + air.
Air asam dapat dinetralkan dengan kapur tohor (basa).
Skala pH: semakin kecil semakin asam; semakin besar semakin basa.
Jebakan: menetralkan asam dengan basa, bukan dengan garam dapur.
30. Zat Aditif dan Adiktif
Zat aditif: pewarna, pemanis, pengawet, penyedap, antioksidan.
Zat adiktif: menyebabkan ketergantungan (nikotin, kafein, alkohol, narkotika, kratom).
Efek penggunaan berulang: toleransi meningkat → dosis kebutuhan bertambah; ketergantungan; gangguan organ.
Zat alami tetap bisa berbahaya jika disalahgunakan.
Detoksifikasi/terapi: pendampingan medis.
Jebakan: “alami berarti aman” → salah; toleransi membuat dosis naik, bukan turun.
Peta Rumus Cepat
| Konsep | Rumus |
|---|---|
| Hukum Newton II | ΣF = m·a |
| Tekanan | P = F/A |
| Hukum Pascal | F₁/A₁ = F₂/A₂ |
| Tekanan hidrostatis | P = ρgh |
| Archimedes | Fa = ρ·g·V |
| Usaha | W = F·s |
| Daya | P = W/t |
| Energi potensial | Ep = mgh |
| Energi kinetik | Ek = ½mv² |
| Kalor | Q = m·c·ΔT |
| Gelombang | v = λ·f = λ/T |
| Bunyi pantul | s = v·t/2 |
| Hukum Ohm | V = I·R |
| Daya listrik | P = V·I |
| Energi listrik | W = P·t |
| Transformator | Vp/Vs = Np/Ns |
| Bidang miring | KM = s/h |
| Tuas | KM = lk/lb |
| pH | <7 asam, 7 netral, >7 basa |
LATIHAN SOAL
1. Perhatikan teks berikut!
Bunga putri malu (Mimosa pudica) memiliki daun yang akan mengatup ketika disentuh. Tumbuhan ini juga dapat berbunga dan menghasilkan biji. Bunga putri malu tumbuh dari kecil menjadi besar seiring waktu.
Berdasarkan teks tersebut, tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan berikut!
| No | Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|---|
| 1 | Daun putri malu mengatup saat disentuh menunjukkan ciri makhluk hidup peka terhadap rangsang. | ☐ | ☐ |
| 2 | Putri malu dapat berpindah tempat seperti hewan. | ☐ | ☐ |
| 3 | Putri malu menghasilkan biji sebagai cara berkembang biak. | ☐ | ☐ |
| 4 | Putri malu mengalami pertumbuhan dari kecil menjadi besar. | ☐ | ☐ |
2. Perhatikan teks berikut!
Ibu mengisi botol plastik dengan air sampai penuh, lalu menutupnya rapat-rapat dan memasukkannya ke dalam freezer. Beberapa jam kemudian, ibu terkejut karena botol plastik tersebut pecah. Peristiwa ini terjadi karena air memiliki sifat unik saat berubah wujud menjadi es.
Berdasarkan peristiwa tersebut, sifat zat yang menyebabkan botol pecah adalah ....
A. Air menyusut saat membeku sehingga ruang di dalam botol menjadi vakum.
B. Air memuai saat membeku sehingga menekan dinding botol.
C. Air menguap saat didinginkan sehingga tekanan dalam botol meningkat.
D. Air mengembun saat membeku sehingga volume air bertambah.
3. Perhatikan teks berikut!
Sel punca (stem cell) adalah sel yang belum berdiferensiasi dan memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri serta berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel. Dalam bidang kedokteran, sel punca digunakan untuk terapi berbagai penyakit degeneratif seperti diabetes, Parkinson, dan cedera tulang belakang. Sel punca dapat diambil dari sumsum tulang, darah tali pusat, atau jaringan lemak. Terapi ini bertujuan menggantikan sel-sel yang rusak atau tidak berfungsi dengan sel sehat.
Berdasarkan artikel tersebut, pemanfaatan teknologi tentang sel di bidang kedokteran yang tepat adalah ....
A. Pembuatan vaksin dari virus yang dilemahkan.
B. Terapi sel punca untuk menggantikan sel yang rusak.
C. Kultur jaringan untuk memperbanyak tanaman.
D. Kloning hewan untuk meningkatkan populasi.
4. Perhatikan teks berikut!
Ikan badut hidup di antara tentakel anemon laut. Anemon laut memiliki tentakel yang beracun bagi ikan lain, tetapi ikan badut memiliki lapisan mukus yang melindunginya dari sengat anemon. Ikan badut mendapatkan perlindungan dari predator, sementara anemon laut mendapat sisa makanan dari ikan badut dan ikan badut membantu membersihkan parasit dari anemon.
Pola interaksi antara ikan badut dan anemon laut adalah ....
A. Simbiosis parasitisme.
B. Simbiosis komensalisme.
C. Simbiosis mutualisme.
D. Simbiosis amensalisme.
5. Perhatikan teks berikut!
Pencemaran air sungai oleh limbah rumah tangga menyebabkan penyakit kulit dan diare. Limbah rumah tangga yang mengandung bakteri dan bahan kimia berbahaya dibuang langsung ke sungai. Warga sekitar masih menggunakan air sungai untuk mandi dan mencuci.
Upaya paling tepat untuk menanggulangi gangguan kesehatan akibat pencemaran tersebut adalah ....
A. Membuang limbah ke sungai agar terbawa arus.
B. Mengolah limbah rumah tangga sebelum dibuang ke sungai.
C. Menggunakan air sungai langsung untuk mandi.
D. Menutup semua saluran air ke sungai.
6. Perhatikan teks berikut!
Seorang siswa sering membawa tas ransel hanya di satu bahu dan duduk dengan posisi miring. Akibatnya, tulang belakangnya bengkok ke samping (skoliosis).
Tindakan yang tepat untuk mencegah atau menangani kondisi tersebut adalah ....
A. Menggunakan tas ransel di kedua bahu dan memperbaiki postur duduk.
B. Sering mengangkat beban berat di satu sisi.
C. Tidur dengan posisi miring setiap hari.
D. Mengurangi aktivitas fisik.
7. Perhatikan teks berikut!
Seorang pasien mengalami gangguan pada kelenjar ludah sehingga produksi enzim ptialin berkurang.
Akibat yang timbul dari gangguan tersebut adalah ....
A. Pencernaan protein di lambung terganggu.
B. Pencernaan amilum di mulut tidak sempurna.
C. Penyerapan air di usus besar terganggu.
D. Pembentukan vitamin K di usus terganggu.
8. Perhatikan teks berikut!
Pernapasan dada terjadi ketika kita menghirup udara dengan mengangkat tulang rusuk. Otot antar tulang rusuk berkontraksi sehingga tulang rusuk terangkat, volume rongga dada membesar, dan udara masuk.
Berdasarkan teks, mekanisme yang tepat pada inspirasi pernapasan dada adalah ....
A. Otot antar tulang rusuk berkontraksi, tulang rusuk terangkat, volume rongga dada membesar, tekanan udara mengecil.
B. Otot antar tulang rusuk berelaksasi, tulang rusuk terangkat, volume rongga dada membesar, tekanan udara membesar.
C. Otot antar tulang rusuk berkontraksi, tulang rusuk turun, volume rongga dada mengecil, tekanan udara membesar.
D. Otot antar tulang rusuk berelaksasi, tulang rusuk turun, volume rongga dada mengecil, tekanan udara mengecil.
9. Perhatikan teks dan gambar berikut!
Demam rematik adalah penyakit yang dapat menyebabkan peradangan pada katup jantung, terutama katup mitral. Akibatnya, katup mitral mengalami penyempitan (stenosis) sehingga tidak dapat membuka dengan sempurna. Kondisi ini mengganggu aliran darah dari serambi kiri (atrium kiri) ke bilik kiri (ventrikel kiri).
Berdasarkan informasi dan gambar tersebut, pernyataan yang benar mengenai dampak penyempitan katup mitral adalah .... (Jawaban benar lebih dari satu)
☐ 1. Darah dari atrium kiri ke ventrikel kiri terhambat.
☐ 2. Tekanan darah di atrium kiri meningkat.
☐ 3. Ventrikel kiri memompa darah lebih banyak ke seluruh tubuh.
☐ 4. Darah dapat mengalir balik dari ventrikel kiri ke atrium kiri.
10. Perhatikan gambar nefron ginjal berikut!
Pasangan bagian nefron dan proses yang tepat adalah ....
A. 1 – filtrasi, 2 – reabsorpsi, 4 – augmentasi
B. 1 – reabsorpsi, 3 – filtrasi, 4 – augmentasi
C. 2 – filtrasi, 3 – augmentasi, 4 – reabsorpsi
D. 1 – augmentasi, 2 – filtrasi, 3 – reabsorpsi
11. Perhatikan grafik perubahan hormon selama siklus menstruasi berikut!
Berdasarkan grafik tersebut, pernyataan yang tepat mengenai hubungan kadar hormon dengan proses menstruasi adalah ....
A. Kadar progesteron yang tinggi pada fase luteal mempertahankan penebalan endometrium, dan penurunannya memicu menstruasi.
B. Kadar estrogen yang rendah pada fase folikuler menyebabkan endometrium meluruh.
C. Kadar LH yang memuncak pada hari ke-14 menyebabkan endometrium menebal.
D. Kadar FSH yang tinggi setelah ovulasi memicu produksi progesteron.
12. Perhatikan informasi berikut!
Seorang peternak menyilangkan kambing jantan berbulu putih heterozigot (Pp) dengan kambing betina berbulu putih heterozigot (Pp). Sifat bulu putih (P) dominan terhadap bulu hitam (p).
Berdasarkan persilangan tersebut, persentase keturunan yang berbulu putih adalah ....
A. 25%
B. 50%
C. 75%
D. 100%
13. Perhatikan teks berikut!
Tempe adalah produk bioteknologi pangan tradisional Indonesia yang dibuat dari kedelai. Dalam pembuatannya, kedelai yang telah direbus dicampur dengan ragi tempe yang mengandung kapang Rhizopus oryzae. Kapang ini tumbuh dan menghasilkan enzim yang memecah protein kompleks menjadi asam amino, serta lemak menjadi asam lemak. Proses ini membuat kedelai menjadi lebih mudah dicerna dan memiliki tekstur padat serta aroma khas.
Berdasarkan teks tersebut, peran mikroorganisme dalam pembuatan tempe adalah ....
A. Mengubah gula menjadi alkohol dan karbon dioksida.
B. Memecah protein dan lemak menjadi senyawa yang lebih sederhana.
C. Menghasilkan asam laktat yang membuat rasa asam.
D. Mengikat nitrogen dari udara untuk meningkatkan protein.
14. Perhatikan teks berikut!
Seorang siswa mengukur panjang sebuah pensil menggunakan penggaris. Skala utama yang terbaca adalah 12 cm, dan skala nonius (terkecil) menunjukkan angka 0,3 cm. Siswa tersebut ingin memastikan hasil pengukurannya dengan menggunakan jangka sorong. Pada jangka sorong, skala utama menunjukkan 12,2 cm dan skala nonius menunjukkan angka 4 (ketelitian 0,01 cm).
Berdasarkan teks tersebut, hasil pengukuran panjang pensil yang paling teliti adalah ....
A. 12,20 cm
B. 12,24 cm
C. 12,30 cm
D. 12,34 cm
15. Perhatikan teks berikut!
Sebuah kotak kayu bermassa 5 kg ditarik dengan gaya 20 N di atas lantai kasar. Gaya gesek yang bekerja antara kotak dan lantai sebesar 5 N. Kotak tersebut bergerak dari keadaan diam.
Berdasarkan teks tersebut, pernyataan yang tepat jika gaya tarik diperbesar menjadi 30 N adalah ....
A. Percepatan kotak tetap karena massa tidak berubah.
B. Percepatan kotak bertambah karena gaya total bertambah.
C. Gaya gesek bertambah besar sehingga percepatan berkurang.
D. Kotak berhenti bergerak karena gaya gesek lebih besar.
16. Perhatikan teks berikut!
Seorang anak berjalan di dalam kereta api yang sedang bergerak lurus ke arah utara dengan kecepatan tetap. Anak tersebut berjalan ke arah belakang kereta dengan kecepatan 1 m/s terhadap kereta. Kereta bergerak dengan kecepatan 10 m/s terhadap tanah.
