thumbnail

Kedatangan Bangsa Barat di Indonesia, Imperialisme dan Kolonialisme

 

RINGKASAN MATERI

Kedatangan Bangsa Barat di Indonesia, Imperialisme dan Kolonialisme

IPS Kelas VIII


A. PENGERTIAN IMPERIALISME DAN KOLONIALISME

Imperialisme adalah sistem politik yang bertujuan menguasai bangsa lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan.

Imperialisme kuno (sebelum Revolusi Industri) memiliki semboyan Gold, Glory, and Gospel yang artinya:

  • Gold = Kekayaan (mencari rempah-rempah dan kekayaan)

  • Glory = Kejayaan (mencari kejayaan bangsa)

  • Gospel = Penyebaran agama (menyebarkan agama Nasrani)

Imperialisme modern (sesudah Revolusi Industri) bertujuan:

  • Mencari bahan mentah

  • Mencari pasar yang luas

  • Tempat penanaman modal


B. LATAR BELAKANG KEDATANGAN BANGSA EROPA

Faktor-faktor yang mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera:

  1. Jatuhnya Konstantinopel tahun 1453 ke tangan Turki Usmani, sehingga jalur perdagangan Asia-Eropa terputus

  2. Kemajuan teknologi maritim:

    • Penemuan kompas

    • Teleskop

    • Peta dunia

    • Kapal yang lebih canggih

  3. Membuktikan teori Copernicus bahwa bumi itu bulat

  4. Terinspirasi kisah perjalanan (seperti petualangan)


C. NEGARA PELOPOR DAN TOKOH PELAYARAN

Negara Pelopor Penjelajahan Samudera:

Portugis dan Spanyol

Tokoh-tokoh Penting:

BangsaTokohPencapaian
PortugisBartholomeus Diaz (1486)Mencapai ujung selatan Afrika (Tanjung Harapan)
Vasco da GamaMencapai Asia (India) untuk pertama kali
Alfonso de AlbuquerqueTokoh Portugis di Asia
SpanyolChristopher ColumbusMengarungi Samudera Atlantik, menemukan Benua Amerika
Ferdinand MagelhaensMembuktikan bumi bulat melalui pelayaran ke timur via barat
BelandaCornelis de Houtman (1596)Tiba di Banten, Indonesia

D. PERJANJIAN TORDESILLAS (1494)

  • Ditandatangani di Tordesillas, Spanyol pada 7 Juni 1494

  • Isi: Membagi wilayah kekuasaan antara Portugis dan Spanyol

    • Wilayah sebelah barat Benua Eropa → milik Spanyol

    • Wilayah sebelah timur Benua Eropa → milik Portugis


E. KEDATANGAN BANGSA BARAT KE INDONESIA

Bangsa Portugis

  • Pelayaran pertama menyusuri pantai barat Afrika, dipimpin Bartholomeus Diaz

  • Berhasil menguasai beberapa wilayah di Indonesia bagian timur

  • Akhirnya terdesak oleh Belanda, hanya menguasai pulau yang kini menjadi Timor Leste

Bangsa Belanda

  • 1596: Armada Cornelis de Houtman tiba di Banten

  • 1602: Mendirikan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie)


F. VOC (VEREENIGDE OOSTINDISCHE COMPAGNIE)

Tujuan Pendirian VOC (1602):

  1. Mengatur perdagangan bangsa Eropa di Indonesia

  2. Menyaingi pedagang Inggris di India

  3. Mencegah persaingan di antara pedagang Belanda sendiri dan pedagang lainnya

  4. Memperkuat posisi Belanda dalam perdagangan internasional

Gubernur Jenderal VOC:

  • Pieter Both → Gubernur Jenderal VOC pertama

  • Jan Pieterszoon Coen

  • Antonio van Diemon

Hak Istimewa VOC (Hak Octrooi):

  1. Mencetak uang sendiri

  2. Memiliki tentara sendiri

  3. Mengadakan pemerintahan sendiri

  4. Menyatakan perang dan damai

  5. Monopoli perdagangan

  6. VOC sebagai wakil pemerintah Belanda di Asia

Faktor Kemunduran VOC:

  • Korupsi di kalangan pegawai VOC

  • Persaingan dagang

  • Biaya operasional tinggi

  • Hutang menumpuk

Akibat Runtuhnya VOC:

  • Kas negara Belanda mengalami kekosongan

  • Kekuasaan di Indonesia dipegang langsung oleh pemerintah Belanda


G. PEMERINTAHAN KOLONIAL BELANDA

1. Masa Daendels (Gubernur Jenderal)

  • Mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris

  • Membangun jalan raya dari Anyer sampai Panarukan (±1000 km)

  • Membangun pabrik senjata di Semarang dan Surabaya

  • Membangun pangkalan armada

  • Kebijakan keras sehingga dicopot tahun 1811

2. Masa Inggris (1811-1816)

  • Kekuasaan Inggris di bawah Thomas Stamford Raffles

  • Membangun Kebun Raya Bogor

  • Menerapkan Sistem Sewa Tanah (Landrent System)

  • Menulis buku "History of Java"

  • 1816: Inggris menyerahkan kembali kekuasaan kepada Belanda

3. Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel)

  • Pengusul: Van den Bosch

  • Tujuan: Menyelamatkan keuangan Belanda yang rapuh akibat korupsi, krisis ekonomi, dan perlawanan rakyat

  • Ketentuan: Petani wajib menyerahkan 1/5 tanahnya untuk tanaman ekspor

  • Penyimpangan: Eksploitasi besar-besaran terhadap SDA dan tenaga manusia

  • Dampak bagi Belanda: Perdagangan berkembang pesat, kas negara terisi

  • Dampak bagi Indonesia: Tekanan fisik dan mental, kemiskinan

4. Pemerintah Hindia Belanda

  • Setelah VOC bubar, kekuasaan kolonial dipegang langsung oleh Pemerintah Hindia Belanda


H. KEBIJAKAN-KEBIJAKAN KOLONIAL

KebijakanMasaKeterangan
Cultuurstelsel (Tanam Paksa)Van den BoschEksploitasi agraris
Landrent System (Sewa Tanah)RafflesPetani menyewa tanah
Pembangunan Jalan RayaDaendelsAnyer-Panarukan
Pembangunan Kebun Raya BogorRafflesKepedulian terhadap botani

Kebijakan yang Bukan Termasuk Hak VOC:

  • Mendirikan negara merdeka (BUKAN hak VOC)

  • Menggunakan mata uang negeri jajahan (BUKAN hak VOC, mereka mencetak sendiri)


I. TOKOH-TOKOH PENTING

TokohPeran
Cornelis de HoutmanMemimpin armada Belanda pertama ke Banten (1596)
Pieter BothGubernur Jenderal VOC pertama
Jan Pieterszoon CoenGubernur Jenderal VOC
Van den BoschPengusul Sistem Tanam Paksa
DaendelsGubernur Jenderal, pembangun jalan Anyer-Panarukan
RafflesPenguasa Inggris di Indonesia, penulis History of Java
Van DeventerTokoh Politik Etis
MultatuliPenulis Max Havelaar yang mengkritik tanam paksa

J. ISTILAH PENTING

  • VOC = Vereenigde Oostindische Compagnie (Persekutuan Dagang Hindia Timur)

  • Tanjung Harapan = Ujung selatan Benua Afrika yang ditemukan Bartholomeus Diaz

  • Revolusi Industri = Perubahan produksi dari tenaga manusia/hewan menjadi mesin (dipelopori Inggris)

  • Timor Leste = Bekas jajahan Portugis di Indonesia bagian timur

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments