MATERI IPS KELAS IX
Kebutuhan, Ekonomi, Pelaku Ekonomi, Permintaan-Penawaran, Pasar Bebas, dan Growth Mindset
A. KEBUTUHAN DAN KELANGKAAN
1. Kebutuhan dan Keinginan
Kebutuhan: sesuatu yang harus dipenuhi untuk kelangsungan hidup. Jika tidak dipenuhi, kehidupan bisa terganggu.
Keinginan: sesuatu yang ingin dipenuhi, tetapi tidak wajib. Sifatnya menambah kepuasan.
Perbedaan utama:
Kebutuhan harus dipenuhi; keinginan tidak harus dipenuhi.
Kebutuhan lebih mendesak; keinginan bisa ditunda.
Kebutuhan bersifat objektif; keinginan lebih bersifat subjektif.
2. Macam-Macam Kebutuhan
| Dilihat dari | Jenis | Contoh |
|---|---|---|
| Intensitas | Primer, sekunder, tersier | Makan, pendidikan, mobil mewah |
| Sifat | Jasmani, rohani | Pakaian, ibadah |
| Waktu | Sekarang, masa depan | Obat, tabungan |
| Subjek | Individu, kelompok | Makan sendiri, jalan umum |
Pendidikan bagi masyarakat modern termasuk kebutuhan primer karena dibutuhkan untuk kehidupan dan pekerjaan.
3. Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan
Pendapatan
Lingkungan dan adat istiadat
Pendidikan
Teknologi
Selera
Jumlah penduduk
4. Kelangkaan
Kelangkaan: keadaan ketika kebutuhan manusia tidak terbatas, sedangkan alat pemuas terbatas.
Penyebab: sumber daya alam terbatas, pertumbuhan penduduk, bencana, teknologi belum maju, sifat manusia yang tidak puas.
Cara mengatasi: hemat, meningkatkan produksi, menggunakan teknologi, distribusi merata, mencari sumber daya baru.
5. Alat Pemuas Kebutuhan
Barang dan jasa
Benda konsumsi dan benda produksi
Nilai guna:
Form utility: perubahan bentuk, misal rotan menjadi kursi.
Place utility: perubahan tempat, misal barang dari desa ke kota.
Time utility: perubahan waktu, misal payung saat musim hujan.
Ownership utility: perubahan kepemilikan, misal baju bekas artis lebih bernilai bagi penggemar.
B. TINDAKAN, MOTIF, DAN PRINSIP EKONOMI
1. Tindakan Ekonomi
Tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan. Dibedakan menjadi:
Rasional: berdasarkan pertimbangan untung-rugi.
Irasional: tidak berdasarkan pertimbangan yang matang.
2. Motif Ekonomi
Dorongan yang membuat manusia melakukan tindakan ekonomi:
Memenuhi kebutuhan
Mencari keuntungan
Memperoleh kekuasaan
Melakukan kegiatan sosial
Mendapat penghargaan
3. Prinsip Ekonomi
Dasar bertindak dengan:
Pengorbanan tertentu untuk hasil maksimal.
Pengorbanan minimal untuk hasil tertentu.
Contoh: menawar harga, membeli di pasar murah, memilih kebutuhan prioritas.
4. Homo Economicus
Manusia ekonomi yang cenderung bertindak rasional untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri.
C. PRODUKSI, KONSUMSI, DAN DISTRIBUSI
1. Produksi
Kegiatan menghasilkan barang/jasa atau menambah nilai guna.
Faktor produksi: alam, tenaga kerja, modal, kewirausahaan.
Bidang produksi:
Ekstraktif: mengambil hasil alam, misal tambang.
Agraris: mengolah tanah, misal pertanian.
Industri: mengolah bahan baku menjadi barang jadi.
Jasa: melayani kebutuhan, misal dokter, guru.
2. Konsumsi
Kegiatan menggunakan atau menghabiskan nilai guna barang/jasa.
Tujuan: memperoleh kepuasan dan manfaat maksimal.
Faktor internal: pendapatan, selera, pendidikan, status sosial.
Faktor eksternal: harga barang, ketersediaan barang, kebudayaan, lingkungan.
Contoh konsumsi: ayah pergi ke dokter untuk berobat.