Berdasarkan teks tersebut, tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan berikut!
| No | Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|---|
| 1 | Menurut pengamat di dalam kereta, lintasan anak lurus ke belakang. | ☐ | ☐ |
| 2 | Menurut pengamat di tanah, anak bergerak ke utara dengan kecepatan 9 m/s. | ☐ | ☐ |
| 3 | Menurut pengamat di tanah, anak bergerak ke selatan dengan kecepatan 11 m/s. | ☐ | ☐ |
| 4 | Lintasan anak menurut pengamat di tanah adalah lurus ke utara. | ☐ | ☐ |
17. Perhatikan teks berikut!
Dongkrak hidrolik digunakan untuk mengangkat mobil. Pada dongkrak tersebut, penampang kecil memiliki luas 2 cm² dan penampang besar memiliki luas 20 cm². Gaya yang diberikan pada penampang kecil diteruskan oleh fluida sehingga menghasilkan gaya angkat yang besar pada penampang besar.
Prinsip kerja yang menyebabkan dongkrak hidrolik mampu mengangkat beban berat adalah ....
A. Tekanan pada fluida diteruskan ke segala arah dengan besar yang sama.
B. Gaya angkat berbanding terbalik dengan luas penampang.
C. Volume fluida bertambah ketika diberi gaya.
D. Massa jenis fluida berubah saat diberi tekanan.
18. Perhatikan teks berikut!
Seorang pekerja menggunakan papan kayu yang dimiringkan untuk menaikkan drum ke atas truk. Papan tersebut membentuk bidang miring dengan panjang 3 meter dan tinggi 1 meter. Drum yang akan dinaikkan memiliki berat 600 N. Dengan menggunakan bidang miring tersebut, pekerja hanya perlu mengeluarkan gaya sebesar 200 N.
Berdasarkan teks tersebut, keuntungan mekanis bidang miring yang digunakan adalah ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
19. Perhatikan teks berikut!
Seorang siswa mendorong meja bermassa 20 kg dengan gaya 50 N sejauh 4 meter di lantai datar. Gaya gesek antara meja dan lantai diabaikan. Siswa tersebut memerlukan waktu 8 detik untuk memindahkan meja.
Berdasarkan teks tersebut, besarnya usaha yang dilakukan siswa adalah ....
A. 50 J
B. 100 J
C. 200 J
D. 400 J
20. Perhatikan teks berikut!
Ibu memanaskan 2 kg air dari suhu 25 °C hingga 75 °C. Kalor jenis air adalah 4.200 J/kg°C. Ibu menggunakan kompor listrik dengan daya 500 W. Waktu yang dibutuhkan untuk memanaskan air tersebut adalah 14 menit.
Berdasarkan teks tersebut, tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan berikut!
| No | Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|---|
| 1 | Energi kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan air adalah 420.000 J. | ☐ | ☐ |
| 2 | Energi listrik yang digunakan kompor selama 14 menit adalah 420.000 J. | ☐ | ☐ |
| 3 | Jika suhu awal air lebih rendah, energi kalor yang dibutuhkan akan lebih besar. | ☐ | ☐ |
| 4 | Jika massa air diperbesar dua kali, energi kalor yang dibutuhkan juga menjadi dua kali. | ☐ | ☐ |
21. Perhatikan teks dan gambar berikut!
Pada percobaan gelombang transversal menggunakan tali, terbentuk pola gelombang seperti gambar. Jarak dari puncak pertama ke puncak ketiga adalah 60 cm. Waktu yang dibutuhkan dari puncak pertama ke puncak ketiga adalah 0,4 sekon.
Berdasarkan data tersebut, cepat rambat gelombang adalah ....
A. 0,75 m/s
B. 1,5 m/s
C. 3 m/s
D. 6 m/s
22. Perhatikan teks berikut!
Pada suatu sore, Rani melihat kilat petir di langit. Dua sekon kemudian, ia mendengar suara guntur. Cepat rambat bunyi di udara saat itu 340 m/s. Cahaya kilat dianggap sampai ke mata Rani hampir seketika.
Berdasarkan teks tersebut, jarak sumber petir terhadap Rani adalah ....
A. 170 m
B. 340 m
C. 680 m
D. 1.020 m
23. Perhatikan teks berikut!
Rinto duduk di baris belakang kelas. Ia tidak dapat membaca tulisan di papan tulis yang berjarak sekitar 5 meter dengan jelas. Namun, saat membaca buku pada jarak 25 cm, Rinto masih dapat melihat dengan jelas. Rinto kemudian memeriksakan matanya dan disarankan menggunakan kacamata.
Jenis cacat mata yang dialami Rinto dan lensa kacamata yang sesuai adalah ....
A. Miopi, ditolong dengan lensa cekung.
B. Miopi, ditolong dengan lensa cembung.
C. Hipermetropi, ditolong dengan lensa cekung.
D. Hipermetropi, ditolong dengan lensa cembung.
24. Perhatikan teks berikut!
Sebatang besi AB digosok dengan kutub utara sebuah magnet permanen secara berulang dan searah, dari ujung A menuju ujung B. Setelah beberapa kali gosokan, besi tersebut dapat menarik serbuk besi. Namun, sifat kemagnetannya hilang setelah beberapa waktu.
Berdasarkan teks tersebut, kutub magnet yang terbentuk dan sifat kemagnetan besi tersebut adalah ....
A. A menjadi kutub utara, B menjadi kutub selatan, dan bersifat sementara.
B. A menjadi kutub selatan, B menjadi kutub utara, dan bersifat sementara.
C. A menjadi kutub utara, B menjadi kutub selatan, dan bersifat permanen.
D. A menjadi kutub selatan, B menjadi kutub utara, dan bersifat permanen.
25. Perhatikan pernyataan berikut!
Beberapa penerapan induksi elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari:
Dinamo sepeda mengubah energi gerak menjadi energi listrik.
Transformator step-up digunakan untuk menaikkan tegangan listrik.
Generator menghasilkan arus listrik karena adanya perubahan medan magnet.
Setrika listrik mengubah energi listrik menjadi energi kalor dengan prinsip induksi elektromagnetik.
Pernyataan yang benar tentang penerapan induksi elektromagnetik adalah .... (Jawaban benar lebih dari satu)
☐ 1
☐ 2
☐ 3
☐ 4
26. Perhatikan teks berikut!
Atom natrium (Na) memiliki 11 proton, 11 elektron, dan 12 neutron. Ketika atom Na melepaskan satu elektron, terbentuk ion Na⁺.
Berdasarkan teks tersebut, pernyataan yang benar adalah .... (Jawaban benar lebih dari satu)
☐ 1. Atom Na bersifat netral karena jumlah proton sama dengan jumlah elektron.
☐ 2. Ion Na⁺ memiliki 10 elektron.
☐ 3. Ion Na⁺ memiliki 10 proton.
☐ 4. Ion Na⁺ bermuatan positif karena kehilangan satu elektron.
27. Perhatikan teks berikut!
Sebuah rumah menggunakan MCB 4 A pada tegangan 220 V. Peralatan listrik yang digunakan antara lain:
Setrika: 440 W
Televisi: 110 W
Lampu: 55 W
Berdasarkan data tersebut, pernyataan yang benar adalah .... (Jawaban benar lebih dari satu)
☐ 1. Arus listrik yang mengalir pada setrika adalah 2 A.
☐ 2. Arus listrik yang mengalir pada televisi adalah 0,5 A.
☐ 3. Jika setrika dan televisi digunakan bersamaan, arus totalnya 2,5 A.
☐ 4. Jika setrika, televisi, dan lampu digunakan bersamaan, MCB pasti putus karena arus total melebihi 4 A.
28. Perhatikan teks berikut!
Bumi, Bulan, dan Matahari selalu bergerak sesuai lintasannya. Posisi ketiganya yang berubah-ubah menyebabkan berbagai peristiwa alam, seperti gerhana, pasang surut air laut, dan perubahan fase Bulan.