3. Distribusi
Kegiatan menyalurkan barang/jasa dari produsen ke konsumen.
Lembaga: pedagang, agen, koperasi, importir, eksportir.
D. PELAKU EKONOMI DAN PERANNYA
1. Pelaku Ekonomi
Rumah tangga konsumen: pemakai barang/jasa, pemilik faktor produksi.
Rumah tangga produsen: menghasilkan barang/jasa.
Pemerintah: pengatur, konsumen, produsen, distributor.
Masyarakat luar negeri: melakukan ekspor dan impor.
2. BUMN
Badan Usaha Milik Negara.
Ciri: modal dari negara, mengelola sektor vital.
Bentuk: Perjan, Perum, Persero.
Peran: mengelola sumber daya alam yang menguasai hajat hidup orang banyak, sumber penerimaan negara, memperluas lapangan kerja.
3. BUMS
Badan Usaha Milik Swasta.
Bentuk: perusahaan perseorangan, CV, firma, PT, konglomerasi.
Peran: menghasilkan barang/jasa, menciptakan lapangan kerja, membantu pendapatan negara.
4. Koperasi
Asas: kekeluargaan.
Dasar usaha: kebutuhan anggota.
Jenis: koperasi konsumsi, produksi, jasa, pemasaran, simpan pinjam.
Peran: meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.
5. UMKM dan Kewirausahaan
UMKM: usaha mikro, kecil, dan menengah.
Berbasis teknologi: memanfaatkan internet untuk pemasaran.
Kewirausahaan: kemampuan menciptakan usaha baru, kreatif, inovatif, berani mengambil risiko.
Contoh kreatif: membuat resep baru, menemukan cara hemat bahan bakar, melayani pelanggan dengan baik.
E. PERMINTAAN DAN PENAWARAN
1. Permintaan
Jumlah barang yang ingin dan mampu dibeli pada berbagai tingkat harga dalam waktu tertentu.
Hukum permintaan: harga naik, jumlah diminta turun; harga turun, jumlah diminta naik.
Kurva permintaan: dari kiri atas ke kanan bawah.
Faktor: harga barang, pendapatan, selera, jumlah penduduk, harga barang terkait, ekspektasi.
2. Penawaran
Jumlah barang yang ingin dan mampu dijual produsen pada berbagai tingkat harga.
Hukum penawaran: harga naik, jumlah ditawarkan naik; harga turun, jumlah ditawarkan turun.
Kurva penawaran: dari kiri bawah ke kanan atas.
Faktor: harga barang, biaya produksi, teknologi, pajak, subsidi, jumlah produsen.
3. Pergeseran Kurva
Kenaikan permintaan: kurva bergeser ke kanan.
Penurunan permintaan: kurva bergeser ke kiri.
Penyebab: perubahan pendapatan, selera, jumlah penduduk, bukan harga barang itu sendiri.
4. Elastisitas
Rumus:
Elastisitas permintaan (Ed) = % perubahan jumlah diminta / % perubahan harga.
Elastisitas penawaran (Es) = % perubahan jumlah ditawarkan / % perubahan harga.
Jenis:
| Nilai | Jenis |
|---|---|
| E > 1 | Elastis |
| E < 1 | Inelastis |
| E = 1 | Uniter |
| E = 0 | Inelastis sempurna |
| E = ∞ | Elastis sempurna |
Contoh:
Harga naik 10%, jumlah diminta turun 20% → Ed = 20/10 = 2 → elastis.
Harga berubah, jumlah ditawarkan tetap → Es = 0.
F. PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN PASAR BEBAS
1. Perdagangan Internasional
Jual beli barang/jasa antarnegara.
Faktor pendorong: perbedaan sumber daya alam, teknologi, biaya produksi, selera, kurs.
Manfaat: kebutuhan terpenuhi, devisa, spesialisasi, hubungan baik.
Dampak negatif: ketergantungan, persaingan industri lokal.
2. Pasar Bebas
MEA: Masyarakat Ekonomi ASEAN.
AFTA: ASEAN Free Trade Area.
APEC: Asia-Pacific Economic Cooperation.
WTO: World Trade Organization.
Peluang: pasar luas, transfer teknologi.
Tantangan: persaingan ketat, kualitas produk harus meningkat.
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email
No Comments