Berdasarkan teks tersebut, pernyataan yang benar adalah .... (Jawaban benar lebih dari satu)
☐ 1. Gerhana Matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi pada fase bulan baru.
☐ 2. Gerhana Bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan pada fase bulan purnama.
☐ 3. Pasang surut air laut dipengaruhi oleh gaya gravitasi Bulan dan Matahari.
☐ 4. Pergantian siang dan malam terjadi akibat revolusi Bumi mengelilingi Matahari.
29. Perhatikan data berikut!
Hasil pengukuran pH air di tiga titik sungai:
| Titik | pH |
|---|---|
| A | 4 |
| B | 7 |
| C | 9 |
Di sekitar titik A terdapat limbah pabrik yang diduga menyebabkan air menjadi asam. Kondisi air yang asam dapat mengganggu kehidupan organisme air.
Berdasarkan data tersebut, kondisi dan tindakan perbaikan yang paling tepat untuk titik A adalah ....
A. Air bersifat asam; perlu ditambahkan bahan bersifat basa seperti kapur tohor untuk menetralkan.
B. Air bersifat basa; perlu ditambahkan cuka agar pH turun.
C. Air bersifat netral; tidak perlu dilakukan tindakan perbaikan.
D. Air bersifat asam; perlu ditambahkan garam dapur agar pH naik.
30. Perhatikan teks berikut!
Kratom (Mitragyna speciosa) merupakan tanaman yang daunnya mengandung senyawa mitragynine. Senyawa tersebut bekerja pada sistem saraf pusat. Pada dosis rendah, kratom dapat menimbulkan efek stimulan; pada dosis tinggi menimbulkan rasa tenang dan euforia. Penggunaan berulang berisiko menyebabkan ketergantungan, menurunkan konsentrasi, dan mengganggu fungsi otak. Remaja lebih rentan mengalami dampak jangka panjang karena otaknya masih berkembang.
Berdasarkan teks tersebut, tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan berikut!
| No | Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|---|
| 1 | Penggunaan kratom berulang dapat menimbulkan ketergantungan karena memengaruhi sistem saraf pusat. | ☐ | ☐ |
| 2 | Kratom aman digunakan remaja karena berasal dari tanaman alami. | ☐ | ☐ |
| 3 | Efek kratom dapat berubah dari stimulan menjadi sedatif seiring meningkatnya dosis. | ☐ | ☐ |
| 4 | Penggunaan berulang selalu menurunkan toleransi sehingga dosis yang dibutuhkan semakin kecil. | ☐ | ☐ |
TRIK DAN PEMBAHASAN
| No | Kunci | No | Kunci |
|---|---|---|---|
| 1 | B–S–B–B | 16 | B–B–S–B |
| 2 | B | 17 | A |
| 3 | B | 18 | C |
| 4 | C | 19 | C |
| 5 | B | 20 | B–B–B–B |
| 6 | A | 21 | B |
| 7 | B | 22 | C |
| 8 | A | 23 | A |
| 9 | 1 dan 2 | 24 | A |
| 10 | A | 25 | 1, 2, 3 |
| 11 | A | 26 | 1, 2, 4 |
| 12 | C | 27 | 1, 2, 3 |
| 13 | B | 28 | 1, 2, 3 |
| 14 | B | 29 | A |
| 15 | B | 30 | B–S–B–S |
Pembahasan dan Trik
1. Kunci: B–S–B–B
Daun mengatup saat disentuh = peka terhadap rangsang → Benar.
Putri malu tidak berpindah tempat seperti hewan → Salah.
Menghasilkan biji = berkembang biak → Benar.
Tumbuh dari kecil menjadi besar = tumbuh dan berkembang → Benar.
Trik: Bedakan “bergerak” pada tumbuhan (gerak sebagian tubuh) dengan “berpindah tempat”.
2. Kunci: B
Air membeku justru memuai/volume bertambah, sehingga menekan dinding botol hingga pecah.
Trik: Ingat anomali air: es lebih ringan dan volumenya lebih besar daripada air.
3. Kunci: B
Sel punca dimanfaatkan untuk menggantikan sel rusak pada terapi penyakit degeneratif.
Trik: Cocokkan kata kunci “sel punca” dengan “regenerasi/penggantian sel”.
4. Kunci: C
Ikan badut dan anemon saling diuntungkan → mutualisme.
Trik: Parasitisme = satu untung satu rugi; komensalisme = satu untung satu netral; mutualisme = dua-duanya untung.
5. Kunci: B
Limbah rumah tangga harus diolah sebelum dibuang ke sungai.
Trik: Pencegahan pencemaran paling tepat = mengolah sumber limbah, bukan menutup semua akses atau membuang ke arus.
6. Kunci: A
Skoliosis dicegah/ditangani dengan postur duduk baik dan membawa beban seimbang di kedua bahu.
Trik: Pilih tindakan yang memperbaiki posisi tulang belakang, bukan memperburuk kebiasaan.
7. Kunci: B
Enzim ptialin mengubah amilum menjadi maltosa di mulut. Jika ptialin berkurang, pencernaan amilum di mulut terganggu.
Trik: Ptialin = amilase = amilum. Jangan tertukar dengan pepsin (protein) atau lipase (lemak).
8. Kunci: A
Inspirasi pernapasan dada: otot antar tulang rusuk berkontraksi → tulang rusuk terangkat → volume rongga dada membesar → tekanan mengecil → udara masuk.
Trik: Urutan logis: otot berkontraksi → volume membesar → tekanan mengecil → udara masuk.
9. Kunci: 1 dan 2
Stenosis katup mitral menghambat aliran darah atrium kiri → ventrikel kiri dan meningkatkan tekanan atrium kiri. Pernyataan 4 adalah ciri regurgitasi, bukan stenosis.
Trik: Stenosis = penyempitan → aliran terhambat. Regurgitasi = katup bocor → aliran balik. Jangan campur keduanya.
10. Kunci: A
Glomerulus (1) = filtrasi; tubulus kontortus proksimal (2) = reabsorpsi; tubulus kontortus distal (4) = augmentasi.
Trik: Hafalkan urutan: filtrasi → reabsorpsi → augmentasi.
11. Kunci: A
Progesteron tinggi pada fase luteal mempertahankan endometrium; jika kadar turun, endometrium meluruh → menstruasi.
Trik: Estrogen menebalkan, progesteron mempertahankan; penurunan keduanya memicu menstruasi.
12. Kunci: C
Pp × Pp → PP : Pp : pp = 1 : 2 : 1. Bulu putih (P_) = 3/4 = 75%.
Trik: Heterozigot × heterozigot selalu menghasilkan perbandingan fenotipe 3 : 1 jika dominansi penuh.
13. Kunci: B
Rhizopus oryzae menghasilkan enzim yang memecah protein dan lemak menjadi senyawa lebih sederhana.
Trik: Tempe = kapang Rhizopus; tape = Saccharomyces; cuka = Acetobacter.
14. Kunci: B
Jangka sorong: skala utama 12,2 cm + skala nonius 4 × 0,01 cm = 12,24 cm.
Trik: Hasil = skala utama + (skala nonius × ketelitian). Jangan terkecoh hasil penggaris.
15. Kunci: B
Gaya total awal = 20 − 5 = 15 N. Jika gaya tarik 30 N, gaya total = 25 N, sehingga percepatan bertambah.
Trik: Gunakan ΣF = F_tarik − F_gesek; percepatan naik jika gaya total naik.
16. Kunci: B–B–S–B
Kecepatan anak terhadap tanah = 10 − 1 = 9 m/s ke utara.
Terhadap kereta: lurus ke belakang → Benar.
Terhadap tanah: 9 m/s ke utara → Benar.
11 m/s ke selatan → Salah.
Lintasan menurut pengamat tanah lurus ke utara → Benar.
Trik: Kecepatan relatif: jika berlawanan arah, kurangkan; tentukan acuan pengamat.
17. Kunci: A
Hukum Pascal: tekanan pada fluida diteruskan ke segala arah sama besar.
Trik: Dongkrak hidrolik = Hukum Pascal, bukan Archimedes.
18. Kunci: C
KM bidang miring = panjang/tinggi = 3/1 = 3, atau W/F = 600/200 = 3.
Trik: Bidang miring: KM = s/h = W/F.
19. Kunci: C
W = F × s = 50 × 4 = 200 J. Waktu tidak memengaruhi usaha, hanya daya.
Trik: Usaha = gaya × perpindahan searah gaya. Jangan pakai waktu kecuali ditanya daya.
20. Kunci: B–B–B–B
Q = m c ΔT = 2 × 4.200 × 50 = 420.000 J.
Energi listrik = P × t = 500 × 840 = 420.000 J.
Jika suhu awal lebih rendah, ΔT lebih besar → Q lebih besar → Benar.
Massa dua kali → Q dua kali → Benar.
Trik: Q = m c ΔT; ΔT = T_akhir − T_awal. Cek satuan waktu dalam sekon.
21. Kunci: B
Puncak 1 ke puncak 3 = 2λ = 60 cm → λ = 30 cm = 0,3 m.
Waktu 1 ke 3 = 2T = 0,4 s → T = 0,2 s.
v = λ/T = 0,3/0,2 = 1,5 m/s.
Trik: Puncak berurutan = 1λ; dua puncak berjarak = 2λ. v = λ/T = λf.
22. Kunci: C
Bunyi guntur merambat satu arah dari sumber ke Rani: s = v × t = 340 × 2 = 680 m.
Trik: Jika bukan pantulan/echo, jangan dibagi 2. Pembagian 2 hanya untuk bunyi pantul.
23. Kunci: A
Tidak jelas melihat jauh, masih jelas melihat dekat → miopi (rabun jauh), ditolong lensa cekung/negatif.
Trik: Miopi = cekung; hipermetropi = cembung.
24. Kunci: A
Besi digosok dengan kutub utara dari A ke B: ujung terakhir yang disentuh (B) menjadi kutub selatan, ujung A menjadi kutub utara. Besi menjadi magnet sementara.
Trik: Ujung terakhir gosokan menjadi kutub berlawanan dengan kutub magnet penggosok.
25. Kunci: 1, 2, 3
Dinamo, transformator, dan generator memanfaatkan induksi elektromagnetik. Setrika memanfaatkan efek Joule, bukan induksi.
Trik: Induksi elektromagnetik = perubahan medan magnet → GGL/arus listrik.
26. Kunci: 1, 2, 4
Na netral: 11 proton = 11 elektron. Na⁺ kehilangan 1 elektron → 10 elektron, tetap 11 proton, bermuatan positif.
Trik: Ion terbentuk dari perubahan jumlah elektron, bukan proton.
27. Kunci: 1, 2, 3
I = P/V. Setrika = 440/220 = 2 A; TV = 110/220 = 0,5 A; lampu = 55/220 = 0,25 A.
Setrika + TV = 2,5 A. Ketiganya = 2,75 A, masih di bawah 4 A sehingga MCB tidak putus.
Trik: Jumlahkan arus total, bandingkan dengan batas MCB.
28. Kunci: 1, 2, 3
Gerhana matahari = bulan baru; gerhana bulan = purnama; pasang surut dipengaruhi gravitasi Bulan dan Matahari. Siang-malam akibat rotasi Bumi, bukan revolusi.
Trik: Revolusi Bumi → pergantian musim; rotasi Bumi → siang-malam.
29. Kunci: A
pH 4 = asam. Untuk menetralkan, tambahkan bahan bersifat basa, misalnya kapur tohor.
Trik: pH < 7 asam, = 7 netral, > 7 basa. Netralisasi asam dengan basa.
30. Kunci: B–S–B–S
Ketergantungan karena memengaruhi saraf pusat → Benar.
Aman karena alami → Salah.
Dosis rendah stimulan, dosis tinggi sedatif/euforia → Benar.
Penggunaan berulang menurunkan toleransi sehingga dosis kecil → Salah; toleransi justru membuat dosis kebutuhan meningkat.
Trik: Zat adiktif alami tetap berisiko; waspada kata “aman karena alami”.



